Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PHK Pertama Apple di Era John Ternus, Mulai Bersih-bersih?

4 min read
PHK Pertama Apple di Era John Ternus, Mulai Bersih-bersih?
Apple Fitness+ (apple.com)
  • Apple dilaporkan memberhentikan sejumlah kecil karyawan Fitness+ pada September 2026, kurang dari sebulan setelah John Ternus menggantikan Tim Cook sebagai CEO.
  • PHK terjadi saat Fitness+ yang diluncurkan pada 2020 sedang dievaluasi dan ditata ulang, setelah pertumbuhannya dinilai belum sekuat bisnis Apple lainnya.
  • Penataan Fitness+ telah berlangsung sebelum Ternus menjabat, sehingga PHK ini dilaporkan sebagai bagian dari efisiensi dan perubahan layanan, bukan PHK massal di seluruh Apple.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Apple memasuki babak baru setelah John Ternus resmi menggantikan Tim Cook sebagai CEO pada 1 September 2026. Belum genap sebulan memimpin, Apple sudah dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawan yang bekerja untuk layanan Apple Fitness+. Laporan tersebut muncul ketika masa depan layanan kebugaran Apple memang sedang menjadi perhatian.

Menurut laporan jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, melalui buletin Power On dan diberitakan oleh PhoneArena, Minggu (20/9/2026), Apple memberhentikan sejumlah karyawan Apple Fitness+ pada pekan lalu. Gurman menyebut PHK tersebut dipandang di internal Fitness+ sebagai awal dari langkah penghematan biaya dan perubahan besar terhadap layanan itu dalam beberapa bulan hingga tahun mendatang. Lantas, apakah langkah ini menjadi tanda bahwa era John Ternus akan membawa perubahan besar pada Apple?

  1. 1. Apple PHK sejumlah karyawan Fitness+

    logo Apple
    logo Apple (apple.com)

    Apple disebut memberhentikan sejumlah kecil karyawan yang bekerja untuk Fitness+ pada pekan lalu. Menurut Mark Gurman dalam buletin Power On, langkah tersebut menjadi bagian dari penataan terhadap layanan kebugaran yang belum menunjukkan pertumbuhan sekuat bisnis Apple lainnya. Meski jumlah karyawan yang terdampak tidak disebutkan secara rinci, PHK ini menjadi perhatian karena terjadi pada awal masa kepemimpinan John Ternus.

    Fitness+ memang menghadapi tantangan dalam mengembangkan bisnisnya sejak diluncurkan pada 2020. Layanan ini belum tumbuh sebesar sejumlah produk dan layanan Apple lainnya, sehingga perusahaan sebelumnya telah mempertimbangkan berbagai perubahan untuk meningkatkan kinerjanya. Kondisi tersebut membuat pengurangan tenaga kerja menjadi salah satu konsekuensi dari upaya Apple menata kembali Fitness+.

  2. 2. Apple Fitness+ memang sedang ditata ulang

    Apple Fitness+
    Apple Fitness+ (apple.com)

    Langkah terbaru tersebut bukan sepenuhnya muncul secara tiba-tiba. Pada akhir 2025, Apple dilaporkan melakukan reorganisasi terhadap tim kesehatan dan kebugarannya, termasuk menempatkan Fitness+ di bawah pengawasan Sumbul Desai dan Services Chief Eddy Cue. Saat itu, Gurman menyebut masa depan Fitness+ masih dalam peninjauan, sementara Apple disebut menghadapi tekanan untuk meningkatkan hasil layanan tersebut.

    Pada Februari 2026, masa depan Fitness+ masih dilaporkan berada dalam tahap peninjauan. Salah satu kemungkinan yang disebut Gurman adalah menggabungkan Fitness+ lebih erat bersama aplikasi Health, meski belum ada keputusan final mengenai bentuk layanan tersebut. Apple juga sempat menunjukkan tanda-tanda pengembangan format baru melalui lowongan untuk posisi yang berkaitan dengan produksi konten live di Fitness+ pada 2026.

  3. 3. Apakah ini awal era PHK John Ternus?

    John Ternus resmi menjadi CEO Apple per 1 September 2026
    John Ternus resmi menjadi CEO Apple per 1 September 2026 (apple.com)

    PHK di Fitness+ memang menjadi yang pertama terjadi setelah John Ternus resmi menjabat sebagai CEO. Namun, mengaitkan langkah tersebut sepenuhnya sebagai kebijakan baru Ternus perlu dilakukan secara hati-hati karena penataan ulang Fitness+ sudah berlangsung sebelum pergantian CEO. Bahkan, Apple sebelumnya juga melakukan pengurangan tenaga kerja di kelompok Vision Products yang berkaitan dengan pengembangan Vision Pro.

    Tim Cook resmi meninggalkan posisi CEO pada 1 September 2026 dan kemudian menjadi Executive Chairman Apple, sementara Ternus mengambil alih jabatan CEO. Karena itu, PHK Fitness+ dapat dilihat sebagai kelanjutan dari proses evaluasi bisnis yang sudah berjalan, bukan bukti bahwa Ternus tiba-tiba menerapkan kebijakan PHK massal. Laporan terbaru justru menyebut PHK tersebut sebagai bagian dari kemungkinan perubahan dan penghematan biaya lebih lanjut di Fitness+.

  4. 4. Ada kontras di balik PHK Apple

    John Ternus menjadi CEO Apple per 1 September 2026
    John Ternus menjadi CEO Apple per 1 September 2026 (apple.com)

    Pergantian CEO Apple juga menarik perhatian dari sisi kompensasi eksekutif. Berdasarkan laporan Bloomberg yang tercantum dalam daftar laporan Mark Gurman dan media The Straits Times, Apple menetapkan target kompensasi sekitar 58 juta dolar AS (890 miliar rupiah) untuk Ternus sebagai CEO dan 47 juta dolar AS (838 miliar rupiah) untuk Cook dalam peran barunya sebagai Executive Chairman pada tahun fiskal 2027. Angka tersebut merupakan target kompensasi dan belum memasukkan bonus berbasis kinerja, sehingga jumlah akhirnya dapat berubah.

    Di sisi lain, PHK Fitness+ yang dilaporkan hanya mencakup sejumlah kecil karyawan dan belum menunjukkan adanya PHK massal di seluruh Apple. Karena Fitness+ memang sudah berada dalam proses evaluasi dan reorganisasi sebelum Ternus menjabat, perkembangan berikutnya akan lebih penting untuk melihat arah kebijakan perusahaan. Apakah PHK di Fitness+ merupakan langkah efisiensi atau justru menjadi bagian dari perubahan yang lebih luas di era kepemimpinan John Ternus?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More