Paco Park, Filipina: Lokasi, Rute, HTM, dan Tips Berkunjung

Paco Park adalah taman publik di Manila, Filipina yang dulunya adalah kuburan kolonial Spanyol. Sekarang, taman ini jadi spot favorit untuk bersantai dan foto-foto. Paco Park memiliki arsitektur unik dengan jalur jalan yang melingkari taman. Taman ini juga sering digunakan untuk acara budaya dan konser musik, lho.
Lokasi Paco Park ada di distrik Paco, Manila, dekat dengan Intramuros. Taman ini mudah dijangkau dengan transportasi umum atau taksi. Kamu bisa berjalan kaki dari Intramuros untuk menghemat waktu. Yuk, info lengkap tentang rute, HTM, dan tips berkunjung ke Paco Park.
1. Lokasi dan cara menuju Paco Park

Paco Park berlokasi di Belen Street, distrik Paco, Manila, Filipina. Taman bersejarah yang dulunya merupakan pemakaman era kolonial Spanyol ini berada di lokasi strategis yang dikelilingi oleh tembok batu melingkar yang ikonik di tengah hiruk-pikuk kota Manila.
Untuk menuju ke sini, kamu bisa menggunakan LRT-1 dan turun di Stasiun United Nations, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau naik jeepney selama sekitar 10 menit. Jika ingin lebih praktis, layanan transportasi daring seperti Grab tersedia luas dan dapat mengantar kamu langsung ke gerbang utama.
2. Jam buka dan harga tiket terbaru

Paco Park biasanya beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat. Perlu diingat bahwa jadwal ini dapat berubah sewaktu-waktu jika ada acara pribadi seperti pernikahan atau konser, sehingga disarankan untuk memantau pengumuman terbaru sebelum berkunjung.
Harga tiket masuknya sangat terjangkau, yakni berkisar antara 10 hingga 20 Peso Filipina (sekitar Rp3.000 - Rp6.000) per orang. Biaya yang sangat murah ini menjadikan Paco Park sebagai salah satu destinasi wisata sejarah paling ekonomis bagi wisatawan maupun warga lokal di Manila.
3. Aktivitas seru yang wajib dicoba

Aktivitas utama di sini adalah napak tilas sejarah, termasuk mengunjungi situs pemakaman awal pahlawan nasional Filipina, Jose Rizal. Kamu dapat berjalan santai di atas tembok melingkar yang megah untuk menikmati pemandangan taman yang asri dan arsitektur kuno dari ketinggian.
Jika beruntung berkunjung pada Jumat sore, kamu bisa menyaksikan "Paco Park Presents", sebuah pertunjukan musik klasik gratis yang rutin diadakan di sini. Suasana tenang di dalam Kapel St. Pancratius yang berbentuk kubah juga sangat cocok bagi kamu yang ingin mencari ketenangan di tengah kota.
4. Tips wisata agar lebih nyaman dan aman

Gunakan pakaian yang ringan dan menyerap keringat karena cuaca di Manila cenderung panas dan lembap. Jangan lupa membawa air minum sendiri dan memakai tabir surya agar eksplorasi kamu di area terbuka tetap terasa nyaman tanpa gangguan dehidrasi atau sengatan matahari.
Karena lokasi ini merupakan bekas pemakaman dan masih memiliki kapel aktif, jagalah kesopanan dan ketenangan selama berada di dalam kawasan. Hindari membuat suara gaduh dan pastikan kamu tetap mengawasi barang bawaan pribadi saat berada di area publik di sekitar taman.
5. Spot foto menarik
Spot foto yang paling ikonik adalah deretan tembok batu melingkar yang ditumbuhi tanaman merambat, memberikan kesan estetik yang klasik dan kuno. Struktur Kapel St. Pancratius dengan arsitektur batunya yang megah juga merupakan latar belakang favorit untuk hasil foto bergaya vintage.
Selain itu, jalan setapak di tengah taman yang dikelilingi pepohonan rindang menawarkan komposisi foto yang simetris dan sangat cantik. Cahaya matahari sore yang menembus celah pepohonan seringkali menciptakan efek cinematic alami yang sangat menarik untuk diunggah di media sosial.
Paco Park menawarkan pengalaman unik di tengah kota Manila. Dengan info lokasi, rute, dan tips di atas, kamu siap jelajahi taman bersejarah ini. Selamat berwisata di Filipina!



















