Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Google Hadirkan Fitur AI Berbasis Suara di Gmail, Docs, dan Keep
Google rilis Gmail Live, Docs Live, dan Keep Live (google.com)

Google mulai meluncurkan fitur AI berbasis suara untuk sejumlah aplikasinya. Setelah diperkenalkan dalam ajang Google I/O 2026 dan menjalani pengujian selama beberapa bulan, Gmail Live, Docs Live, dan Keep Live kini mulai tersedia secara umum bagi pengguna yang memenuhi syarat. Google hadirkan fitur AI berbasis suara di Gmail, Docs, dan Keep sebagai cara baru berinteraksi dengan Google melalui suara.

Pengguna dapat berinteraksi dengan Gmail, Google Docs, dan Google Keep menggunakan percakapan bahasa alami. Mereka tidak hanya dapat memberikan perintah melalui suara, tetapi juga mengajukan pertanyaan, mencari informasi, membuat konten, hingga memperbarui catatan tanpa harus mengetik secara manual.

1. Gmail Live bantu cari informasi di kotak masuk

ilustrasi demonstrasi Gmail Live (google.com)

Gmail Live memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan kotak masuk menggunakan suara. Gemini dapat membantu menemukan informasi dari email tanpa pengguna harus mencari pesan secara manual dan membaca percakapan satu per satu. Pengguna bisa mengajukan pertanyaan menggunakan bahasa sehari-hari dan melanjutkan dengan pertanyaan lain tanpa perlu mengulang konteks sebelumnya. Sesi percakapan juga dapat dihentikan kapan saja ketika pengguna ingin beralih ke topik lain.

Pengalaman Gmail Live ditampilkan dalam antarmuka layar penuh yang memperlihatkan transkrip percakapan sekaligus tautan menuju email sumber. Fitur ini dapat dijalankan dengan mengetuk ikon Live baru yang muncul di bilah pencarian Gmail. Gmail Live tersedia secara global di Android dan iOS dalam bahasa Inggris. Fitur tersebut dapat digunakan oleh pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra.

2. Docs Live bisa bantu membuat draf dokumen

ilustrasi demonstrasi Docs Live (google.com)

Google juga menghadirkan Docs Live sebagai fitur yang dirancang untuk membantu pengguna menyusun dokumen melalui perintah suara. Gemini dapat membantu membuat draf awal untuk berbagai kebutuhan, seperti ringkasan, proposal, dan dokumen lainnya. Fitur ini dapat mengambil informasi dari sejumlah layanan Google, termasuk Gmail, Drive, Chat, serta web.

Sebelum membuat dokumen, Gemini akan menampilkan rangkuman informasi yang akan digunakan sehingga pengguna dapat mengetahui konteks yang menjadi dasar pembuatan konten. Pengguna kemudian dapat memberikan instruksi tambahan terkait informasi maupun format dokumen yang diinginkan. Di aplikasi Google Docs, fitur tersebut dapat dimulai dengan mengetuk tombol aksi mengambang atau FAB, lalu memilih opsi "Buat dengan suara". Docs Live tersedia di Android dan iOS bagi pelanggan Google AI Pro dan Ultra.

3. Keep Live ubah percakapan menjadi catatan

ilustrasi demonstrasi Keep Live (google.com)

Keep Live dirancang untuk membantu pengguna mengubah ucapan atau curahan pikiran menjadi catatan dan daftar secara otomatis. Gemini dapat memahami konteks percakapan dan mengubahnya menjadi informasi yang lebih terstruktur di Google Keep. Misalnya, pengguna dapat meminta Keep Live untuk menambahkan bahan-bahan untuk membuat pasta ke dalam daftar belanja. Gemini akan memahami maksud tersebut dan memasukkannya ke catatan yang sesuai.

Pengguna juga dapat membuat beberapa catatan dalam satu sesi dan melakukan pengeditan menggunakan suara. Perintah seperti menandai item yang sudah selesai dapat dilakukan tanpa menyentuh layar. Fitur ini juga dapat digunakan untuk memperbarui catatan yang sudah ada, misalnya menambahkan item baru ke dalam daftar belanja. Keep Live tersedia di Android dan dapat digunakan oleh pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra.

Selain kabar Google hadirkan fitur AI berbasis suara di Gmail, Docs, dan Keep, perusahaan tersebut menyatakan fitur tersebut akan segera tersedia bagi pelanggan bisnis Google Workspace. Kehadiran fitur ini diharapkan semakin memudahkan pengguna menyelesaikan berbagai pekerjaan melalui interaksi berbasis suara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article