Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Do’s and Don’ts selama Naik Kapal Pesiar, Penumpang Wajib Tahu!

Do’s and Don’ts selama Naik Kapal Pesiar, Penumpang Wajib Tahu!
Potret kapal pesiar (pixabay.com/addesia)

Liburan dengan kapal pesiar atau cruise selama ini identik dengan pengalaman mewah dan menyenangkan. Penumpang bisa menikmati fasilitas lengkap, pemandangan laut lepas, hingga singgah ke berbagai destinasi eksotis dalam satu perjalanan.

Namun, di balik kenyamanan tersebut, perjalanan kapal pesiar juga memiliki risiko yang perlu diperhatikan, terutama terkait kesehatan dan keselamatan selama berada di tengah laut dalam waktu lama. Seperti yang terjadi baru-baru ini, dunia tengah menyoroti penyebaran Hantavirus yang terjadi di kapal pesiar ekspedisi MV Hondius.

Kasus ini pertama kali mencuat setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menerima laporan terkait klaster penyakit pernapasan berat pada 2 Mei 2026. Kapal ekspedisi yang membawa 147 penumpang dan kru dari 23 negara itu diketahui sedang melakukan pelayaran panjang melintasi Amerika Selatan hingga Antartika sebelum sejumlah penumpang mulai jatuh sakit.

Awalnya, beberapa penumpang mengalami gejala seperti demam dan gangguan pencernaan. Namun, kondisi tersebut kemudian berkembang menjadi pneumonia, sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS), hingga syok. Situasi semakin serius setelah tiga penumpang kapal telah meninggal dunia dan beberapa lainnya sakit atau menunjukkan gejala setelah MV Hondius berlayar dari Argentina sekitar sebulan lalu.

Kasus tersebut membuat banyak orang kembali sadar bahwa perjalanan kapal pesiar bukan hanya soal menikmati liburan, tetapi juga tentang menjaga kesehatan, kebersihan, dan mematuhi aturan selama pelayaran berlangsung. Untuk itu, kamu perlu memahami beberapa do’s and don’ts selama naik kapal pesiar atau cruise, agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Table of Content

1. Do: selalu jaga kebersihan tangan dan kesehatan tubuh

1. Do: selalu jaga kebersihan tangan dan kesehatan tubuh

Lingkungan kapal pesiar membuat banyak orang berada dalam satu area tertutup selama berhari-hari. Oleh karena itu, menjaga kebersihan diri menjadi hal yang sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit. Biasakan mencuci tangan menggunakan sabun setelah menyentuh fasilitas umum, sebelum makan, maupun setelah kembali dari area luar kapal.

Selain itu, bawalah perlengkapan pribadi seperti masker, obat-obatan pribadi, hand sanitizer, hingga vitamin untuk menjaga kondisi tubuh selama perjalanan. Jika merasa kurang sehat, sebaiknya segera melapor ke pusat kesehatan kapal, agar bisa mendapat penanganan lebih cepat.

2. Don’t: mengabaikan prosedur keselamatan kapal

Potret kapal pesiar
Potret kapal pesiar (pixabay.com/ThomasWolter)

Banyak penumpang menganggap sesi briefing keselamatan sebagai formalitas semata. Padahal, informasi tersebut sangat penting untuk diketahui sebelum kapal berlayar. Biasanya kru akan menjelaskan lokasi jaket pelampung, jalur evakuasi, titik kumpul darurat, hingga prosedur keselamatan saat terjadi situasi tertentu.

Jangan menyepelekan aturan keselamatan, termasuk larangan memasuki area terbatas atau bermain terlalu dekat dengan pagar kapal. Laut terbuka memiliki risiko yang tidak bisa diprediksi, sehingga penumpang perlu tetap waspada meski suasana liburan terasa santai.

3. Do: patuhi aturan imigrasi dan jadwal kapal

Kapal pesiar umumnya akan singgah di beberapa negara atau kota selama perjalanan berlangsung. Jadi, pastikan dokumen perjalanan seperti paspor, visa, maupun kartu identitas selalu tersimpan dengan aman dan mudah diakses.

Selain itu, disiplin terhadap jadwal keberangkatan kapal juga wajib diperhatikan. Jangan sampai terlambat kembali ke kapal setelah city tour atau berjalan-jalan di pelabuhan. Kapal pesiar biasanya memiliki jadwal ketat dan tidak akan menunggu penumpang yang telat.

4. Don’t: membawa barang terlarang atau berlebihan

Potret kapal pesiar
Potret kapal pesiar (pixabay.com/hpgruesen)

Setiap operator kapal pesiar memiliki aturan tersendiri mengenai barang bawaan penumpang. Umumnya, benda berbahaya seperti senjata tajam, narkotika, hingga alat elektronik tertentu tidak diperbolehkan dibawa ke atas kapal.

Selain itu, hindari membawa barang terlalu banyak, agar perjalanan lebih praktis. Kabin kapal pesiar biasanya memiliki ruang terbatas, sehingga membawa koper berlebihan justru bisa membuat mobilitas menjadi kurang nyaman selama pelayaran.

5. Do: hormati sesama penumpang dan kru kapal

Naik kapal pesiar berarti berbagi ruang dengan banyak orang dari berbagai negara dan budaya. Menjaga etika selama berada di kapal menjadi hal penting demi menciptakan suasana yang nyaman untuk semua penumpang.

Hindari membuat keributan di area publik, menyerobot antrean buffet, atau berbicara terlalu keras terutama pada malam hari. Jangan lupa untuk menghormati kru kapal yang bekerja hampir 24 jam demi memastikan perjalanan seluruh penumpang tetap aman dan menyenangkan.

6. Don’t: terlalu memaksakan aktivitas selama pelayaran

Potret kapal pesiar
Potret kapal pesiar (pexels.com/Samson Bush)

Banyak kapal pesiar menawarkan berbagai aktivitas menarik, mulai dari pesta, olahraga air, pertunjukan hiburan, hingga wisata darat. Meski seru, jangan sampai terlalu memaksakan tubuh untuk mengikuti semua kegiatan sekaligus.

Kurang istirahat dan kelelahan justru bisa membuat kondisi tubuh menurun selama perjalanan. Sebaiknya atur jadwal aktivitas dengan seimbang agar tubuh tetap fit dan liburan terasa lebih maksimal.

Itu dia beberapa do’s and don’ts naik kapal pesiar yang perlu kamu pahami. Naik kapal pesiar memang bisa menjadi pengalaman liburan yang berkesan sekali seumur hidup. Namun, kenyamanan perjalanan juga perlu diimbangi dengan kesadaran menjaga kesehatan, keselamatan, dan etika selama berada di atas kapal. Setuju?

Selamat berlayar!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Related Articles

See More

Do’s & Dont’s Melihat Festival Lampion Candi Borobudur

09 Mei 2026, 19:30 WIBTravel