Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Fakta Unik Spanyol, Negara Pemenang Piala Dunia 2026

6 Fakta Unik Spanyol, Negara Pemenang Piala Dunia 2026
Piazza del Duomo (magnific.com/vwalakte)
Intinya Sih
  • Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina, memperkuat reputasinya sebagai negara dengan budaya sepak bola yang sangat kuat dan berpengaruh di dunia.
  • La Sagrada Familia di Barcelona akhirnya rampung dibangun pada awal 2026 setelah lebih dari satu abad pengerjaan, menjadi simbol arsitektur ikonik karya Antoni Gaudí.
  • Tradisi unik seperti perang tomat La Tomatina, lari bersama banteng di San Fermín, serta penggunaan dua nama keluarga menunjukkan kekayaan budaya dan keunikan masyarakat Spanyol.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bagi para penggemar sepak bola, teka-teki soal siapa yang akan memenangkan Piala Dunia 2026 akhirnya terjawab sudah. Setelah bermain imbang selama lebih dari 90 menit, akhirnya Spanyol berhasil mengalahkan Argentina dan keluar sebagai pemenang di ajang kompetisi sepak bola terbesar di dunia. 

Membahas soal Spanyol, bukan hanya sepak bolanya aja yang menarik. Lebih dari itu, negara yang dipimpin oleh Raja Felipe VI ini ternyata menyimpan banyak fakta unik. Mulai dari bangunan dengan waktu pengerjaan terlama hingga tradisi unik nan aneh, berikut faktanya!

1. Sebuah katedral di Spanyol membutuhkan waktu lebih dari 100 tahun untuk dibangun

La Sagrada Familia
La Sagrada Familia (unsplash.com/Colin + Meg)

Jika kamu penganut agama Katolik, kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan La Sagrada Familia. Bisa dibilang, La Sagrada Familia merupakan destinasi yang wajib dikunjungi jika kamu ke Barcelona. Dirancang oleh arsitek legendaris Antoni Gaudí, katedral ini juga ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO. Namun, yang membuatnya jadi populer bukan hanya arsitek atau statusnya, melainkan juga lamanya waktu pembangunan katedral ini.

Pembangunan La Sagrada Familia sebenarnya dimulai pada 1882. Fasadnya yang rumit dan menaranya yang menjulang tinggi membuat proses pembangunan memakan waktu lama. Situasinya diperparah oleh berbagai peristiwa yang melanda Spanyol. Dimulai dari Perang Saudara yang pecah pada 1936 dan 1939, hingga wabah COVID-19 pada 2019 lalu membuat proses pembangunan salah satu katedral terbesar di dunia ini terhambat. Kabar baiknya, setelah lebih dari 100 tahun, proses pembangunan La Sagrada Familia kini sudah dinyatakan selesai pada awal 2026.

2. Di Spanyol, sepak bola hampir seperti agama bagi penduduknya

ilustrasi sepak bola
ilustrasi sepak bola (unsplash.com/Tobias Flyckt)

Kemenangan Spanyol atas Argentina dalam Piala Dunia 2026 memang layak untuk diapresiasi. Meski begitu, kemenangan ini seharusnya sudah bisa diprediksi. Pasalnya, di Spanyol, sepak bola sudah seperti agama.

Liga sepak bola profesional Spanyol sudah berdiri sejak 1920-an, dan kini La Liga menjadi salah satu liga sepak bola paling terkenal di dunia. Gak hanya menarik perhatian penggemar sepak bola di negaranya sendiri, pertandingan La Liga dan persaingan klub-klub besar seperti Real Madrid dan Barcelona juga menarik perhatian jutaan penggemar sepak bola dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Saking populernya, gak sedikit turis yang rela terbang jauh-jauh ke Spanyol hanya demi bisa menonton pertandingan tim kesayangan atau mengikuti tur stadion. Apakah kamu salah satunya?

3. Lagu kebangsaan Spanyol gak memiliki lirik

ilustrasi sekelompok pria bermain musik di Madrid
ilustrasi sekelompok pria bermain musik di Madrid (unsplash.com/Junior Verhelst)

Sebelum pertandingan sepak bola nasional atau olahraga lainnya, para pendukung dari kedua negara akan menyanyikan lagu kebangsaan mereka sekeras mungkin. Namun, kamu tidak akan mendapatkan pengalaman serupa jika kamu bertanding melawan Spanyol.

Berbeda dengan kebanyakan negara lainnya, lagu kebangsaan Spanyol yang berjudul "La Marcha Real" tidak memiliki lirik untuk dinyanyikan. Sejak lama, beberapa musisi sudah pernah mencoba menambahkan lirik pada instrumen lagu kebangsaan mereka, tetapi hingga sekarang belum ada satu pun yang disetujui oleh pemerintah Spanyol. Alhasil, ketika lagu diputar, orang Spanyol hanya bisa bersenandung mengikuti irama lagu.

