vivo Siap Perkenalkan OriginOS 7 Berbasis Android 17

- vivo akan memperkenalkan OriginOS 7 berbasis Android 17 pada vivo Developer Conference di China, 16 September 2026, bersama sistem operasi BlueOS 4 untuk wearable, smart home, dan IoT.
- OriginOS 7 membawa antarmuka bergaya liquid glass, Liquid Themes untuk layar kunci, pustaka stiker sistem, serta Atomic Workbench yang diperluas ke ponsel layar konvensional demi multitasking.
- vivo mengklaim peningkatan manajemen memori, rendering grafis, kecepatan aplikasi, efisiensi daya, serta Storage Compression 2.0 yang dapat membebaskan hingga 20 GB pada perangkat 256 GB.
vivo akan memperkenalkan OriginOS pada 16 September 2026. Sistem operasi terbaru tersebut akan diperkenalkan dalam ajang vivo Developer Conference (VDC) yang digelar di China. OriginOS 7 menjadi pembaruan besar karena dibangun berbasis Android 17.
Selain membawa perubahan tampilan, vivo juga menyiapkan sejumlah peningkatan pada performa, manajemen memori, multitasking, hingga efisiensi penyimpanan. Menjelang acara tersebut, vivo telah memberikan sejumlah teaser mengenai fitur dan perubahan yang akan hadir di OriginOS 7. Berdasarkan laporan dari media sosial Weibo, kisi-kisinya meliputi tampilan antarmuka baru, animasi yang lebih dinamis, dan beberapa fitur yang ditujukan untuk meningkatkan pengalaman penggunaan sehari-hari.
1. Bawa tampilan bergaya Liquid Glass

OriginOS 6 (vivo.com) Salah satu perubahan yang paling terlihat di OriginOS 7 adalah desain antarmuka. vivo mengusung tampilan yang terinspirasi dari efek liquid glass, lengkap dengan material baru, efek pencahayaan, dan animasi yang dibuat lebih mengalir. vivo juga menyiapkan Liquid Themes untuk lockscreen. Fitur ini memberikan pilihan personalisasi baru bagi pengguna untuk mengubah tampilan layar kunci sesuai preferensi masing-masing.
Selain itu, OriginOS 7 akan membawa sticker library yang tersedia di tingkat sistem. Pengguna nantinya dapat memanfaatkan berbagai stiker untuk kebutuhan personalisasi di sejumlah bagian antarmuka. vivo juga memperluas fitur Atomic Workbench ke smartphone bergaya candybar atau smartphone layar konvensional. Sebelumnya, fitur tersebut lebih identik dengan perangkat layar besar atau foldable. vivo menyebut Atomic Workbench dirancang untuk membantu kebutuhan multitasking, termasuk menjalankan dan berpindah di antara beberapa aplikasi secara lebih praktis.
2. Performa dan multitasking ikut ditingkatkan

pengaturan sumber daya perangkat pada OriginOS 6 (vivo.com) Tidak hanya mengubah tampilan, vivo juga melakukan pembaruan pada sistem di balik OriginOS 7. Salah satunya melalui peningkatan manajemen memori dan algoritma “unfair scheduling” yang diklaim dapat membantu mengatur sumber daya perangkat secara lebih optimal. Peningkatan tersebut ditujukan untuk membuat multitasking dan animasi berjalan lebih lancar. vivo juga mengklaim sistem baru ini mampu meningkatkan kecepatan rendering grafis hingga 14 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Selain rendering grafis, vivo menyebut waktu pembukaan aplikasi dapat meningkat hingga 12 persen lebih cepat. Respons ketika berpindah halaman juga diklaim meningkat hingga 19 persen. vivo turut mengklaim konsumsi daya dapat ditekan sekitar 20 persen ketika smartphone menjalankan animasi antarmuka dan proses rendering layar. Namun, angka-angka tersebut merupakan klaim dari vivo dan hasil penggunaan nyata dapat berbeda tergantung perangkat serta kondisi pemakaian.
3. Storage compression 2.0 bisa bebaskan ruang penyimpanan hingga 20 GB

ilustrasi menggunakan smartphone (unsplash.com/Swello) Fitur lain yang menarik perhatian adalah Storage Compression 2.0. Teknologi ini dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan ruang penyimpanan pada smartphone. vivo mengklaim teknologi tersebut dapat membebaskan ruang penyimpanan hingga 20 GB pada perangkat yang memiliki kapasitas 256 GB.
Ruang tambahan tersebut diperoleh melalui optimalisasi dan kompresi data sistem, sehingga bukan berarti pengguna mendapatkan tambahan kapasitas penyimpanan fisik. Kemampuan tersebut dapat menjadi salah satu fitur yang cukup berguna bagi pengguna yang sering menghadapi masalah penyimpanan penuh. Terlebih, aplikasi, foto, video, dan berbagai data sistem terus membutuhkan ruang penyimpanan seiring pemakaian smartphone.
4. BlueOS 4 juga diperkenalkan

BlueOS vivo (blueos.vivo.com) vivo tidak hanya akan memperkenalkan OriginOS 7 pada ajang VDC 2026. Perusahaan juga dijadwalkan memperkenalkan BlueOS 4, sistem operasi generasi berikutnya yang ditujukan untuk perangkat wearable, smart home, dan perangkat Internet of Things (IoT). Kehadiran keduanya menunjukkan fokus vivo untuk memperluas ekosistem perangkatnya, tidak hanya melalui smartphone. vivo juga menyebut sejumlah topik lain akan dibahas dalam VDC 2026, termasuk keamanan, desain yang berorientasi pada pengguna, dan pengembangan ekosistem.
Detail lebih lengkap mengenai OriginOS 7 akan diungkap vivo dalam ajang vivo Dev Conference pada 16 September 2026. Selain memperkenalkan sistem operasi baru untuk smartphone, vivo juga akan meluncurkan BlueOS 4 yang ditujukan untuk perangkat wearable, smart home, dan IoT. Sejumlah fitur OriginOS 7 memang sudah diperlihatkan melalui teaser, tetapi masih menarik untuk melihat fitur apa saja yang akan diumumkan vivo pada acara tersebut. Mengutip GSMArena, vivo juga memperkenalkan seri vivo X500 pada September ini bersamaan dengan acara tersebut.





















