Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cuaca Buruk, Desa Adat Waerebo Ditutup Sementara per 21 Juli
Potret Desa Wae Rebo di Nusa Tenggara Timur (unsplash.com/ashley_hayes)
  • Desa Adat Waerebo di Manggarai, NTT resmi ditutup sementara sejak 21 Juli 2026 karena cuaca buruk dan risiko longsor di jalur trekking.
  • Lembaga Pelestari Budaya Waerebo mengumumkan keputusan ini melalui Instagram resmi sebagai langkah antisipasi demi keselamatan pengunjung, pemandu, dan warga setempat.
  • Pembukaan kembali desa akan diinformasikan setelah kondisi cuaca membaik, sementara wisatawan diminta menunda perjalanan atau menjelajahi destinasi lain seperti Labuan Bajo.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Desa Adat Waerebo di Manggarai, Nusa Tenggara Timur, ditutup sementara sejak kemarin, Selasa (21/7/2026) hingga batas waktu yang belum ditentukan. Lembaga Pelestari Budaya Waerebo (LPBW) sebagai pengelola Desa Wisata Waerebo menyampaikan kabar tersebut secara resmi melalui Instagram resminya, @waerebo.official.

"Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi demi keselamatan dan keamanan seluruh pengunjung, pemandu lokal, serta masyarakat, mengingat kondisi cuaca yang sedang buruk, curah hujan yang tinggi, serta meningkatnya risiko longsor dan gangguan pada jalur trekking menuju Waerebo," tulis Lembaga Pelestari Budaya Waerebo di Instagram resminya, @waerebo.official, Selasa (21/7/2026).

Sehari sebelum penutupan, pengelola juga mengunggah imbauan, sekaligus peringatan kepada wisatawan dan semua pihak yang hendak pergi ke Waerebo untuk menunda perjalanannya. Cuaca tak kunjung membaik membuat mereka melakukan penutupan sementara waktu.

Dibuka lagi jika cuaca sudah kondusif

Pengelola menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang terdampak penutupan Waerebo ini.

"Kami memahami bahwa penutupan sementara ini dapat memengaruhi rencana perjalanan Anda. Untuk itu, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Keselamatan seluruh pihak tetap menjadi prioritas utama kami," imbunya.

Informasi terkait pembukaan kembali akan disampaikan pengelola melalui kanal resmi Desa Wisata Waerebo setelah kondisi cuaca dan jalur perjalanan dinyatakan aman.

Jika kamu berencana mengunjungi Desa Adat Waerebo dalam waktu dekat, sebaiknya tunda terlebih dahulu atau sesuaikan kembali jadwal perjalananmu demi keamanan liburanmu, ya. Jika terlanjur membeli tiket, kamu tetap bisa mengeksplorasi kawasan Labuan Bajo yang menawarkan panorama alam yang tak kalah menawan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article