Ilustrasi ojek online (Pexels.com/ROMAN ODINTSOV)
Wamen Nezar lebih lanjut mengatakan bahwa mereka juga akan tetap melihat bisnis atau ekosistem digital platform yang sedang berjalan.
Untuk pengantaran barang dan makanan, terdapat fleksibilitas karena mempertimbangkan proses bisnis dan algoritma, terutama untuk pengantaran barang.
“Pengantaran barang ini melibatkan banyak komponen lain. Misal ada handling-nya, penanganan barang, besar barangnya, lalu kemudian packaging-nya dan lain sebagai macamnya. Lalu ada juga risiko-risikonya, risiko dia terlambat, cuaca buruk dan lain sebagai macamnya. Itu kan semuanya harus dihitung,” jelasnya.
Komdigi akan mendalami bagaimana platform melakukan biaya lainnya terhadap layanan yang diberikan dari proses bisnis tersebut. Nezar memastikan bahwa semua proses akan berlangsung secara adil sehingga pengemudi mendapatkan haknya dan platform bisa mendapatkan margin yang pantas supaya bisnis bisa tetap berjalan.