Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi laptop (unsplash.com/Clint Patterson)
  • Microsoft mengonfirmasi regresi pada Windows 11 KB5083769 dan pembaruan berikutnya yang dapat menghentikan fungsi printer Universal Print tertentu.
  • Bug terutama menyasar printer Universal Print yang dipasang di Windows 10 lalu digunakan pada Windows 11; printer USB atau Wi-Fi rumahan tidak otomatis terdampak.
  • Gejalanya mencakup kode 0x80004005 atau 0x000003e3; pengguna dapat menghapus lalu menambahkan ulang printer, sedangkan administrator memakai skrip Microsoft.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Update Windows 11 seharusnya membuat sistem lebih baik, tetapi ada pembaruan tertentu yang justru bisa membuat printer berhenti bekerja. Masalah ini sudah dikonfirmasi oleh Microsoft setelah Windows 11 menerima pembaruan KB5083769 atau versi yang lebih baru. Namun, bug ini tidak berarti semua printer Windows 11 mengalami masalah yang sama.

Masalah tersebut terutama mengenai printer Universal Print yang sebelumnya dipasang di Windows 10. Lalu, digunakan pada perangkat yang menjalankan Windows 11 dengan pembaruan terkait. Jika kamu mengalaminya, printer bisa menampilkan pesan error dan tombol print menjadi tidak bisa digunakan. Lantas, apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya?

1. Masalah Universal Print muncul setelah update Windows 11

ilustrasi laptop (unsplash.com/Microsoft Copilot)

Menurut laman resmi learn.microsoft.com, terdapat regresi pada Windows 11 KB5083769 dan pembaruan setelahnya yang dapat membuat printer Universal Print berhenti berfungsi. Regresi berarti fitur yang sebelumnya berjalan normal justru mengalami masalah setelah perubahan atau pembaruan sistem. Kasus ini terjadi pada printer Universal Print yang awalnya dipasang di Windows 10, kemudian digunakan pada perangkat yang menjalankan Windows 11 KB5083769 atau versi yang lebih baru. Perlu dipahami, itu bukan berarti Update Windows 11 secara umum membuat semua printer rusak.

Gejalanya bisa terlihat ketika kamu memilih printer tersebut pada jendela pencetakan. Windows dapat menampilkan pesan your printer has experienced an unexpected configuration problem dengan kode 0x80004005. Pada kondisi ini, tombol print juga dinonaktifkan sehingga dokumen tidak dapat dicetak. Masalah lain dapat muncul ketika kamu mencoba mencetak halaman pengujian dari printer properties. Microsoft menyebut proses tersebut dapat gagal dengan kode 0x000003e3 dan pesan bahwa operasi I/O telah dibatalkan.

2. Tidak semua pengguna Windows 11 terdampak masalah printer

ilustrasi laptop (unsplash.com/Windows)

Kalau printer tidak bisa dipakai setelah update Windows 11, masalahnya belum tentu disebabkan oleh pembaruan. Menurut Microsoft, bug ini hanya berdampak pada printer Universal Print yang sebelumnya dipasang di Windows 10. Kemudian, digunakan di Windows 11 setelah memasang KB5083769 atau versi lebih baru. 

Universal Print sendiri merupakan layanan pencetakan berbasis cloud untuk organisasi pengguna Microsoft 365. Dikutip dari laman resmi Microsoft, layanan ini memungkinkan perusahaan mengelola printer secara terpusat tanpa membutuhkan server printer lokal. Artinya, pengguna rumahan yang memakai printer biasa melalui USB atau Wi-Fi tidak otomatis terdampak. Jika printer mengalami error setelah Update Windows 11, penyebabnya bisa berasal dari driver, koneksi, pengaturan printer, atau masalah lainnya. Karena itu, periksa jenis printer dan riwayat pemasangannya sebelum menyimpulkan bahwa error disebabkan oleh bug tersebut.

3. Apa yang harus dilakukan jika printer tidak bisa digunakan?

ilustrasi laptop (unsplash.com/Christian Lambert)

Microsoft menyediakan cara untuk mengetahui apakah perangkat termasuk yang terdampak. Salah satunya menggunakan skrip Convert-UpPrinterToPerUser.ps1 dengan parameter -Detect melalui PowerShell tanpa menjalankannya sebagai administrator. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan no per-system Universal Print printers found, perangkat tidak termasuk konfigurasi yang terdampak oleh bug tersebut. Sebaliknya, jika skrip menemukan printer Universal Print yang dipasang secara per-system, perangkat termasuk kelompok yang terkena masalah.

Untuk pengguna biasa, Microsoft menyediakan solusi yang lebih sederhana. Kamu dapat menghapus printer yang bermasalah, kemudian menambahkannya kembali melalui settings > printers & scanners. Menurut Microsoft, langkah ini menjadi salah satu metode untuk mengatasi konfigurasi printer yang terdampak. Sementara itu, administrator yang mengelola banyak komputer dapat menggunakan skrip Microsoft untuk melakukan perbaikan secara massal melalui Microsoft Intune atau alat manajemen lainnya. Cara ini diklaim Microsoft lebih rumit dan membutuhkan pengaturan tambahan sehingga tidak ditujukan untuk pengguna biasa.

Jadi, jika printer tiba-tiba tidak bisa digunakan setelah update Windows 11, jangan langsung menganggap perangkat kerasnya rusak. Jika printer tersebut menggunakan Universal Print dan sebelumnya dipasang di Windows 10, masalah regresi KB5083769 patut diperiksa. Untuk pengguna lain, identifikasi konfigurasi printer terlebih dahulu agar solusi yang dipilih tidak justru menimbulkan masalah baru.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article