5 Perpustakaan Kece yang Berlokasi di Sepanjang Rute Transjakarta Koridor 1

Punya waktu luang setelah selesai beraktivitas atau akhir pekan? Yuk manfaatkan dengan membaca buku saja! Gak cuma menggunakan waktu jadi lebih bermanfaat, membaca buku juga memperluas wawasan, lho.
Kabar baik bagi kamu yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Sebab, banyak sekali rekomendasi perpustakaan di ibu kota seperti lima perpustakaan berikut ini. Perpustakaan-perpustakaan kece ini lokasinya berada di sepanjang rute Transjakarta koridor 1 alias jurusan Blok M-Kota. Perpustakaan di mana saja yang dimaksud?
1. Perpustakaan Taman Literasi Martha Cristina Tiahahu

Perpustakaan kece yang disebut pertama kali ini berada di kawasan nongkrong yang digandrungi kawula muda yaitu Blok M dan bersebelahan dengan pintu masuk terminal Blok M, lho. Perpustakaan ini merupakan bagian dari revitalisasi Taman Literasi Martha Christina Tiahahu yang menyatukan kawasan literasi dengan area hijau.
Bangunannya modern dengan kaca-kaca besar yang memungkinkan sinar matahari masuk, memberikan suasana hangat saat membaca di dalam. Meski didominasi kaca, perpustakaan minimalis ini dilengkapi dengan pendingin ruangan.
Selain membaca buku fisik, kamu bisa membaca buku virtual juga di taman hijau di sekitarnya. Perpustakaan ini juga sering mengadakan event literasi hingga seni, lho.
2. Perpustakaan Kemendikbudristek

Hanya beberapa langkah dari Halte Senayan Bank DKI, terdapat Perpustakaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kamu bisa menuju perpustakaan ini melalui arah pintu masuk mana pun, lho.
Jangan bayangkan suasana kantor pemerintahan yang kaku. Sebab, perpustakaan bagian dari Kemendikbudristek ini sangat ramah pengunjung dan modern. Apalagi interiornya yang minimalis dilengkapi kursi hingga sofa yang nyaman dan empuk, bikin acara membaca di perpustakaan ini kian seru.
3. Perpustakaan The Japan Foundation (Gedung Summitmas)

Meski perpustakaan yang satu ini tidak berada di bawah pengelolaan pemerintah, tempatnya cozy banget untuk disambangi khususnya bagi kamu yang suka sekali dengan literasi dan budaya Jepang.
Perpustakaan ini bisa dibilang sebagai surganya bagi para pencinta budaya Jepang. Koleksi di perpustakaan ini berupa manga yang dikemas dalam Bahasa Jepang hingga Indonesia, novel sastra Jepang, dan berbagai buku referensi mengenai budaya Jepang, lho. Pada momen tertentu, perpustakaan ini sering mengadakan pameran kebudayaan hingga pemutaran film pendek mengenai Jepang.
Perpustakaan yang sering disebut juga Perpustakaan The Japan Foundation ini berada di Gedung Summitmas 2 di lantai satu dan dua. Berbeda dengan perpustakaan umumnya, perpustakaan ini hanya buka di jam kerja saja, ya.
4. Perpustakaan GrowtH BSI

Sama seperti perpustakaan The Japan Foundation, perpustakaan yang lokasinya berada di Gedung Wisma Mandiri ini juga buka di jam kerja saja, lho. Meski begitu, tak menyurutkan niat para pembaca untuk datang ke perpustakaan yang disebut-sebut hidden gems Jakarta ini.
Selain membaca koleksi bukunya berupa ilmu pengetahuan alam hingga self improvement, pengunjung bisa memanfaatkan perpustakaan ini untuk WFH atau WFA karena terdapat atau dilengkapi dengan working space yang nyaman.
Pencahayaannya sangat baik dan desain interiornya sangat industrial-modern, membuat siapapun yang masuk merasa lebih produktif, deh. Kamu bisa menjangkau perpustakaan ini dengan turun di halte Transjakarta Kebon Sirih dan jalan kaki sebentar.
5. Perpustakaan Bank Indonesia

Gak jauh dari Perpustakaan Growth BSI, dan tinggal jalan kaki sebentar dari halte koridor 1 Kebon Sirih, kamu bisa menemukan perpustakaan hidden gems yang lokasinya berada di Gedung Bank Indonesia.
Perpustakaan ini bisa dibilang lebih privat, tenang, ber-AC sehingga dijamin aktivitasmu entah itu membaca atau melakukan pekerjaan jadi menyenangkan dan produktif, deh. Koleksi literatur perpustakaan ini mencangkup tentang ekonomi hingga sejarah, lho.
Membaca buku bukan sekadar kegiatan menyerap informasi, tapi juga cara untuk beristirahat sejenak dari pikiran penat yang melelahkan. Dengan adanya perpustakaan-perpustakaan keren di sepanjang rute Koridor 1, Jakarta membuktikan bahwa kota metropolitan ini bukan hanya kota tentang bisnis dan kemacetan, tapi juga kota pengetahuan.


















