Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Itinerary Long Weekend Singapura buat yang Budget Liburannya Mepet Banget

Itinerary Long Weekend Singapura buat yang Budget Liburannya Mepet Banget
Singapura (commons.wikimedia.org/Jakub Hałun)

Singapura sering langsung dicoret dari daftar liburan begitu orang mulai menghitung perkiraan biayanya. Reputasinya sebagai salah satu kota termahal di Asia memang bukan isapan jempol dan bisa bikin ciut sebelum sempat riset lebih jauh. Padahal, kota ini punya jaringan transportasi publik yang sangat efisien, banyak destinasi gratis berkualitas tinggi, dan pilihan makan murah yang tidak kalah enak dari restoran berbintang.

Kuncinya ada di perencanaan yang cermat sejak sebelum berangkat, bukan sekadar berharap bisa berhemat di tempat. Tiga hari di Singapura dengan budget mepet bukan berarti perjalanan yang membosankan atau penuh pengorbanan. Coba ikuti itinerary berikut dan buktikan sendiri bahwa Singapura tetap bisa dinikmati tanpa harus menguras tabungan.

1. Begitu tiba di Singapura langsung ke Little India

Little India
Little India (commons.wikimedia.org/Stefano Vigorelli)

Begitu tiba di Bandara Changi, hindari godaan naik taksi atau ride-hailing (transportasi online) seperti Grab karena MRT (kereta bawah tanah cepat) dari Changi ke pusat kota hanya sekitar 2 dolar Singapura menggunakan kartu EZ-Link. Kartu ini adalah kartu uang elektronik prabayar yang bisa digunakan untuk membayar bus dan kereta. Kamu bisa membelinya di stasiun MRT Changi Airport dengan harga sekitar 10 dolar Singapura sudah termasuk saldo awal. Kartu ini wajib dimiliki sejak hari pertama untuk menekan biaya transportasi karena tarifnya jauh lebih murah dibanding membeli tiket harian.

Dari stasiun MRT, arahkan perjalanan pertama ke Little India yang merupakan salah satu kawasan paling berwarna dan paling terjangkau di Singapura. Kawasan ini penuh toko rempah, kain, dan aksesori dengan harga yang jauh lebih murah dibanding area wisata lainnya. Untuk makan siang, cari Hawker Centre (pusat jajanan kuliner luar ruangan yang murah meriah) di sekitar Tekka Centre. Di sana banyak penjual nasi briyani, roti prata, dan berbagai hidangan India dengan harga mulai dari 3 dolar Singapura sampai 5 dolar Singapura per porsi.

2. Sore hari habiskan waktu Gardens by the Bay karena gratis

Gardens by the Bay
Gardens by the Bay (commons.wikimedia.org/Dietmar Rabich)

Gardens by the Bay sering diasosiasikan dengan tiket mahal karena memang ada beberapa area berbayar di dalamnya seperti Cloud Forest dan Flower Dome. Tapi taman luarnya yang disebut Outdoor Gardens bisa dinikmati sepenuhnya tanpa biaya masuk sama sekali. Supertree Grove (pohon raksasa buatan yang ikonik), OCBC Skyway yang terlihat dari bawah, dan hamparan taman tematik semuanya bisa dinikmati gratis dari pagi hingga tengah malam.

Datang sore hari sekitar pukul 6 adalah waktu terbaik karena suhu mulai turun dan cahaya senja membuat Supertree terlihat sangat dramatis sebelum lampu-lampunya menyala. Setiap malam sekitar pukul 19.45 dan 20.45 ada pertunjukan cahaya gratis bernama Garden Rhapsody di Supertree Grove yang berdurasi sekitar sepuluh menit. Tidak perlu registrasi atau tiket apa pun untuk menonton, cukup datang dan cari posisi yang nyaman di rerumputan sekitarnya.

