Perbedaan baru terasa ketika kamu melihat detail penerbangan. Ada tiket yang terlihat seperti penerbangan langsung, tetapi pesawat ternyata berhenti di kota lain. Ada pula tiket yang mengharuskan penumpang turun dan melanjutkan perjalanan dengan pesawat berikutnya.
Apa Bedanya Direct Flight, Nonstop, dan Connecting Flight?

- Nonstop flight terbang dari bandara asal ke tujuan tanpa mendarat di kota lain; penumpang tetap berada di pesawat sepanjang perjalanan.
- Direct flight menuju tujuan akhir dengan nomor penerbangan yang sama, tetapi pesawat dapat singgah di bandara lain tanpa penumpang wajib berganti pesawat.
- Connecting flight mengharuskan penumpang turun di bandara transit dan naik penerbangan lanjutan; periksa kota transit, nomor penerbangan, jadwal, serta durasi perjalanan di tiket.
Pernah melihat tulisan direct flight saat mencari tiket, lalu mengira pesawatnya pasti terbang tanpa berhenti sampai tujuan? Istilah seperti direct, nonstop, dan connecting memang mudah tertukar, apalagi ketika semuanya muncul di halaman pencarian tiket. Padahal, perjalanan yang ditawarkan ketiganya tidak selalu sama.
Supaya kamu gak kebingungan, berikut ini perbedaan direct, nonstop, dan connecting flight yang wajib diketahui. Dengan begitu, pengalaman terbangmu jadi lebih nyaman.
1. Nonstop flight berangkat dan tiba tanpa berhenti

ilustrasi nonstop flight (pexels.com/Pew Nguyen) Nonstop flight adalah penerbangan langsung dari bandara asal ke bandara tujuan tanpa mendarat di bandara lain. Rute Surabaya menuju Singapura, misalnya, bisa dilayani dengan penerbangan nonstop. Pesawat berangkat dari Surabaya dan baru mendarat lagi setelah tiba di Singapura.
Tidak ada kota yang menjadi tempat persinggahan di tengah rute tersebut. Penumpang juga tidak perlu turun dari pesawat untuk menunggu penerbangan berikutnya. Waktu perjalanan yang tercantum di tiket pun merupakan waktu penerbangan dari kota asal sampai tujuan tanpa jeda di bandara lain.
2. Direct flight bisa memiliki pemberhentian

ilustrasi direct flight (pexels.com/Jeffry S.S.) Direct flight merupakan penerbangan dari kota asal menuju tujuan akhir tanpa mengharuskan penumpang berpindah ke penerbangan lain. Pesawat tetap dapat berhenti di bandara lain dalam perjalanan. Contohnya, penerbangan dari Los Angeles menuju New York dapat berhenti di Dallas sebelum kembali terbang menuju New York.
Pemberhentian tersebut tidak berarti penumpang otomatis berganti pesawat. Selama perjalanan tetap menggunakan penerbangan yang sama, rute tersebut masih dapat disebut direct flight. Karena itu, istilah direct tidak bisa langsung diartikan sebagai penerbangan tanpa berhenti.
3. Connecting flight mengharuskan pindah pesawat

Bandara Schiphol di Amsterdam (pexels.com/Martijn Stoof) Connecting flight digunakan ketika perjalanan menuju kota tujuan dilakukan dengan penerbangan lanjutan. Rute dari Medan menuju Amsterdam, misalnya, dapat memiliki penerbangan pertama dari Medan ke Kuala Lumpur. Setelah tiba di Kuala Lumpur, perjalanan dilanjutkan dengan penerbangan lain menuju Amsterdam.
Pesawat pertama dan pesawat berikutnya merupakan bagian berbeda dari satu perjalanan. Penumpang perlu turun di bandara transit dan mencari penerbangan lanjutan sesuai nomor serta jadwal yang tercantum pada tiket. Waktu transit juga perlu diperhatikan karena ada jeda sebelum penerbangan berikutnya berangkat.
4. Perbedaan ketiganya terlihat dari pemberhentian dan pesawat

ilustrasi penerbangan (pexels.com/Andrew Cutajar) Pemberhentian menjadi salah satu bagian penting untuk membedakan ketiga istilah tersebut. Nonstop flight tidak memiliki pemberhentian di tengah rute, sedangkan direct flight masih dapat berhenti tanpa membuat penumpang berpindah penerbangan. Connecting flight memiliki penerbangan lanjutan yang harus diikuti setelah pesawat pertama tiba di bandara transit.
Detail tiket biasanya mencantumkan informasi yang membantu penumpang mengetahui jenis perjalanan tersebut. Kota transit, nomor penerbangan, waktu keberangkatan berikutnya, dan durasi perjalanan dapat diperiksa sebelum tiket dibeli. Bagian-bagian ini lebih penting untuk dilihat daripada hanya berpatokan pada istilah direct atau connecting.
Memahami ketiga istilah ini dapat membantu kamu membaca detail tiket dengan lebih teliti. Nonstop berarti tidak ada pemberhentian di tengah perjalanan. Sementara itu, direct flight masih dapat memiliki pemberhentian tanpa berganti penerbangan, sedangkan connecting flight melibatkan penerbangan lanjutan. Semoga penjelasan ini membuat kamu makin paham mengenai istilah-istilah penerbangan, ya!





















