Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tips Pilih Rute Alternatif Darat saat Penerbangan Dibatalkan akibat Erupsi

Tips Pilih Rute Alternatif Darat saat Penerbangan Dibatalkan akibat Erupsi
Potret kereta api sedang melintas di atas rel (IDN Times/Riyanto)
Share Article

Pembatalan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik sering kali membuyarkan rencana perjalanan yang sudah disusun rapi. Seperti yang terjadi dua hari terakhir, ratusan penerbangan dari dan menuju ke Jakarta dibatalkan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau Minggu pagi, 5 September 2026.

Dalam kondisi darurat ini, beralih ke moda transportasi darat menjadi opsi paling realistis, agar tetap bisa sampai di tujuan dengan aman. Namun, menentukan rute alternatif di tengah situasi panik membutuhkan perencanaan yang matang dan respons yang cepat. Hal ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan, karena sebaran abu vulkanik juga berpotensi mengganggu jalur darat.

Ada beberapa hal penting yang perlu dicermati sebelum memulai perjalanan, agar tetap nyaman dan berjalan lancar. Simak beberapa tips memilih rute alternatif darat berikut saat penerbanganmu dibatalkan akibat erupsi gunung berapi, utamanya Gunung Anak Krakatau seperti saat ini!

  1. 1. Pantau sebaran abu vulkanik dan kondisi jalan

    Potret informasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau
    Potret informasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (instagram.com/bmkgwilayah2)

    Langkah pertama adalah memeriksa arah pergerakan atau citra sebaran abu vulkanik dari lembaga terkait, seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Saat erupsi terjadi, informasi ini akan di-update oleh pihak tersebut secara berkala.

    Pengecekan tersebut bertujuan supaya kamu tahu wilayah mana saja yang terdampak erupsi atau menjadi area sebaran abu vulkanik. Abu yang tebal dapat mengurangi jarak pandang secara drastis dan membuat permukaan jalan menjadi sangat licin. Jika sudah tahu kondisinya, kamu bisa memilih jalur yang cenderung aman, serta tidak melintasi zona bahaya dan di luar area paparan abu vulkanik.

  2. 2. Prioritaskan naik kereta api untuk perjalanan jarak menengah dan jauh

    Potret penumpang kereta api di peron Stasiun Semarang Tawang
    Potret penumpang kereta api di peron Stasiun Semarang Tawang (IDN Times/Fariz Fardianto)

    Kereta api merupakan moda transportasi darat yang paling stabil dan relatif aman dari gangguan cuaca dan sebaran abu vulkanik. Sebab, transportasi ini memiliki lintasan khusus yang tidak terpengaruh kemacetan parah atau jarak pandang yang terbatas.

    Jika kota tujuanmu terhubung dengan jaringan rel kereta api, maka naik kereta api adalah pilihan paling aman dan nyaman. Segera lakukan pemesanan tiket kereta api melalui aplikasi resmi begitu penerbanganmu dibatalkan. Biasanya, permintaan tiket kereta akan melonjak drastis dalam waktu singkat. Kamu tidak bisa terlalu lama berpikir atau menentukan mau duduk di kelas apa. Selama tiketnya masih ada, sebaiknya segera pesan, apalagi jika kamu mengejar waktu tertentu.

    Bagaimana jika kota tujuan tidak ada stasiun? Kamu tetap bisa naik kereta api dan pilih stasiun mana saja yang paling dekat dengan kotamu. Setidaknya, kamu sudah berada di zona aman dan menjauh dari area sebaran abu vulkanik terlebih dahulu.

  3. 3. Gunakan layanan travel atau bus antarkota

    Potret bus DAMRI (IDN Times/Teri).
    Potret bus DAMRI (IDN Times/Teri).

    Selain kereta api, kamu juga bisa naik bus antarkota antarprovinsi (AKAP) maupun armada travel sebagai solusi transportasi darat. Jika hendak naik bus AKAP dan sudah terlanjur berada di bandara, kamu bisa naik shuttle bus atau taksi menuju ke terminal bus dan beli tiket di agen resmi. Kamu juga bisa memesan tiket secara online dan datang ke titik penjemputan tepat waktu.

    Kalau naik travel, pastikan kamu memilih penyedia jasa transportasi resmi yang. Beberapa agen travel antarkota memiliki konter di bandara, tetapi untuk jarak tertentu. Untuk travel antarprovinsi, kamu bisa pesan tiketnya secara online, kemudian pergi ke pool atau agen dengan naik taksi.

    Sebelum berangkat, tanyakan kepada pihak pengelola travel mengenai rute yang akan ditempuh untuk memastikan armada mereka tidak memaksakan diri melewati area bahaya. Kamu juga harus menyiapkan diri untuk menghadapi macet, karena durasi perjalanan bus atau travel bisa makin lama di tengah situasi darurat.

  4. 4. Sewa kendaraan

    Potret mobil sewa
    Potret mobil sewa (pexels.com/Toàn Văn)

    Jika semua transportasi darat penuh selama beberapa hari ke depan, barangkali menyewa kendaraan pribadi dan sopirnya bisa jadi alternatif pilihan. Apalagi kalau kamu pergi bersama rombongan, baik bersama rekan atau keluarga. Kendaraan pribadi memberikan fleksibilitas tinggi dalam menentukan jadwal keberangkatan dan pemilihan rute. Kamu bisa berganti jalur kalau di tengah jalan terjadi penutupan rute secara mendadak.

    Sebelum berangkat, pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan siap "tempur," terutama pada sistem pengereman, ban, air aki, lampu utama, dan pembersih kaca. Jangan lupa untuk membawa bekal makanan dan minuman yang cukup sebagai pengganjal perut selama perjalanan panjang, serta istirahat beberapa kali di rest area untuk merenggangkan tubuh.

    Demikian beberapa tips memilih rute alternatif darat saat penerbanganmu dibatalkan akibat erupsi gunung, seperti yang terjadi pada Gunung Anak Krakatau saat ini. Semoga kondisi segera membaik dan semuanya kembali normal, ya. Stay safe, everyone!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More