5 Rute Hiking Paling Populer di Selandia Baru untuk Pemula, Coba!

Hooker Valley, Blue Pools, dan Lake Matheson menawarkan trek relatif datar atau singkat bagi pemula, dengan panorama pegunungan, hutan, danau glasial, serta kolam alami.
Abel Tasman Coast Track sepanjang sekitar 51 kilometer cocok untuk hiking beberapa hari dengan elevasi rendah; rute pesisir ini dapat dikombinasikan dengan water taxi atau kayak.
Taranaki Falls Track merupakan loop sekitar 6 kilometer di Tongariro, menampilkan lanskap vulkanik dan air terjun; pendaki perlu menyesuaikan rute dengan kondisi tubuh, waktu, serta cuaca.
Selandia Baru dikenal punya banyak jalur hiking dengan pemandangan alam yang spektakuler. Menariknya, gak semua rute mengharuskan pendaki punya pengalaman bertahun-tahun atau stamina seperti atlet.
Buat pemula, memilih jalur dengan medan yang relatif mudah justru penting supaya aktivitas hiking tetap nyaman dan aman. Beberapa rute berikut punya trek yang jelas dengan durasi yang masih masuk akal untuk pendaki yang baru mulai menjajal alam Selandia Baru.
1. Hooker Valley Track

ilustrasi Hooker Valley Track (commons.wikimedia.org/ Jan Helebrant) Kalau ingin melihat lanskap pegunungan khas Selandia Baru tanpa mengambil jalur yang terlalu berat, Hooker Valley Track bisa jadi pilihan. Jalur ini berada di Aoraki/Mount Cook National Park dan memiliki tingkat kebugaran yang dibutuhkan rendah dengan medan yang relatif datar.
Jalur ini melewati kawasan lembah, danau glasial, jembatan gantung, serta pemandangan pegunungan Southern Alps. Rute lengkapnya terkenal dengan pemandangan Aoraki/Mount Cook, meski kondisi jalur dapat berubah dan pendaki tetap perlu mengecek status trek sebelum berangkat.
2. Blue Pools Track

ilustrasi Blue Pools Track (commons.wikimedia.org/ Mike Dickison) Blue Pools Track di kawasan Mount Aspiring National Park cocok buat pemula yang ingin mencoba hiking singkat dengan pemandangan alam yang khas. Jalurnya datar dengan perubahan ketinggian sekitar 30 meter, sehingga gak membutuhkan kemampuan hiking tingkat lanjut.
Perjalanan melewati hutan beech sebelum mencapai dua jembatan gantung yang menjadi bagian menarik dari rute. Di ujung jalur, pendaki bisa melihat kolam alami berair jernih yang berasal dari aliran pegunungan Southern Alps.
3. Lake Matheson Circuit

ilustrasi Danau Matheson (commons.wikimedia.org/ Ryancoke2020) Lake Matheson Circuit bisa dipilih kalau kamu lebih suka hiking santai di tengah hutan daripada jalur dengan tanjakan panjang. Rute ini berada di kawasan Westland Tai Poutini National Park dan memiliki jalur sepanjang sekitar 4,4 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam.
Sepanjang perjalanan, trek melewati hutan hujan asli Selandia Baru dan beberapa titik pandang ke arah danau. Saat cuaca cerah dan angin sedang tenang, permukaan Danau Matheson bahkan bisa memantulkan pegunungan di sekitarnya sehingga menjadi salah satu daya tarik utama rute ini.
4. Abel Tasman Coast Track

ilustrasi Abel Tasman Coast Track (commons.wikimedia.org/ Schwede66) Kalau ingin mencoba hiking beberapa hari, Abel Tasman Coast Track termasuk pilihan yang lebih ramah bagi pendaki pemula dibandingkan sejumlah Great Walk dengan medan pegunungan. Jalur ini membentang sekitar 51 kilometer di Abel Tasman National Park, dengan elevasi maksimum sekitar 150 meter dan banyak bagian yang mengikuti kawasan pesisir.
Pendaki bisa melewati hutan pesisir, pantai, dan area muara selama perjalanan. Rute ini juga fleksibel karena sebagian perjalanan dapat dipadukan dengan water taxi atau kayak, sehingga kamu gak selalu harus berjalan sepanjang jalur. Meski relatif ringan, beberapa bagian tetap dipengaruhi pasang surut sehingga waktu perjalanan perlu diperhatikan.
5. Taranaki Falls Track

ilustrasi Taranaki Falls Track (commons.wikimedia.org/ Krzysztof Golik) Taranaki Falls Track berada di Tongariro National Park dan merupakan pilihan yang lebih ringan dibandingkan jalur pendakian terkenal seperti Tongariro Alpine Crossing. Rute ini berupa loop sekitar 6 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam, tergantung kondisi dan kecepatan berjalan.
Jalur melewati lanskap vulkanik khas Tongariro serta kawasan semak dan hutan pegunungan. Bagian yang paling menarik adalah Taranaki Falls, air terjun yang jatuh melewati aliran lava tua dari Gunung Ruapehu. Trek ini memang lebih ringan daripada jalur alpine yang panjang, tetapi tetap membutuhkan alas kaki yang sesuai karena permukaan jalur bisa berbatu dan licin dalam kondisi tertentu.
Memulai hiking dari jalur yang sesuai kemampuan bisa membuat perjalanan pertama terasa jauh lebih menyenangkan. Gak ada keharusan untuk langsung memilih rute panjang hanya karena ingin melihat lanskap terkenal di Selandia Baru.
Yang paling penting adalah menyesuaikan pilihan dengan kondisi tubuh, waktu yang tersedia, dan keadaan alam ketika berangkat. Dengan persiapan yang masuk akal, pengalaman pertama di jalur hiking bisa menjadi titik awal untuk mencoba rute yang lebih jauh pada perjalanan berikutnya.























