5 Tempat Merayakan Galungan Paling Meriah di Bali

Hari Raya Galungan selalu menjadi salah satu momen paling dinanti umat Hindu di Bali. Selama perayaan ini, setiap sudut Pulau Dewata bersolek dengan sangat megah, cantik, dan sarat akan nuansa spiritual. Deretan penjor yang dihias indah berdiri gagah nan cantik di depan rumah warga dan bangunan-bangunan, membuat siapa pun mengaguminya.
Bagi wisatawan yang kebetulan berada di Bali saat Hari Raya Galungan, momen ini merupakan kesempatan emas untuk menyaksikan langsung momen tersebut. Pasti penasaran dan pengin merasakan langsung esensi perayaan yang paling ini, kan?
Berikut IDN Times bagikan rekomendasi tempat merayakan Galungan paling meriah di Bali yang wajib kamu kunjungi. Simak sampai habis, ya!
Table of Content
1. Desa Penglipuran, Bangli

Desa Penglipuran merupakan salah satu desa adat atau desa wisata yang sangat populer di Bali. Pernah dinobatkan sebagai salah satu desa terbersih di dunia, desa yang terletak di Kabupaten Bangli ini menjadi tempat paling meriah untuk merasakan kemeriahan Galungan.
Penjor-penjor akan dipasang dengan sangat rapi di depan rumah penduduk sekaligus jalan desa. Menjelang upacara, biasanya ada para wanita desa berjalan secara beriringan sambil menjunjung banten atau gebogan (sesajen buah dan bunga yang menjulang tinggi) di atas kepala menuju ke pura desa. Mereka mengenakan kebaya dengan warna senada, sehingga terlihat kompak dan cantik.
Wisatawan diperbolehkan untuk menyaksikan dan mengabadikan momen sakral ini, asalkan tetap menjaga sopan santun dan mengenakan kain atau kamen tradisional. Setelah prosesi sembahyang selesai, suasana desa akan berubah menjadi lebih santai pada sore hari.
2. Pura Besakih, Karangasem

Selanjutnya, kamu bisa mengunjugi pura atau tempat ibadah umat Hindu terbesar di Bali, yakni Pura Besakih, di Karangasem. Tempat ini menawarkan atmosfer perayaan Galungan yang sangat meriah dan dipadati puluhan ribu umat dari seluruh pelosok pulau. Tangga yang menjulang tinggi akan dipenuhi lautan manusia berpakaian adat putih berpadu dengan latar belakang gunung yang sakral.
Saat Galungan, seluruh area Pura Penataran Agung (pusat dari kompleks Besakih) akan dihiasi kain-kain wastra suci berwarna kuning, putih, dan hitam, serta umbul-umbul yang berkibar. Setiap sudut pura juga dipenuhi dengan gebogan dan sesajen yang ditata rapi. Harumnya jutaan dupa yang dibakar secara bersamaan menguarkan aroma unik yang menyelimuti seluruh kompleks pura.
3. Pura Tirta Empul, Gianyar

Pura Tirta Empul yang berada di Tampaksiring, Gianyar, menjadi destinasi spiritual yang tak pernah sepi pengunjung, terutama saat Galungan tiba. Pura yang terkenal dengan sumber mata air suci kunonya ini menjadi tujuan utama bagi ribuan umat Hindu dari berbagai pelosok Bali untuk melakukan ritual melukat (pembersihan diri secara lahir dan batin). Mereka rela mengantre agar bisa membasuh diri di bawah pancuran dan berendam kolam air suci.
Saat Hari Raya Galungan, area pelataran suci pura dibalut oleh kain adat dan sesajen yang dibawa umat Hindu yang hendak sembahyang. Setelah melakukan pembersihan diri di kolam luar, mereka akan melanjutkan ritual sembahyang bersama di area utama pura untuk memohon keselamatan dan kedamaian alam semesta.
4. Pura Luhur Uluwatu, Badung

Pura Luhur Uluwatu menyuguhkan kombinasi antara kemeriahan ritual Galungan dengan keindahan laut. Pura tersebut berdiri kokoh di atas tebing batu karang terjal yang menghadap langsung ke Samudra Hindia. Saat Galungan tiba, jalur setapak di sepanjang tebing yang biasanya dipenuhi turis berganti fungsi menjadi jalur sakral yang dilewati iring-iringan umat Hindu yang hendak sembahyang di pura.
Selain itu, dekorasi janur dan kain suci yang dipasang di bangunan pura menambah kesan estetik. Kawanan monyet ekor panjang akan terlihat berbaur dengan warga di sekitar area pelataran luar dan menciptakan pemandangan yang unik. Menjelang sore hari, semburat warna oranye keemasan di langit akan menjadi latar yang sangat magis dan cantik.
5. Ubud, Gianyar

Dikenal sebagai salah satu pusat kesenian dan budaya Bali, Ubud bertransformasi menjadi panggung festival budaya yang luar biasa meriah saat Galungan. Di sepanjang jalan utama, seperti Jalan Raya Ubud, Jalan Hanoman, dan kawasan Monkey Forest, wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan penjor raksasa yang melengkung indah.
Salah satu daya tarik paling meriah di Ubud saat perayaan Galungan adalah adanya tradisi ngelawang di jalanan dan beberapa sudut tempat. Ngelawang adalah pertunjukan seni berupa arak-arakan barong sambil diiringi tabuhan gamelan yang dinamis. Tradisi ini dipercaya dapat mengusir roh jahat, sekaligus mendatangkan berkah, keberuntungan, dan hiburan bagi masyarakat sekitar.
Nah, itu dia rekomendasi tempat merayakan Galungan paling meriah di Bali. Masing-masing tempat akan memberikan pengalaman berbeda. Jika kamu berniat mengunjunginya, tetap patuhi peraturan yang berlaku dan selalu kenakan outfit yang sopan, ya!






![[QUIZ] Berdasarkan Snack Favoritmu, Cobalah Museum Date di Sini!](https://image.idntimes.com/post/20260203/pexels-gu-ko-2150570603-31827104_519814ba-bd3d-4b5a-b60f-f28a7666e348.jpg)
![[QUIZ] Cari Tahu Destinasi Liburan Sekolah Gratis di Jakarta untukmu!](https://image.idntimes.com/post/20260603/upload_82b86b8ef7075d38610dfcd61bbf88f6_8c4b9294-f966-4a4e-b4bd-4437c470a9e2_watermarked_idntimes-2.jpg)
![[QUIZ] Destinasi Liburan Sekolah Sesuai Karakter KPop Demon Hunters Favoritmu](https://image.idntimes.com/post/20250822/upload_61e77951a214e8d84c970953a911b012_231ac140-907d-4609-8875-2653c1ba3f01.jpg)









