Tantangan yang dihadapi tidak hanya terbatas pada aspek teknologi, tapi juga merambah ke aspek organisasi. Sebagian besar aplikasi yang menjadi target migrasi memerlukan proses perancangan atau bahkan pembangunan ulang secara menyeluruh.
Proses besar ini melibatkan lebih dari 10 vendor pihak ketiga, sehingga koordinasi lintas vendor dan lintas bahasa menjadi jauh lebih kompleks dibandingkan proyek migrasi cloud pada umumnya. Alih-alih mengambil pendekatan sederhana ‘lift-and-shift’, yakni memindahkan sistem ke cloud tanpa perubahan signifikan, XLSMART menerapkan strategi yang lebih komprehensif.
Perusahaan melakukan audit menyeluruh terhadap arsitektur sistem untuk menentukan komponen apa yang perlu dipertahankan, disesuaikan, maupun dioptimalkan.
Meskipun pendekatan ini menambah kompleksitas dan tekanan dalam pelaksanaan proyek yang memiliki tenggat waktu yang ketat, peningkatan efisiensi operasional tetap menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan transformasi tersebut.