4. Spanyol merupakan tuan rumah bagi perang makanan terbesar di dunia

ilustrasi Festival La Tomatina
ilustrasi Festival La Tomatina (instagram.com/aniket.psy)

Selama ini, perang identik dengan senjata dan kekerasan. Namun, beda ceritanya kalau kamu berkunjung ke Spanyol pada hari Rabu terakhir bulan Agustus. Pada waktu tersebut, sebuah kota kecil bernama Buñol akan berubah menjadi arena perang makanan terbesar di dunia. Dikenal dengan nama La Tomatina, perang ini akan mempertemukan warga lokal dan turis yang saling melemparkan tomat.

Supaya gak ada yang terluka, tomat yang dilempar bukan tomat mentah melainkan tomat yang sudah terlalu matang hingga teksturnya berubah jadi lembek. Tradisi perang tomat ini sendiri sudah ada sejak tahun 1940-an.

Bermula dari festival keagamaan yang bertujuan untuk menghormati santo pelindung San Luis Beltrán, festival La Tomatina kini berubah menjadi kegiatan nasional. Gak tanggung-tanggung, lebih dari 150.000 kilogram tomat digunakan pada perang ini setiap tahunnya. Berantakan memang, tetapi itu sebanding dengan keseruannya.

5. Orang Spanyol juga pernah memiliki tradisi lari bersama banteng

ilustrasi seekor banteng
ilustrasi seekor banteng (unsplash.com/wies dool)

Selain pertunjukan matador yang populer, Spanyol juga memiliki tradisi aneh dan berbahaya lainnya, yakni berlari bersama banteng. Kegiatan menegangkan ini dilakukan selama puncak festival San Fermín yang berlangsung pada tanggal 7—14 Juli.

Selama festival berlangsung, banteng-banteng akan dilepaskan di sepanjang jalanan kota, sementara para peserta yang disebut mozos juga akan berlari di depan banteng-banteng ini dengan mengenakan kemeja dan celana putih yang dihiasi selempang berwarna merah.

Tradisi ini konon dimulai sejak abad ke-14 dan masih menarik minat ribuan orang setiap tahunnya. Satu hal yang perlu diingat, kegiatan berlari bersama banteng ini sangatlah berbahaya dan hanya diikuti oleh mereka yang punya nyali besar.

6. Secara tradisional, orang Spanyol memiliki dua nama keluarga

ilustrasi orang Spanyol
ilustrasi orang Spanyol (magnific.com/magnific)

Di banyak negara, menggunakan nama keluarga adalah hal yang biasa. Umumnya, nama keluarga ini diletakkan di akhir nama seseorang. Biasanya, nama keluarga berasal dari sang ayah. Di Spanyol, mereka juga melakukan hal yang sama. Bedanya, mereka menggunakan dua nama keluarga sekaligus.

Nama pertama berasal dari ayah, sedangkan nama keluarga kedua diwarisi dari ibu. Lagi-lagi, penggunaan dua nama keluarga sekaligus ini merupakan tradisi turun-temurun. Bukan hanya secara tradisional, penggunaan dua nama keluarga juga sah dan digunakan pada dokumen hukum.

Sekilas terlihat seperti banyak negara Eropa lain, Spanyol ternyata menyimpan banyak hal menarik untuk diulik. Negara ini juga sangat menjaga tradisinya. Gak peduli seunik apa pun tradisi tersebut. Jadi kapan nih kamu berkunjung ke Spanyol dan ikut perang tomat sama warga lokalnya? 

FAQ Seputar Fakta Unik Spanyol

Apakah Spanyol memiliki bahasa resmi selain bahasa Spanyol (Castilian)?

Ya. Selain bahasa Spanyol Castilian yang digunakan secara nasional, terdapat beberapa bahasa resmi lainnya di wilayah otonom tertentu, seperti bahasa Catalan (di Catalonia dan Balearic Islands), bahasa Galisia (di Galicia), dan bahasa Basque (di Basque Country).

Apa tradisi kuliner khas Spanyol yang berkaitan dengan waktu makan dan istirahat siang?

Masyarakat Spanyol terkenal dengan tradisi siesta, yaitu waktu istirahat atau tidur siang setelah makan siang, di mana banyak toko kecil akan tutup sementara. Selain itu, jam makan malam di Spanyol tergolong sangat larut dibandingkan negara Eropa lainnya, biasanya baru dimulai sekitar pukul 21.00 atau 22.00 malam.

Apa keunikan dari sistem jalur kereta api di Spanyol dibandingkan negara Eropa lainnya?

Jalur kereta api konvensional di Spanyol secara historis dibangun dengan ukuran rel yang lebih lebar (broad gauge) daripada standar rel di sebagian besar negara Eropa lainnya. Hal ini awalnya dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi medan yang berbukit-bukit di Semenanjung Iberia.

Apakah Spanyol memiliki wilayah kekuasaan atau pulau yang lokasinya secara geografis berada di luar daratan utama Eropa?

Ya, Spanyol memiliki Kepulauan Canaria (Canary Islands) yang terletak di Samudra Atlantik dekat pantai barat laut Afrika, Kepulauan Balearic di Laut Mediterania, serta dua kota otonom yang berada langsung di daratan Afrika Utara, yaitu Ceuta dan Melilla.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More