Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Itinerary Seharian Tainan, Menelusuri Kota Tertua di Taiwan yang Penuh Cerita

Itinerary Seharian Tainan, Menelusuri Kota Tertua di Taiwan yang Penuh Cerita
Tainan, Taiwan (unsplash.com/kiki)
Share Article

Tainan dikenal sebagai kota tertua di Taiwan yang menyimpan jejak sejarah panjang sejak masa kolonial hingga perkembangan modern saat ini. Kota ini menawarkan perpaduan menarik antara bangunan bersejarah, kuil kuno, budaya lokal yang kuat, serta kuliner legendaris yang sulit ditemukan di tempat lain. Setiap sudut kota seolah menyimpan kisah yang membuat perjalanan terasa lebih bermakna.

Berbeda dengan Taipei yang identik dengan hiruk-pikuk perkotaan, Tainan menghadirkan suasana yang lebih santai dan penuh nuansa nostalgia. Berjalan kaki di antara gang-gang tua, menikmati kuliner khas, dan mengunjungi situs bersejarah menjadi cara terbaik untuk mengenal karakter kota ini secara lebih dekat. Jika memiliki waktu sehari di Tainan, ada banyak tempat menarik yang layak masuk daftar perjalanan, yuk simak.

1. Pagi hari di Fort Provintia

Fort Provintia, Taiwan
Fort Provintia, Taiwan (commons.wikimedia.org/CEphoto, Uwe Aranas)

Mengawali pagi di Fort Provintia menjadi pilihan yang tepat untuk memahami sejarah awal perkembangan Tainan. Benteng yang juga dikenal sebagai Chihkan Tower ini merupakan salah satu peninggalan penting yang mencerminkan pengaruh Belanda di Taiwan pada abad ke-17. Bangunan bersejarah tersebut menghadirkan suasana tenang yang cocok untuk menikmati pagi sebelum kota menjadi lebih ramai.

Selain nilai sejarahnya yang tinggi, area di sekitar Fort Provintia juga memiliki arsitektur klasik yang menarik untuk diamati. Perpaduan bangunan tua, taman yang tertata rapi, dan suasana kota lama menciptakan pengalaman yang berbeda dari kawasan perkotaan modern. Dari tempat ini, perjalanan seharian di Tainan dapat dimulai dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang identitas kota tersebut.

2. Menjelajahi Anping Old Street menjelang siang

Anping Old Street, Taiwan
Anping Old Street, Taiwan (commons.wikimedia.org/Cmglee)

Setelah menikmati suasana pagi, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Anping Old Street yang terkenal sebagai kawasan bersejarah sekaligus pusat kuliner lokal. Jalanan sempit yang dipenuhi bangunan tradisional menghadirkan nuansa masa lalu yang masih terasa kuat hingga saat ini. Berjalan santai di kawasan ini memberikan kesempatan untuk melihat kehidupan lokal yang berjalan berdampingan dengan warisan sejarah.

Selain terkenal karena suasananya yang autentik, kawasan ini juga menawarkan berbagai makanan khas Tainan yang menggugah selera. Aroma kuliner tradisional yang memenuhi udara membuat pengalaman berjalan kaki terasa semakin menyenangkan. Setiap sudut jalan memiliki cerita tersendiri yang membuat kawasan ini menjadi salah satu destinasi paling menarik di Tainan.

3. Makan siang sambil menikmati kuliner khas Tainan

street food di Tainan
street food di Tainan (commons.wikimedia.org/Tainan City Government)

Tainan sering disebut sebagai ibu kota kuliner Taiwan karena memiliki banyak hidangan legendaris yang telah bertahan selama puluhan tahun. Waktu makan siang menjadi kesempatan terbaik untuk mencicipi berbagai makanan khas yang menjadi bagian penting dari budaya kota ini. Banyak restoran keluarga dan warung tradisional yang masih mempertahankan resep turun-temurun.

Menikmati makanan di Tainan bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang memahami sejarah dan budaya masyarakat setempat. Setiap hidangan memiliki latar belakang yang mencerminkan perjalanan panjang kota tersebut. Pengalaman kuliner di sini sering menjadi salah satu kenangan paling berkesan bagi para wisatawan yang datang berkunjung.

4. Sore hari di Confucius Temple

Confucius Temple, Taiwan
Confucius Temple, Taiwan (commons.wikimedia.org/CEphoto, Uwe Aranas)

Memasuki sore hari, suasana tenang di Confucius Temple menjadi tempat yang ideal untuk beristirahat dari keramaian. Kompleks kuil ini merupakan institusi pendidikan tertua di Taiwan dan memiliki nilai budaya yang sangat penting bagi masyarakat setempat. Arsitektur tradisional serta halaman yang teduh menciptakan suasana damai yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Berjalan di area kuil memberikan kesempatan untuk menikmati sisi Tainan yang lebih reflektif dan penuh makna. Suasana yang tenang sangat berbeda dibanding kawasan wisata yang ramai sehingga cocok untuk menikmati perjalanan dengan lebih santai. Tempat ini juga memperlihatkan bagaimana nilai-nilai budaya tradisional masih dijaga dengan baik hingga saat ini.

5. Menutup hari di Hayashi Department Store dan Shennong street

Hayashi Department Store, Taiwan
Hayashi Department Store, Taiwan (commons.wikimedia.org/Suicasmo)

Menjelang malam, perjalanan dapat ditutup dengan mengunjungi Hayashi Department Store yang menjadi simbol modernisasi awal Tainan. Bangunan bersejarah ini memiliki desain yang unik dan menawarkan pemandangan kota dari bagian atas gedung. Perpaduan antara sejarah dan fungsi modern membuat tempat ini menarik untuk disinggahi sebelum malam tiba.

Setelah itu, suasana malam di Shennong Street menghadirkan pengalaman yang berbeda dan penuh pesona. Lampu-lampu hangat yang menghiasi bangunan tua menciptakan atmosfer romantis dan artistik yang sulit dilupakan. Jalan bersejarah ini menjadi tempat yang sempurna untuk mengakhiri perjalanan sambil menikmati sisi paling menawan dari Tainan pada malam hari.

Tainan membuktikan bahwa sebuah kota tua dapat tetap hidup tanpa kehilangan identitas sejarahnya. Dalam waktu sehari, kota ini mampu menghadirkan pengalaman yang mencakup sejarah, budaya, kuliner, dan suasana lokal yang autentik. Meski singkat, perjalanan di Tainan sering meninggalkan kesan mendalam yang membuat banyak orang ingin kembali suatu saat nanti.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum

Related Articles

See More

5 Aktivitas Seru di Sekitar Gunung Fuji Selain Mendaki, Mau Coba?

27 Jun 2026, 06:06 WIBTravel