5 Wisata Musim Panas Terbaik di Jepang selain Tokyo

- Furano-Biei di Hokkaido menawarkan udara sejuk, hamparan lavender yang mekar Juli–Agustus, Blue Pond, serta es krim lavender di Farm Tomita.
- Kamikochi di Nagano menghadirkan lembah Alpen Jepang, Sungai Azusa, suhu siang sekitar 20 derajat Celsius, dan jalur jalan kaki menuju Jembatan Kappa serta Taisho Pond.
- Alternatif lain meliputi Oku-Nikko, Karuizawa, serta Takayama-Shirakawa-go yang memadukan udara pegunungan dengan danau, air terjun, arsitektur bersejarah, desa tradisional, dan kuliner lokal.
Teriknya musim panas di Jepang sering membuat aktivitas liburan terasa kurang nyaman. Banyak wisatawan pun mulai mencari destinasi yang menawarkan udara lebih sejuk tanpa kehilangan pesona alam yang indah. Kawasan dataran tinggi menjadi pilihan tepat untuk menikmati perjalanan dengan suasana yang menyegarkan.
Di luar kota besar, seperti Tokyo dan Osaka, terdapat banyak wilayah berhawa sejuk dengan panorama hijau yang menenangkan. Kamu bisa menghabiskan liburan pertengahan tahun tanpa harus menghadapi cuaca panas yang melelahkan. Berikut pilihan wisata musim panas terbaik di Jepang kalau bosan di Tokyo.
1. Furano dan Biei, Hokkaido

Berlibur ke pulau paling utara di Jepang menjadi pilihan tepat bagi kamu yang ingin menikmati udara sejuk tanpa kelembapan berlebihan. Lanskap alamnya terlihat begitu indah hingga terasa seperti latar dalam film-film Studio Ghibli. Salah satu pesona utamanya adalah hamparan lavender ungu yang bermekaran pada Juli— Agustus.
Di Biei, Blue Pond atau Aoiike siap memikatmu melalui warna air biru yang terang di antara pepohonan. Sempatkan pula mencicipi es krim lembut rasa lavender saat berkunjung ke Farm Tomita. Menikmati es krim sambil memandang bukit bunga warna-warni akan membuat liburan musim panas terasa sulit dilupakan.
2. Kamikochi, Prefektur Nagano

Bagi pencinta aktivitas luar ruangan, kawasan tersembunyi di Pegunungan Alpen Jepang ini layak disebut sebagai surga alam. Lembah hijaunya dikelilingi puncak berbatu serta aliran Sungai Azusa yang jernih bak kaca. Udara di sekitarnya juga terasa sangat segar karena kendaraan pribadi tidak diperbolehkan memasuki area cagar alam.
Suhu siang hari biasanya hanya sekitar 20 derajat Celsius sehingga nyaman untuk menjelajah. Kamu bisa berjalan santai melewati Jembatan Kappa menuju Taisho Pond yang terkenal indah. Angin pegunungan yang berembus di antara pepohonan cemara akan membuat pikiran terasa lebih rileks.
3. Nikko, Prefektur Tochigi

Oku-Nikko menjadi pilihan menarik untuk menikmati udara pegunungan tanpa harus pergi terlalu jauh dari Tokyo. Perjalanan dengan kereta hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam, sehingga cocok untuk liburan singkat. Setibanya di sana, kamu akan disambut oleh Danau Chuzenji yang tenang dan Air Terjun Kegon yang megah.
Selain terkenal dengan alamnya, Oku-Nikko juga menyimpan sejarah melalui kompleks Kuil Toshogu. Bangunan bersejarah tersebut berdiri di antara deretan pohon cedar raksasa yang menciptakan suasana teduh dan menenangkan. Sempurnakan kunjunganmu dengan berlayar di Danau Chuzenji pada sore hari sambil menikmati udara sejuk.
4. Karuizawa, Prefektur Nagano

Karuizawa dikenal sebagai resor pegunungan berkelas yang pernah menjadi tempat berlibur favorit keluarga kekaisaran. Nuansa kotanya terasa tenang berkat perpaduan alam hijau dan bangunan berarsitektur Barat. Pesonanya semakin lengkap dengan Air Terjun Shiraito yang mengalir indah menyerupai tirai putih.
Kawasan ini juga menawarkan pengalaman belanja di Karuizawa Prince Shopping Plaza yang berada di dekat danau. Untuk menjangkau lebih banyak tempat, pilihlah sepeda sebagai kendaraan selama menjelajahi Kyu-Karuizawa. Udara sejuk dan jalur rindang akan membuat perjalanan terasa lebih santai.
5. Takayama dan Shirakawa-go, Prefektur Gifu

Desa bersejarah dengan rumah beratap jerami bergaya Gassho-zukuri ini tetap terlihat menawan saat musim panas. Hamparan sawah hijau yang mengelilingi permukiman membuat suasana pedesaan terasa semakin asri. Di sepanjang jalan, saluran kecil berisi air pegunungan yang jernih menjadi tempat ikan koi berenang.
Setelah menjelajahi desa, lanjutkan perjalanan menuju kawasan Sanmachi Suji di kota tua Takayama. Kamu bisa menikmati suasana sore sambil mencicipi daging sapi panggang Hida yang terkenal lembut. Perpaduan arsitektur tradisional dan kuliner lokal akan membuat perjalanan musim panasmu semakin berkesan.
Kamu tidak harus bertahan di tengah panasnya kota besar saat berlibur ke Jepang. Banyak destinasi dataran tinggi yang menawarkan udara sejuk dan pemandangan yang menenangkan. Persiapkan perjalanan dengan matang agar liburan terasa lebih menyenangkan.




![[QUIZ] Destinasi Liburan yang Cocok untuk Si Leo](https://image.idntimes.com/post/20250518/1000126132-c2ecb0dc18ebd5851d4f4516c056b80a.jpg)

![[QUIZ] Dari Lagu Kanye West Favoritmu, Kami Tahu Liburan Impianmu](https://image.idntimes.com/post/20260727/upload_448920b3bde7615adb144e4d908a4e59_4ca625cc-8091-4afa-a12d-5fc8df523064.jpg)





![[QUIZ] Dari Film Spider-Man Favoritmu, Kami Tahu Wisata Impianmu](https://image.idntimes.com/post/20260730/upload_921f9c385e65093b8f356b4e91cbd1fc_5314a376-c667-46b2-8cb0-0ada0b615296.jpg)









