Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Berapa Lama Boleh Istirahat di Rest Area Tol? Cek Aturannya!
ilustrasi rest area (unsplash.com/K Munggaran)
  • Saat musim mudik atau arus padat, pengendara disarankan istirahat maksimal 30 menit di rest area agar sirkulasi kendaraan tetap lancar dan tidak menimbulkan antrean panjang.
  • Di hari normal, batas waktu parkir di rest area tol umumnya hingga 3 jam untuk memberi kesempatan makan, ibadah, dan istirahat tanpa mengganggu pengguna lain.
  • Jika rest area penuh, pengendara dianjurkan keluar ke jalan arteri terdekat atau memanfaatkan hotel resmi di rest area tipe A untuk beristirahat lebih lama secara aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Siapa, nih, yang kalau lagi road trip atau mudik paling semangat mampir ke rest area? Rasanya belum lengkap kalau belum melipir sejenak buat meluruskan kaki, jajan camilan, atau sekadar ke toilet. Namun, pernah gak kamu kepikiran, sebenarnya ada batas waktunya gak, sih, kalau mau berhenti di rest area?

Ternyata, istirahat di tol itu gak boleh sembarangan. Kamu gak bisa parkir seharian penuh, apalagi sampai menginap di dalam mobil tanpa aturan. Selain demi kenyamanan bersama, ada regulasi yang mengatur agar sirkulasi kendaraan tetap lancar dan gak memicu kemacetan panjang di pintu masuk rest area.

Biar kamu gak bingung dan tetap aman selama perjalanan, simak penjelasan lengkap mengenai durasi berapa lama boleh istirahat di rest area tol saat bepergian berikut ini,. Jangan dilanggar, ya!

1. Batas waktu 30 menit saat musim mudik atau lonjakan arus

ilustrasi jalan tol (unsplash.com/Thomas Khant)

Pernahkah kamu terjebak antrean masuk rest area sampai mengular ke bahu jalan tol? Nah, kondisi ini biasanya terjadi saat musim mudik Lebaran, libur Natal, atau long weekend. Di saat-saat padat seperti ini, pengelola tol biasanya memberlakukan imbauan khusus bagi para pengendara.

Disarankan bagi kamu untuk beristirahat maksimal selama 30 menit saja. Mengapa singkat sekali? Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan bagi pengendara lain yang juga butuh istirahat. Kalau kamu nongkrong terlalu lama, area parkir akan cepat penuh dan menyebabkan kemacetan parah di akses masuk. Jadi, gunakan waktu 30 menit ini seefektif mungkin untuk ke toilet, ibadah, atau membeli makanan yang bisa dibawa ke mobil.

2. Aturan normal: maksimal parkir hingga 3 jam

ilustrasi mobil parkir (unsplash.com/Nima Sarram)

Jika kamu bepergian di hari-hari biasa alias bukan musim libur yang padat, aturannya sedikit lebih longgar. Berdasarkan peraturan umum yang sering diterapkan di berbagai ruas tol, batas maksimal parkir di rest area adalah 3 jam.

Waktu ini dianggap sudah sangat cukup bagi kamu untuk makan siang dengan tenang, beristirahat sejenak agar kantuk hilang, dan mengecek kondisi kendaraan. Meskipun durasinya lebih lama, pastikan kamu tidak menggunakan area parkir untuk tidur terlalu lama di dalam mobil yang mesinnya menyala, ya. Selain melanggar batas waktu, hal ini juga berbahaya bagi kesehatan karena risiko menghirup gas karbon monoksida.

3. Solusi jika rest area sudah penuh sesak

ilustrasi mobil parkir (unsplash.com/Ink Spaces)

Ada kalanya kamu sudah sangat lelah, tapi ternyata rest area yang dituju sudah penuh dan ditutup oleh petugas. Jika ini terjadi, jangan memaksakan diri untuk parkir di bahu jalan tol karena itu sangat berbahaya dan melanggar hukum.

Langkah terbaik yang bisa kamu lakukan adalah keluar ke jalan arteri melalui gerbang tol terdekat. Di luar jalan tol, biasanya banyak tersedia tempat makan, masjid, atau SPBU yang lebih lengang. Kamu bisa beristirahat sepuasnya di sana tanpa perlu khawatir dibatasi waktu.

Setelah badan kembali segar, kamu tinggal masuk kembali ke dalam tol untuk melanjutkan perjalanan. Ingat, keselamatan kamu adalah prioritas nomor satu dibandingkan sekadar menghemat saldo e-toll.

4. Memanfaatkan fasilitas hotel di rest area

ilustrasi hotel (unsplash.com/Jasper Bennett)

Kamu butuh istirahat lebih dari 3 jam karena perjalanan antarprovinsi yang sangat jauh? Jangan khawatir, saat ini beberapa rest area tipe A di Indonesia sudah memiliki fasilitas hotel atau penginapan resmi.

Dengan adanya fasilitas ini, kamu diperbolehkan beristirahat lebih lama dan tidur dengan lebih berkualitas di atas kasur yang nyaman. Namun, perlu diingat, penggunaan hotel ini tetap diatur secara profesional oleh pengelola. Kamu harus melakukan check-in secara resmi dan memarkirkan kendaraan di tempat yang sudah disediakan khusus tamu hotel. Ini adalah pilihan paling tepat kalau kamu merasa tidak sanggup mengemudi dan butuh tidur sebelum melanjutkan sisa perjalanan ratusan kilometer di depan.

Nah, sekarang kamu sudah tahu, kan, berapa lama waktu ideal untuk beristirahat di tol? Selalu ingat untuk tidak egois saat berada di fasilitas umum agar semua orang bisa merasa nyaman. Kalau kamu merasa sudah mulai mengantuk, jangan dipaksakan. Segera cari rest area terdekat dan gunakan waktu istirahat kamu dengan bijak. Selamat berkendara dan semoga perjalanan kamu menyenangkan sampai tujuan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team