Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cara ke Waduk Gajah Mungkur dari Yogyakarta Naik Transportasi Umum

Cara ke Waduk Gajah Mungkur dari Yogyakarta Naik Transportasi Umum
Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri (commons.wikimedia.org/Rassendrya)
  • Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri jadi destinasi tenang dari Yogyakarta dengan aktivitas seperti naik perahu, jembatan kaca, mini zoo, dan kulineran di Pasar Wonogiri.
  • Perjalanan bisa ditempuh lewat KRL atau bus menuju Solo, lalu dilanjutkan dengan KA Batara Kresna atau TransJateng ke Wonogiri dengan tarif terjangkau.
  • Dari Stasiun atau Terminal Wonogiri, wisatawan dapat naik angkot oranye menuju Waduk Gajah Mungkur sekitar 7–8 km dengan tarif mulai Rp10 ribu per orang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kota Yogyakarta selalu dipadati wisatawan dari berbagai kota, terutama saat musim liburan atau long weekend. Jika kamu ingin suasana yang lebih sepi dan tenang, kamu bisa menempuh perjalanan ke luar kota di sekitar Yogyakarta. Salah satu tempat wisata yang patut masuk itinerary yakni Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri.

Waduk tersebut cukup luas untuk melakukan beragam aktivitas menarik, seperti naik perahu, menikmati pemandangan dari jembatan kaca, hingga berinteraksi dengan satwa di mini zoo. Selain itu, kamu bisa mampir ke Pantai Gading Purba atau kulineran di Pasar Wonogiri. Lokasinya dapat dijangkau dengan mudah dan cocok untuk perjalanan sehari tanpa perlu menginap. 

Kalau kamu mau ke sana, tapi enggan naik kendaraan pribadi, tak perlu khawatir! Berikut cara ke Waduk Gajah Mungkur dari Yogyakarta naik transportasi umum. Catat, ya!

  1. 1. Naik KRL atau bus dari Yogyakarta ke Solo

    Yogyakarta dan Solo telah dihubungkan dua moda transportasi umum utama, yakni KRL dan bus. Kamu bisa memilih salah satunya untuk perjalanan yang lebih nyaman. Sebelum menentukan mana yang sesuai, berikut ini penjelasannya.

    • Naik KRL.

    Kamu perlu naik KRL Yogyakarta–Palur dengan tarif Rp8.000 dari stasiun terdekat di Yogyakarta. Beberapa titik perhentiannya meliputi Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo, atau Brambanan. Selanjutnya, turun di Stasiun Purwosari, Solo, jika ingin melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Api (KA) Batara Kresna.

    Sebaiknya, berangkat sebelum pukul 08.00, supaya tidak ketinggalan kereta ke Wonogiri yang hanya punya dua jadwal keberangkatan per hari dari Kota Solo. Jika tidak ingin menunggu terlalu lama, bisa turun di Stasiun Solo Balapan dan lanjutkan perjalanan ke Terminal Tirtonadi. Kemudian, naik TransJateng atau bus ke Wonogiri.

    • Naik bus.

    Ada dua pilihan rute jika kamu memilih naik bus, yakni Yogyakarta–Solo dan Yogyakarta–Wonogiri. Keduanya berangkat dari Terminal Giwangan dengan durasi perjalanan yang berbeda. Namun, sama-sama berganti moda transportasi untuk menuju Waduk Gajah Mungkur.

    Rute Yogyakarta–Solo berarti kamu harus turun di Terminal Tirtonadi, lalu naik TransJateng. Sedangkan, rute Yogyakarta–Wonogiri akan berhenti di Terminal Giri Adipura. Kamu juga perlu melanjutkan perjalanan dengan naik minibus atau TransJateng.

  2. 2. Menuju ke Wonogiri naik KA Batara Kresna atau TransJateng

    Potret KA Batara Kresna
    Potret KA Batara Kresna (commons.wikimedia.org/Hamzz P)

    Perjalanan lebih praktis memang naik KRL yang dikombinasikan dengan KA Batara Kresna dari Stasiun Purwosari ke Stasiun Wonogiri. Tarifnya Rp4.000 yang dapat dibeli sepekan sebelum keberangkatan. Perlu diingat bahwa jeda jadwal antara pergi dan pulang terbatas, serta hanya ada dua keberangkatan per hari dari Solo maupun Wonogiri.

