- Kategori 1, keterlambatan 30-60 menit: penumpang mendapatkan kompensasi berupa minuman ringan.
- Kategori 2, keterlambatan 60-120 menit: penumpang mendapatkan kompensasi berupa snack box dan minuman.
- Kategori 3, keterlambatan 121-180 menit: penumpang mendapatkan makanan berat (heavy meal) dan minuman.
- Kategori 4, keterlambatan 181-240 menit: kompensasi berupa makanan ringan, makanan berat, dan minuman.
- Kategori 5, keterlambatan lebih dari 240 menit: kompensasi berupa uang tunai sebesar Rp300.000.
- Kategori 6, pembatalan penerbangan: penumpang dapat dialihkan ke penerbangan berikutnya atau mendapatkan pengembalian seluruh biaya tiket (refund).
4 Hak Penumpang dan Kompensasi yang Diterima jika Penerbangan Batal

- Penumpang berhak mendapat informasi jelas soal pembatalan melalui maskapai, serta arahan mengenai pilihan pengalihan penerbangan atau pengembalian tiket.
- Jika tetap bepergian, maskapai wajib membantu menjadwalkan ulang penerbangan. Jika tidak, penumpang dapat memilih refund penuh, termasuk opsi voucher, dengan proses sekitar 30–90 hari kerja.
- Permenhub PM 89/2015 mengatur kompensasi delay, dari minuman hingga Rp300.000 untuk keterlambatan lebih 240 menit; pembatalan memberi opsi penerbangan pengganti atau refund.
Penerbangan yang dibatalkan menjadi salah satu momen paling menyebalkan bagi penumpang. Biasanya hal ini terjadi karena beberapa faktor. Mulai dari cuaca buruk, masalah teknis serius pada pesawat, hingga bencana, seperti erupsi Gunung Anak Krakatau yang melanda Indonesia baru-baru ini. Meski tujuannya demi keamanan, tetap saja penumpang menjadi pihak yang paling dirugikan.
Ngomong-ngomong soal kerugian, belum banyak orang yang tahu kalau penumpang yang penerbangannya dibatalkan berhak mendapatkan kompensasi dari maskapai. Di Indonesia, hal tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 89 Tahun 2015 tentang Penanganan Keterlambatan Penerbangan pada Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal.
Lantas, hak dan kompensasi apa yang bisa didapatkan oleh penumpang jika penerbangannya batal? Berikut rinciannya!
1. Informasi yang jelas mengenai pembatalan

ilustrasi penumpang berdiri di depan papan informasi keberangkatan (unsplash.com/Erik Odiin) Sebagai penumpang, kamu jelas memiliki semua hak untuk tahu alasan di balik pembatalan penerbanganmu. Pembatalan penerbangan sebenarnya bisa diketahui dari papan informasi keberangkatan yang ada di ruang tunggu bandara. Meski begitu, informasi mengenai pembatalan ini juga biasanya dikirim oleh pihak maskapai melalui email atau SMS, aplikasi pemesanan tiket, atau situs resmi maskapai penerbangan.
Selain itu, di bandara, kamu juga bisa mendatangi petugas dari maskapai terkait untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pembatalan tersebut dan mendapatkan arahan mengenai opsi apa saja yang tersedia. Termasuk jika kamu ingin refund tiket penerbangan atau mengalihkannya ke penerbangan lain.
2. Reschedule ke penerbangan lain

ilustrasi penumpang menumpuk di bandara karena pembatalan penerbangan (unsplash.com/hiurich granja) Hanya karena penerbangan kali ini gagal, bukan berarti tiketmu akan hangus. Setelah mendapatkan informasi pasti bahwa penerbangan dibatalkan karena suatu alasan, kamu dapat menghubungi maskapai terkait untuk mendapatkan solusi terbaik. Salah satunya adalah mencarikan jadwal penerbangan pengganti.
Jika kamu masih mau melanjutkan penerbangan, pihak maskapai wajib membantu kamu memesan ulang penerbangan lain sebagai bagian dari kompensasi yang mereka berikan. Gak asal pesan, pihak maskapai akan berusaha mencari jadwal keberangkatan lain yang paling sesuai dengan kebutuhanmu di hari itu atau hari selanjutnya.
3. Pengembalian dana penuh

ilustrasi seorang perempuan memegang uang (unsplash.com/Alexander Grey) Jadwal penerbangan pengganti bukan satu-satunya opsi yang bisa ditawarkan oleh maskapai. Jika ternyata setelah pembatalan kamu gak ingin melanjutkan penerbangan, kamu memiliki hak untuk mendapatkan pengembalian dana atas tiket yang sudah kamu bayarkan.
Menariknya, pengembalian dana ini gak selalu harus dalam bentuk uang tunai. Yap, kamu tetap mendapatkan uangmu kembali. Namun, di sisi lain, kamu juga mendapatkan pilihan pengembalian dana dalam bentuk voucher yang bisa digunakan untuk pembelian tiket pesawat di masa depan.
Sayangnya, untuk mendapatkan dana kembali, kamu harus sedikit bersabar. Pasalnya, proses pengembalian dana biasanya gak selesai dalam 1 hari, melainkan membutuhkan waktu antara 30-90 hari kerja.
4. Berbagai fasilitas tambahan

ilustrasi seorang pria memegang lunch box (unsplash.com/Defrino Maasy) Dalam banyak kasus, penerbangan gak selalu langsung dibatalkan. Sebelum dibatalkan secara resmi, penerbangan kadang mengalami penundaan atau delay selama 1 jam atau bahkan lebih. Untuk kondisi seperti ini, penumpang berhak mendapatkan berbagai fasilitas tambahan dari maskapai untuk menunjang kenyamanan mereka selama waktu tunggu.
Jenis fasilitasnya pun berbeda, tergantung pada kategori keterlambatannya. Dalam Pasal 3 Permenhub PM 89/2015 mengklasifikasikan keterlambatan dalam enam kategori yang berbeda, yaitu:
Di situasi tertentu, pihak maskapai juga biasanya akan memberikan tempat untuk beristirahat jika delay berlangsung selama lebih dari 6 jam dan membuat penumpang terpaksa menginap di bandara.
Ketika bepergian, kebanyakan orang hanya fokus mendapatkan tiket tanpa mempelajari hal lain. Alhasil, ketika sesuatu yang gak diinginkan terjadi, situasi tersebut membuat mereka kalang kabut. Padahal, jika kamu mempelajari peraturan yang ada di setiap maskapai, kamu bisa mendapatkan banyak keuntungan. Termasuk berbagai kompensasi saat penerbanganmu delay atau dibatalkan.




















