5 Wisata Murah di Manila yang Cocok untuk Backpacker

- Intramuros menawarkan kawasan kota tua kolonial yang gratis dijelajahi пешjalan kaki, sementara Fort Santiago bertiket sekitar 75 peso dan terkait sejarah José Rizal.
- Rizal Park serta kompleks National Museum of the Philippines dapat dikunjungi gratis, menghadirkan ruang hijau, monumen, dan koleksi seni, antropologi, serta sejarah alam.
- Quiapo menghadirkan pasar, gereja, dan jajanan terjangkau untuk pengalaman lokal, sedangkan Manila Baywalk menjadi pilihan gratis menikmati matahari terbenam.
Punya rencana backpacker-an ke Manila, tapi ingin menjaga pengeluaran tetap hemat? Tenang, kamu tetap bisa menikmati sisi sejarah, budaya, dan kuliner ibu kota Filipina tanpa harus menghabiskan banyak peso. Ada sejumlah destinasi murah di Manila yang menarik untuk dimasukkan ke itinerary, bahkan beberapa di antaranya bisa dikunjungi secara gratis, lho.
Manila juga cocok untuk kamu yang suka menjelajah dengan gaya santai dan mengandalkan transportasi umum serta jalan kaki. Dari kawasan bersejarah hingga museum dan pusat kuliner, banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi dalam satu perjalanan.
Yuk, simak lima wisata murah di Manila berikut ini agar liburan backpacker-mu tetap seru sekaligus ramah di kantong. Tenang saja, tetap seru, kok!
1. Intramuros

Intramuros (commons.wikimedia.org/Vyacheslav Argenberg) Intramuros menjadi salah satu wisata yang wajib masuk ke itinerary backpacker saat berkunjung ke Manila. Kawasan kota tua ini dikenal dengan bangunan bergaya kolonial Spanyol, jalan berbatu, dan berbagai situs bersejarah yang bisa dieksplorasi dengan berjalan kaki. Menariknya, memasuki kawasan Intramuros tidak dikenakan biaya sehingga kamu bisa menikmati suasananya tanpa perlu mengeluarkan banyak uang.
Jika ingin mengunjungi tempat berbayar, kamu bisa mampir ke Fort Santiago yang memiliki tiket masuk sekitar 75 peso berdasarkan informasi perjalanan terbaru. Tempat ini juga berkaitan erat dengan sejarah José Rizal, pahlawan nasional Filipina, sehingga kunjungan terasa lebih menarik daripada sekadar berburu foto. Untuk backpacker, Intramuros bisa dijadikan destinasi utama karena beberapa tempat menarik dapat dijelajahi dalam satu kawasan.
2. Rizal Park

Rizal Park (pexels.com/Jermaine Boyles) Taman Rizal atau Rizal Park merupakan pilihan menarik jika kamu ingin menikmati ruang terbuka tanpa membayar tiket. Taman ini memiliki area hijau, monumen José Rizal, serta beberapa spot yang cocok untuk berjalan santai atau sekadar beristirahat setelah berkeliling kota. Lokasinya juga berdekatan dengan kawasan National Museum sehingga kedua destinasi tersebut bisa dikunjungi dalam satu rute.
Buat backpacker, Rizal Park bisa menjadi tempat untuk menikmati suasana Manila dengan cara yang sederhana dan hemat. Setelah puas berjalan-jalan, kamu dapat melanjutkan perjalanan ke kawasan museum atau mencari makanan lokal di sekitar pusat kota. Waktu terbaik untuk datang bisa dipilih pada pagi atau sore hari agar aktivitas berjalan lebih nyaman.
3. National Museum of the Philippines

National Museum of the Philippines (commons.wikimedia.org/Ralff Nestor Nacor) Museum Nasional Filipina menawarkan pengalaman wisata edukatif tanpa tiket masuk untuk kompleks museum nasionalnya. Di dalamnya terdapat museum seni rupa, antropologi, dan sejarah alam yang menyimpan berbagai koleksi penting tentang Filipina. Salah satu daya tariknya adalah Spoliarium karya Juan Luna yang berada di National Museum of Fine Arts.
Destinasi ini cocok untuk backpacker yang ingin mengisi itinerary dengan kegiatan indoor tanpa menguras bujet. Kamu bahkan bisa menghabiskan beberapa jam untuk menjelajahi koleksi museum sebelum melanjutkan perjalanan ke Rizal Park atau Intramuros yang berada di area sekitarnya. Dengan begitu, satu kawasan bisa dieksplorasi secara maksimal tanpa terlalu banyak biaya transportasi.
4. Quiapo

Quiapo Church (commons.wikimedia.org/Quiapo Church) Quiapo bisa menjadi pilihan menarik untuk backpacker yang ingin melihat sisi Manila yang lebih lokal tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Kawasan ini terkenal dengan Quiapo Church, pasar tradisional, dan deretan pedagang yang menjual berbagai kebutuhan sehari-hari dan jajanan khas Filipina. Berjalan kaki menyusuri kawasan Quiapo juga bisa menjadi cara sederhana untuk merasakan suasana kota yang ramai dan autentik.
Selain mengunjungi gereja, kamu bisa menyempatkan waktu untuk menjelajahi Quiapo Market dan melihat aktivitas masyarakat setempat. Berbagai jajanan dan makanan sederhana juga tersedia dengan harga yang relatif terjangkau sehingga cocok untuk backpacker dengan budget terbatas. Supaya perjalanan lebih nyaman, sebaiknya tetap menjaga barang bawaan dan menghindari membawa terlalu banyak barang berharga saat menjelajahi area pasar.
5. Manila Baywalk

Manila Baywalk (commons.wikimedia.org/Ramon FVelasquez) Untuk menutup hari dengan aktivitas gratis, kamu bisa menuju Manila Baywalk dan menikmati suasana matahari terbenam. Area tepi teluk ini menjadi salah satu pilihan wisata murah karena kamu tidak perlu membayar tiket untuk sekadar berjalan-jalan dan menikmati pemandangan. Untuk backpacker yang ingin menghemat bujet tapi tetap mendapatkan pengalaman khas Manila, menikmati senja di sini bisa menjadi pilihan sederhana.
Kamu bisa datang menjelang sore, mencari tempat yang nyaman, lalu menikmati perubahan warna langit sebelum kembali ke penginapan. Aktivitas sederhana seperti ini juga cocok dipadukan dengan agenda kuliner murah di sekitar pusat kota. Jadi, tidak semua pengalaman menarik selama backpacker-an di Manila harus dibayar mahal.
Kalau sudah punya lima destinasi ini, rasanya menyusun itinerary Manila jadi jauh lebih gampang, kan? Jadi, kapan kamu akan berkunjung ke Manila?




















![[QUIZ] Pilih Sunset atau Sunrise, Pantai di Yogyakarta Ini Cocok untukmu!](https://image.idntimes.com/post/20260225/khamkeo-7eusx5tx2es-unsplash_0ce0afc0-fc97-4609-ab70-fc3b3adad737.jpg)
![[QUIZ] Pilih Olahan Mi Khas Indonesia Favoritmu, Pergilah Liburan ke Sini!](https://image.idntimes.com/post/20250430/cover-cd26508c843bab97d8492d582539e958.jpg)