    Sedangkan, naik bus yang dikombinasikan dengan TransJateng punya keuntungan lain. Kamu bisa tiba lebih pagi dan leluasa untuk mengeksplorasi Waduk Gajah Mungkur. Tarifnya Rp5.000 untuk umum dan Rp1.000 bagi para buruh, veteran, pelajar, lansia, dan penyandang disabilitas.

    Setelah tiba di Terminal Tirtonadi, kamu bisa naik minibus atau TransJateng ke Terminal Tipe C Wonogiri (Shelter Minibus Wonogiri). Lain halnya jika kamu memilih naik bus Yogyakarta–Wonogiri, karena hanya sampai Terminal Giri Adipura (Tipe A). Kemudian, perlu beralih naik angkot atau TransJateng yang juga berhenti di sana, menuju Terminal Tipe C Wonogiri.

  3. 3. Lanjutkan dengan naik angkot ke Waduk Gajah Mungkur

    Setibanya di Stasiun Wonogiri, kamu masih harus melanjutkan perjalanan menggunakan angkot rute Terminal Angkota–Kecamatan Selogiri (PP). Angkot ini berwarna oranye, biasanya sudah mangkal di depan stasiun atau Pasar Wonogiri. Tarifnya mulai dari Rp10 ribu per orang untuk sekali perjalanan.

    Demikian pula jika kamu naik TransJateng atau minibus yang turun di Terminal Tipe C Wonogiri. Angkot dapat dibilang sebagai transportasi umum paling terjangkau yang akan mengantarkanmu ke Waduk Gajah Mungkur. Jaraknya sekitar 7–8 kilometer dari Terminal Tipe C Wonogiri maupun Stasiun Wonogiri. 

    Kamu dapat turun di dekat pintu masuk Waduk Gajah Mungkur atau spot lain seperti Pantai Gading Purba. Sebagian sopir angkot akan menawarkan perjalanan pergi dan pulang sekaligus dengan harga mulai Rp30 ribu per orang. Kamu bisa berhenti di kedua spot tersebut dan kembali ke stasiun atau Terminal Tipe C Wonogiri tanpa perlu bingung menunggu angkot lagi.

    Perjalanan panjang dari Yogyakarta ke Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, pun akan terbayar lunas dengan panorama yang memanjakan mata. Kamu dapat menjadikannya sebagai tujuan one day trip. Selamat merencanakan liburan ke Waduk Gajah Mungkur!

    FAQ Seputar Waduk Gajah Mungkur dari Yogyakarta Naik Transportasi Umum

    Berapa harga tiket masuk ke area objek wisata Waduk Gajah Mungkur?

    Harga tiket masuknya sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp10.000 per orang pada hari biasa (weekday). Harga tiket mungkin mengalami sedikit penyesuaian (sekitar Rp12.500–Rp15.000) saat hari libur nasional atau musim lebaran. Namun, biaya ini belum termasuk tiket wahana tambahan seperti kolam renang/waterboom atau sewa perahu.

    Jam berapa kawasan wisata Waduk Gajah Mungkur dibuka dan ditutup untuk umum?

    Area objek wisata resmi dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan loket pembelian tiket akan ditutup pada pukul 16.00 WIB. Sementara itu, kawasan wisatanya sendiri akan klir atau ditutup total pada pukul 17.00 WIB.

    Apakah ada kuliner khas yang wajib dicoba saat berada di area Waduk Gajah Mungkur?

    Wajib banget! Di sekitar waduk (terutama area kuliner sisi selatan) banyak warung makan yang menyajikan olahan ikan segar hasil tangkapan dari waduk itu sendiri. Menu paling populer yang harus kamu coba adalah Ikan Nila Bakar dan camilan renyah Wader Goreng.

    Apakah di lokasi wisata tersedia fasilitas akomodasi seperti tempat ibadah dan toilet yang memadai?

    Iya, fasilitas dasar di sana sudah cukup lengkap. Pengelola menyediakan area parkir yang luas, toilet umum, serta mushola yang bersih untuk pengunjung muslim yang ingin beribadah.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More