3. Sarapan di Chinatown lalu pergi ke Sri Mariamman Temple

Chinatown Complex Food Centre
Chinatown Complex Food Centre (commons.wikimedia.org/KimonBerlin)

Chinatown adalah kawasan wajib buat pelancong dengan budget terbatas karena konsentrasi hawker centre-nya sangat tinggi dan harganya termasuk paling murah di Singapura. Chinatown Complex Food Centre di lantai dua Chinatown Complex adalah salah satu pusat kuliner terbesar dan tertua di kota ini. Beberapa kedai di sini bahkan sudah mendapat pengakuan Michelin Bib Gourmand, yaitu penghargaan untuk tempat makan yang menyajikan makanan lezat dengan harga yang terjangkau.

Setelah sarapan, jalan kaki sebentar ke Sri Mariamman Temple yang merupakan kuil Hindu tertua di Singapura dan bebas dikunjungi tanpa biaya masuk. Arsitektur Gopuram (menara gerbang kuil Hindu yang menjulang tinggi) di sini sangat megah dengan detail ukiran dewa-dewi yang sangat rinci. Tidak jauh dari sana ada Masjid Jamae dan Buddha Tooth Relic Temple yang juga gratis dikunjungi sehingga dalam radius berjalan kaki yang dekat kamu sudah bisa melihat tiga tempat ibadah dari tradisi berbeda.

4. Merlion Park dan Marina Bay tak perlu bayar sepeser pun

Merlion Park
Merlion Park (commons.wikimedia.org/Ashwin Kumar)

Kawasan Marina Bay sepenuhnya bisa dinikmati tanpa mengeluarkan uang selama tidak masuk ke area berbayar seperti Sky Park di atas hotel Marina Bay Sands. Merlion Park, jembatan pejalan kaki Helix Bridge, dan Esplanade semuanya gratis dan menawarkan pemandangan Skyline (pemandangan garis langit yang dibentuk oleh gedung-gedung tinggi) Singapura yang sangat ikonik.

Sore hingga malam adalah waktu terbaik di sini karena pemandangan gedung-gedung berubah semakin dramatis seiring langit menggelap. Pertunjukan laser gratis bernama Spectra digelar setiap malam Jumat dan Sabtu pukul 20.00 dan 21.00 di depan Marina Bay Sands. Untuk makan malam, kamu bisa berjalan kaki sekitar sepuluh menit ke Lau Pa Sat, sebuah pasar bersejarah yang kini menjadi pusat kuliner malam dengan suasana klasik.

5. Tutup liburan di Pulau Ubin sehari penuh dengan budget minimal

Pulau Ubin
Pulau Ubin (commons.wikimedia.org/Zairon)

Hari terakhir idealnya dipakai untuk mengunjungi Pulau Ubin, sebuah pulau kecil di timur laut Singapura yang suasananya terasa seperti Singapura di masa lalu. Untuk sampai ke sana, naik MRT ke stasiun Tanah Merah, sambung bus ke Changi Village, dan cari dermaga Bumboat (kapal kayu kecil tradisional). Tarifnya hanya 4 dolar Singapura per orang untuk sekali jalan. Perjalanan laut ini hanya sekitar sepuluh menit dan kapal akan berangkat jika jumlah penumpang sudah terkumpul dua belas orang.

Di dalam pulau tidak ada mal atau kafe kekinian. Aktivitas utamanya adalah bersepeda mengelilingi pulau dengan menyewa sepeda seharga 10 dolar Singapura sampai 15 dolar Singapura per hari. Kawasan Chek Jawa Wetlands di ujung timur pulau adalah tujuan wajib karena menawarkan pemandangan hutan bakau dan pantai berbatu yang alami. Ini adalah sisi lain Singapura yang sangat kontras dengan kemewahan gedung pencakar langit di pusat kota.

Singapura murah atau mahal sangat bergantung pada pilihan yang dibuat sejak sebelum berangkat. Dengan rute seperti ini, tiga hari di sana bisa dijalankan dengan biaya yang jauh lebih rendah dari perkiraan kebanyakan orang. Jangan biarkan reputasinya sebagai kota mahal menghalangi kamu untuk akhirnya benar-benar datang dan membuktikannya sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Related Articles

See More

Itinerary Long Weekend Singapura buat yang Budget Liburannya Mepet Banget

09 Mei 2026, 09:45 WIBTravel