Jingshan Park, China: Lokasi, Harga Tiket Masuk, dan Tips Wisata

Jingshan Park adalah taman kota ikonik di Beijing, China yang menawarkan pemandangan indah dan suasana tenang. Lokasinya di pusat kota membuatnya mudah dijangkau wisatawan. Dari spot foto unik hingga kegiatan santai, Jingshan Park jadi destinasi favorit.
Taman ini buka setiap hari dari pagi hingga malam, dengan harga tiket masuk yang terjangkau. Berikut informasi lengkap tentang lokasi, harga tiket, dan tips wisata Jingshan Park buat kamu yang mau berkunjung ke Beijing. Simak dengan saksama, ya!
1. Lokasi dan rute menuju Jingshan Park

Jingshan Park terletak tepat di jantung kota Beijing, tepatnya di sebelah utara kompleks Kota Terlarang (Forbidden City). Dahulu, taman ini merupakan taman kekaisaran pribadi yang kini menjadi salah satu titik tertinggi di pusat kota, menawarkan pemandangan panorama Beijing kuno dan modern sekaligus.
Cara paling mudah mencapainya adalah dengan menggunakan transportasi umum. Kamu bisa naik MRT Jalur 8 dan turun di Stasiun National Art Museum, lalu berjalan kaki sekitar 10 menit ke arah barat. Selain itu, banyak bus umum yang berhenti di halte Jingshan Qianjie (Gerbang Selatan) atau Jingshan Houjie (Gerbang Utara).
2. Jam operasional dan harga tiket masuk Jingshan Park

Taman ini buka setiap hari dengan jam operasional yang cukup panjang. Pada musim panas (April–Oktober), taman buka mulai pukul 06.30 hingga 21.00, sedangkan pada musim dingin (November–Maret) tutup lebih awal pada pukul 20.00. Gerbang masuk biasanya berhenti melayani pembelian tiket 30 menit sebelum jam tutup.
Harga tiket masuknya sangat terjangkau, yakni hanya 2 RMB (sekitar Rp5.000) untuk tiket reguler. Jika kamu berkunjung selama festival bunga, seperti Festival Peony di musim semi, harga tiket mungkin naik menjadi sekitar 10 RMB. Masih tetap ekonomis bagi para pelancong.
3. Aktivitas seru yang bisa dilakukan

Aktivitas wajib di sini adalah mendaki hingga ke Wanchun Pavilion, titik tertinggi di puncak bukit. Dari sana, kamu akan disuguhi pemandangan spektakuler 360 derajat kota Beijing, termasuk hamparan atap kuning Kota Terlarang yang megah. Ini adalah satu-satunya tempat di mana kamu bisa melihat tata kota simetris Beijing dari ketinggian secara sempurna.
Selain mendaki, kamu bisa menikmati suasana lokal dengan melihat aktivitas warga senior Beijing. Di pagi atau sore hari, taman ini dipenuhi penduduk lokal yang berlatih Tai Chi, menari tradisional, atau menyanyi bersama dalam kelompok besar. Jika kamu berkunjung di musim semi, berjalan-jalan di taman bunga Peony yang koleksinya mencapai ribuan varietas juga menjadi pengalaman yang sangat menyegarkan.
4. Tips wisata ke Jingshan Park agar kunjungan makin nyaman

Gunakan sepatu jalan yang nyaman karena kamu harus menaiki banyak anak tangga untuk mencapai puncak bukit. Meskipun jalurnya sudah tertata rapi dengan beton dan batu, kemiringannya cukup menguras tenaga bagi yang jarang berolahraga. Jangan lupa membawa botol air minum sendiri untuk menjaga hidrasi selama pendakian singkat tersebut.
Satu hal krusial adalah selalu membawa paspor asli. Seperti kebanyakan objek wisata di Beijing, petugas sering melakukan pemeriksaan identitas di pintu masuk atau saat pemesanan tiket. Selain itu, pantau juga indeks kualitas udara (AQI) melalui aplikasi; pemandangan Kota Terlarang dari puncak akan jauh lebih indah dan jelas saat langit sedang biru bersih tanpa kabut asap.
5. Spot foto favorit di Jingshan Park

Spot foto paling ikonik tentu saja berada di Paviliun Wanchun yang menghadap ke arah selatan. Dari titik ini, kamu bisa mengambil foto panorama dengan latar belakang seluruh kompleks Kota Terlarang yang membentang luas. Angle ini sangat populer di kalangan fotografer profesional maupun pengguna media sosial untuk menunjukkan skala kemegahan istana kekaisaran Tiongkok.
Spot favorit lainnya adalah di Taman Bunga Peony saat sedang mekar penuh (biasanya bulan April atau Mei). Warna-warni bunga yang kontras dengan bangunan bergaya arsitektur klasik Tiongkok memberikan kesan foto yang estetik dan feminin. Di sore hari, area balkon paviliun yang menghadap ke arah White Dagoba di Beihai Park juga menawarkan latar belakang matahari terbenam yang sangat cantik.
Jingshan Park jadi pilihan tepat buat melepas penat di tengah kesibukan Beijing. Dengan lokasi strategis dan tiket masuk yang ramah kantong, kamu bisa menikmati keindahan alam dan spot foto yang unik. Selamat berwisata, guys!



















