Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mengenal Noctourism, Konsep Wisata Malam Hari yang Cocok buat Night Traveler

ilustrasi wisata malam hari
ilustrasi wisata malam hari (unsplash.com/Jade Masri)

Wisata menjadi salah satu kegiatan seru untuk menikmati liburan dan menikmati hal-hal baru di luar aktivitas sehari-hari. Ada banyak aktivitas wisata yang bisa dilakukan, mulai dari menikmati alam, kuliner, hingga mencoba kegiatan seru yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

National Geographic memetakan sejumlah tren wisata yang mencerminkan perubahan perilaku, minat, dan teknologi wisatawan global untuk 2026 ini dan salah satunya adalah Noctourism. Bagi kamu yang tertarik, kenalan dengan Noctourism atau wisata malam hari yang bisa jadi inspirasi liburanmu tahun ini!

1. Apa itu Noctourism?

ilustrasi menikmati pemandangan bintang malam hari
ilustrasi menikmati pemandangan bintang malam hari (unsplash.com/Ken Cheung)

Noctourism atau wisata malam hari mencakup beragam aktivitas menarik. Gaya wisata ini merupakan konsep wisata yang menekankan pengalaman liburan setelah matahari terbenam dan menjadi salah satu pengalaman unik serta seru yang berbeda dari sebelumnya. Kamu pun bisa punya banyak aktivitas saat malam seperti tur kota, berjalan di pasar malam, pengalaman budaya khas malam hari, hingga aktivitas petualangan seperti safari malam di cagar alam serta pengamatan bintang.

2. Alasan Noctourism jadi tren di 2026

ilustrasi suasana kota saat malam hari
ilustrasi suasana kota saat malam hari (unsplash.com/Med EDDARAMI)

Dilansir dari National Geographic, wisata malam yang sedang booming ini mencakup segala hal yang bisa dilakukan saat hari sudah gelap. Bahkan, spesialis riset pasar FMI memprediksi sektor ini akan meningkat lebih dari dua kali lipat dalam 10 tahun ke depan.

Noctourism menjadi tren 2026 karena beberapa alasan, di antaranya kenaikan suhu udara yang membuat orang memilih aktivitas malam hari untuk menghindari panasnya saat siang hari. Selain itu, alasan lainnya adalah menjelajahi sebuah tempat atau lokasi yang cenderung lebih sepi saat malam dibandingkan saat tengah hari sehingga traveler bisa mendapatkan pengalaman alam yang tidak akan terlupakan.

3. Pilihan destinasi Noctourism yang bisa dijelajahi

ilustrasi malam hari di kawasan Dieng
ilustrasi malam hari di kawasan Dieng (unsplash.com/Falaq Lazuardi)

Ada banyak pilihan destinasi yang bisa kamu kunjungi untuk mencoba liburan Noctourism selama 2026 ini. Di Indonesia sendiri, ada banyak tempat untuk berkemah atau sekadar stargazing saat malam hari seperti Danau Tamblingan di Bali, dataran tinggi Dieng di Jawa Tengah, atau Wae Rebo di Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, kamu juga bisa menjelajahi pasar malam atau kuliner waktu malam di berbagai negara, baik di Indonesia maupun pasar malam di Asia seperti Seoul hingga Marrakech. Bahkan, kamu pun bisa mencoba safari malam di Bali, Singapura, hingga Afrika untuk melihat aktivitas satwa saat malam lebih dekat.

Noctourism dapat menjadi cara baru untuk menikmati dunia yang menawarkan pengalaman lebih personal, kreatif, dan penuh kejutan; baik menjelajah kota, situs sejarah, alam saat gelap, hingga merasakan kemegahan langit berbintang di tempat terpencil serta lebih tenang. Jadi, apakah kamu tertarik memasukkan Noctourism ini dalam agenda wisatamu tahun ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

5 Tips Menghemat Baterai HP, agar Tahan Lama saat Perjalanan Jauh

09 Jan 2026, 19:32 WIBTravel