Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Alasan Edo Tokyo Museum Wajib Dikunjungi, Mesin Waktu Terbaik di Jepang!

5 Alasan Edo Tokyo Museum Wajib Dikunjungi, Mesin Waktu Terbaik di Jepang!
Edo Tokyo Museum (commons.wikimedia.org/Kakidai)

Tokyo dikenal sebagai ibu kota Jepang dan pusat metropolitan yang memadukan kemajuan teknologi dengan kekayaan budaya tradisional. Di balik padatnya Tokyo, terdapat destinasi wisata bersejarah yang akan membawa pengunjung untuk mundur ratusan tahun ke masa lampau.

Wisata tersebut adalah Edo Tokyo Museum yang baru saja reopening pada 31 Maret 2026. Tempat ini menjadi salah satu destinasi unggulan bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat tentang sejarah dan perkembangan Tokyo. Setiap sudut museum dirancang untuk menghidupkan cerita, sehingga membuat sejarah terasa dekat dan relevan. Inilah yang menjadi alasan menjadikan Edo Tokyo Museum wajib dikunjungi.

1. Mengusung konsep "Edo Lives Again"

Edo Tokyo Museum
Edo Tokyo Museum (instagram.com/edotokyomuseum)

Setelah selama beberapa tahun istirahat, seluruh isi Edo Tokyo Museum diperbaiki, termasuk sistem pendingin, pencahayaan dialihkan ke LED dengan sensor, hingga fasilitas ramah lingkungan. Tujuan renovasi ini adalah membuat sejarah Edo terasa lebih hidup kembali untuk generasi Z dan turis global.

Museum ini menghidupkan narasi bagaimana warga Edo bertahan hidup, berpesta, dan membangun budaya di masa lampau. Pengunjung akan merasa seperti masuk ke set film kolosal yang akurat secara historis.

2. Memiliki akses layanan multibahasa

Edo Tokyo Museum
Edo Tokyo Museum (instagram.com/edotokyomuseum)

Edo Tokyo Museum menawarkan panduan audio dalam 13 bahasa, termasuk bahasa Inggris. Wisatawan mancanegara dapat mengakses panduan di ponsel masing-masing tanpa perlu meminjam perangkat khusus.

Demi mendukung pemahaman intuitif tanpa memandang bahasa, video penjelasan dan piktogram yang mengilustrasikan cara menggunakan pameran interaktif ditempatkan di seluruh galeri. Mesin tiket dan brosur panduan fasilitas tersedia juga dalam berbagai bahasa, serta terdapat staf yang memberikan dukungan multibahasa untuk wisatawan mancanegara.

3. Memiliki arsitektur unik dan futuristik

Edo Tokyo Museum
Edo Tokyo Museum (instagram.com/edotokyomuseum)

Arsitektur bangunan Edo Tokyo Museum menjadi bagian dari renovasi, desain spasial di dalam dan di luar diawasi oleh arsitek ternama, Shigematsu Shohei. Sepanjang jalan masuk menuju museum, terpampang karya yang terinspirasi oleh gerbang tradisional Jepang.

Galeri ini menampilkan layar besar baru yang baru diperkenalkan. Instalasi visual ini menciptakan, kembali langit "Edo" dan "Tokyo" kontemporer di dalam ruang pameran. Perpaduan teknologi dan estetika arsitektur, membuat pengunjung tidak sekadar melihat sejarah, namun benar-benar merasakan hidup kembali di dua era yang berbeda.

4. Koleksi Cross-Era yang lebih lengkap

ilustrasi Edo Tokyo Museum
ilustrasi Edo Tokyo Museum (unsplash.com/Susann Schuster)

Lantai enam museum menjadi saksi awal mula periode Edo melalui artefak langka, karya seni, dan deretan beberapa set baju zirah samuri yang dipajang secara terbatas. Lantai lima, menyuguhkan replika ukuran asli yang jauh lebih lengkap dibandingkan sebelum renovasi, mencakup detail pekerjaan, pakaian, hingga makanan penduduk di era Edo.

Beralih ke zona Tokyo, perhatian pengunjung akan tertuju pada replika toko jam K Hattori & Co (Seiko) setinggi 26 meter yang kini direkonstruksi. Pada bagian akhir, museum menampilkan transformasi Tokyo menuju masa depan melalui koleksi mobil, peralatan modern, serta sisa material dari serangan udara Perang Dunia II.

5. Jembatan Nihonbashi yang telah diperbarui

Edo Tokyo Museum
Edo Tokyo Museum (instagram.com/edotokyomuseum)

Di museum ini juga terdapat replika Jembatan Nihonbashi seukuran aslinya yang dulunya berfungsi sebagai pusat perdagangan Edo. Jembatan ini memiliki panjang 51 meter dan lebar 7,9 meter. Kini, ruangannya terasa lebih besar dan suasana di atas jembatan sekarang bisa berubah-ubah mengikuti simulasi waktu pagi, siang, dan malam di era Edo. Tempat ini menjadi titik transisi dari masa lalu ke masa depan yang sangat estetik untuk difoto.

Jepang masih mempertahankan Edo Tokyo Museum sebagai warisan budaya di tengah perkembangan era modern. Dengan memadukan teknologi, Edo Tokyo Museum masih menjadi primadona wisatawan global, terutama kalangan anak muda. Gimana, apakah kamu tertarik untuk mengunjungi Edo Tokyo Museum?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

6 Rekomendasi Wisata Alam Tawangmangu, Pas buat Healing!

05 Apr 2026, 17:45 WIBTravel