Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Wisata Wae Rebo Buka Lagi untuk Wisatawan, Perhatikan Hal Ini!
Potret Wae Rebo, NTT (unsplash.com/Ash Hayes)
  • Desa Wisata Wae Rebo di Manggarai, Nusa Tenggara Timur, kembali dibuka untuk wisatawan mulai 1 Agustus 2026 setelah ditutup sejak 21 Juli 2026.

  • Penutupan sementara dilakukan akibat cuaca ekstrem, evaluasi, dan persiapan operasional; LPBW menyatakan jalur trekking, layanan wisata, serta kesiapan masyarakat telah memenuhi standar keamanan dan kenyamanan.

  • Wisatawan wajib registrasi di Wae Rebo TIC, Dusun Kombo, mengikuti arahan petugas, serta menjaga kebersihan, menghormati adat, dan melestarikan lingkungan selama berkunjung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Desa Wisata Wae Rebo dikenal sebagai salah satu desa tercantik di dunia. Kampung adat ini identik dengan rumah adat berbentuk kerucut yang disebut Mbaru Niang, serta panorama pegunungan yang masih asri. Berada di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Wae Rebo terletak di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut.

Sebelumnya, Desa Wisata Wae Rebo ditutup sementara untuk kunjungan wisata sejak 21 Juli 2026. Kini, Lembaga Pelestari Budaya Wae Rebo (LPBW) resmi mengumumkan Wae Rebo kembali dibuka untuk wisatawan per 1 Agustus 2026.

Bagi kamu yang berencana mengunjunginya, ada beberapa informasi penting yang perlu diketahui sebelum memulai perjalanan ke kampung adat Wae Rebo. Simak informasi selengkapnya di bawah ini!

Alasan Wae Rebo sempat ditutup

Melalui unggahan Instagram resmi @waerebo.official, Lembaga Pelestari Budaya Wae Rebo (LPBW) menjelaskan penutupan sementara dilakukan akibat cuaca ekstrem, pelaksanaan evaluasi, dan persiapan operasional.

"Setelah penutupan sementara akibat kondisi cuaca ekstrem, serta pelaksanaan evaluasi dan persiapan operasional, kami telah memastikan bahwa jalur tracking, pelayanan wisata, serta kesiapan masyarakat telah memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengunjung," tulis pengumuman yang diunggah di Instagram @waerebo.official.

LPBW juga menyampaikan apresiasi kepada wisatawan, mitra perjalanan, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama masa penutupan berlangsung. Kini, wisatawan kembali dapat menikmati keindahan alam, budaya, serta keramahan masyarakat Wae Rebo. Pengunjung juga diharapkan ikut menjaga kelestarian budaya dan lingkungan selama berada di kampung adat Wae Rebo.

Informasi penting yang perlu diketahui wisatawan

Potret masyarakat Desa Wae Rebo, NTT (pexels.com/@long-ba-mui)

Mulai 1 Agustus 2026, Kampung Adat Wae Rebo kembali menerima kunjungan wisatawan. Namun, ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan.

  1. Registrasi wajib dilakukan di Wae Rebo Tourist Information Center (TIC) di Dusun Kombo.

  2. Seluruh pengunjung wajib mengikuti arahan petugas selama berkunjung.

  3. Pengunjung diminta menjaga kebersihan, menghormati adat istiadat, dan ikut melestarikan lingkungan di Wae Rebo.

Registrasi di Tourism Information Center

Sebelum memulai trekking menuju Kampung Adat Wae Rebo, seluruh wisatawan diwajibkan melakukan registrasi di Tourism Information Center (TIC) Wae Rebo yang berada di Dusun Kombo.

Registrasi ini bertujuan untuk mendata seluruh pengunjung sekaligus memberikan informasi penting sebelum perjalanan dimulai. Di lokasi ini, wisatawan akan mendapatkan layanan berikut ini.

  1. Pendaftaran dan verifikasi data pengunjung.

  2. Penjelasan mengenai aturan dan ketentuan kunjungan.

  3. Pengaturan pemandu dan kebutuhan perjalanan menuju ke Wae Rebo.

Curated For You

Editorial Team

Related Article