5 Destinasi Wisata Peranakan di Singapura yang Ikonik dan Bersejarah

Peranakan adalah sebuah komunitas keturunan imigran (terutama Tionghoa) yang menikah dengan penduduk lokal Melayu, sehingga menghasilkan budaya campuran yang unik. Di Singapura, komunitas ini sering disebut sebagai baba dan nyonya.
Negeri yang terkenal dengan patung Merlion ini memiliki kuliner khas, pakaian, dan tempat wisata khas peranakan. Hingga saat ini, masih ada beberapa tempat yang dijadikan saksi sejarah peranakan. Kalau kamu penasaran, simak rekomendasi wisata peranakan di Singapura berikut ini.
1. Peranakan Museum Singapore

Peranakan Museum Singapore didedikasikan untuk melestarikan warisan budaya peranakan. Tempat ini dulunya adalah sekolah tua yang telah direnovasi dan diubah menjadi museum menarik dengan tiga lantai bergaya kolonial.
Terdapat koleksi kebaya peranakan yang digunakan sehari-hari, lengkap dengan perhiasan dan aksesori di sini. Jangan lupa juga untuk mampir ruangan bertema kehidupan peranakan, yang terdiri dari ruang keluarga, ruang pernikahan, serta ruang religi dan kepercayaan.
Peranakan Museum Singapore dilengkapi dengan fasilitas teknologi interaktif seperti layar sentuh dan augmented reality. Kalau beruntung, wisatawan bisa ikut workshop membuat kue peranakan dan demonstrasi membatik.
2. Kawasan Katong dan Joo Chiat

Daya tarik dari kawasan Katong dan Joo Chiat adalah deretan ruko warna-warni. Wisatawan yang berjalan di sepanjang Koon Seng Road akan menemukan bangunan indah yang dihiasi motif bunga peranakan dan keramik serta ubin geometris.
Di sepanjang East Coast Road, terdapat salah satu lorong kecil di antara dua ruko yang menampilkan mahakarya "Medley Alley", sayap dari ubin berwarna-warni yang melambangkan metamorfosis antar generasi.
Di kawasan Katong dan Joo Chiat juga terdapat tempat oleh-oleh khas peranakan, yaitu Kim Choo Kueh Chang. Gak afdal kalau gak nyobain laksa khas Katong dan beberapa kuliner khas yang rasanya lezat.
3. Baba House NUS

National University of Singapore membeli dan memugar rumah, layaknya rumah pusaka peranakan dengan eksterior biru cerah dan dijadikan semacam museum bernama Baba House NUS.
Baba House NUS menampilkan perjalanan peranakan kelas atas yang dibangun pada abad 20 awal. Selain pameran, rumah ini dikelola langsung oleh pihak universitas, yang menugaskan peneliti untuk melestarikan arsitektur eksterior dan interior, termasuk mebel dan peralatan rumah tangga. Arkeolog dan sejarawan dari NUS juga diberi waktu bebas untuk menggali serta meneliti ikonografi ornamen bangunan.
Wisatawan yang mengunjungi Baba House NUS akan menemukan kurang lebih 2.000 barang antik dan hiasan peranakan yang dipajang di lantai pertama dan kedua. Kalau kamu berniat untuk ke sini, silakan membuat janji dahulu supaya bisa dipandu dengan pemandu tur.
4. Emerald Hill

Emerald Hill merupakan kawasan perumahan bersejarah yang terletak tidak jauh dari Orchard Road. Area ini dikenal dengan rumah-rumah toko peranakan yang terawat baik dan arsitektur Barok Tionghoa. Beberapa rumah toko yang telah dipugar sekarang menjadi bar-bar yang nyaman dan beratmosfer.
Bagi wisatawan yang tidak bisa menikmati minuman keras, bisa mampir ke Tea Bone Zen Mind. Pengunjung akan disuguhkan aneka teh dengan cita rasa familiar dan aroma baru, serta hidangan gourmet dengan makanan street food yang siap manjakan lidah.
Emerald Hill terkenal ramah untuk pejalan kaki karena suasananya tenang dan damai.
5. Blair Road dan Everton Park

Blair Road dan Everton Park terkenal dengan kawasan warisan Blair Plain yang menampilkan deretan rumah toko peranakan bergaya rococo. Tempat ini menonjolkan arsitektur sejarah dengan eksterior warna-warni, ubin khas peranakan, dan jendela kayu sehingga menawarkan suasana nostalgia.
Kawasan ini dulunya merupakan tempat tinggal eksklusif bagi keluarga kaya peranakan. Suasana di sini lebih tenang dibandingkan dengan kawasan Katong dan Joo Chiat, serta sering menjadi lokasi untuk menikmati street art.
Singapura dikenal memiliki budaya dan sejarah peranakan yang unik. Beberapa tempat wisata di Singapura masih mempertahankan komunitas ini. Kalau kamu ingin mengenal lebih dekat, boleh mampir ke beberapa wisata peranakan yang ada di Singapura.


















