7 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan saat Liburan ke Thailand?

Thailand merupakan salah satu destinasi impian para traveler, termasuk wisatawan Indonesia. Lokasinya tidak terlalu jauh, biaya liburannya masih relatif terjangkau, ditambah suasananya yang ramah membuatnya menjadi destinasi favorit masyarakat Indonesia.
Warganya yang ramah dan selalu tersenyum membuat Thailand dijuluki Negeri Senyuman. Meski demikain, kita tetap harus ingat kalau setiap negara punya adat dan budaya yang berbeda. Di Thailand, sopan santun dan rasa hormat sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
Jadi, sebelum liburan ke sana, penting banget untuk memahami hal-hal yang gak boleh kamu lakukan, supaya terhindar dari masalah dan tidak menyalahi adat maupun norma kesantunan. Lantas, apa saja larangan yang tidak boleh kamu lakukan saat liburan ke Thailand? Yuk, simak informasi lengkapnya di bawah ini!
1. Hindari marah atau bersuara keras di tempat umum
Dalam budaya Thailand, sikap tenang dan tidak meninggikan suara menjadi hal yang penting. Bahkan, ketika menghadapi masalah, sebaiknya tidak meninggikan suara atau menunjukkan kemarahan di depan umum. Kehilangan kesabaran di depan umum sering dianggap sebagai kurangnya pengendalian diri dan dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman.
2. Jangan menyentuh atau duduk di patung Buddha

Patung Buddha dianggap sangat suci. Menyentuh, memanjat, atau duduk di atasnya, baik di kuil maupun ruang publik, akan dianggap sebagai perilaku tidak hormat. Hal ini bisa membuat kamu kena teguran keras atau masalah hukum. Pastikan selalu menjaga sikap saat berada di area ibadah, ya!
3. Batasi bermesraan di tempat umum
Meski ramah wisatawan, masyarakatnya cukup hati-hati soal bermesraan. Pegangan tangan masih oke, tetapi ciuman atau gestur intim lainnya akan dianggap tidak sopan dan bisa dinilai negatif.
4. Jangan menyentuh biksu
Hal ini menjadi aturan penting, terutama untuk para perempuan. Mereka dilarang melakukan kontak fisik langsung dengan biksu. Jika ingin memberikan sesuatu, cukup letakkan di suatu tempat, agar biksu bisa mengambilnya sendiri.
Begitu pula saat naik kereta atau bus di sana. Kursi dekat pintu biasanya untuk lansia, ibu hamil, dan biksu. Kalau kamu perempuan dan kursi di sebelah biksu kosong, sebaiknya jangan duduk di sana, agar menghindari bersentuhan.
5. Jangan melangkahi orang atau makanan
Melangkahi orang atau makanan dianggap tidak sopan. Usahakan untuk tidak melangkahi siapa pun, terutama di tempat ramai. Sikap ini dapat menyinggung perasaan, karena menandakan ketidakpedulian.
6. Jangan merokok dan vape sembarangan
Merokok dilarang di banyak area publik Thailand. Termasuk fasilitas olahraga, taman, pasar, hingga area pejalan kaki tertentu. Pelanggarnya bisa kena denda, lho.
Begitu pula dengan vape atau rokok elektrik yang dilarang di Thailand sejak 2014. Meski jarang ditangkap, kasusnya tetap ada. Bahkan ada wisatawan asing yang sampai dideportasi karena kedapatan membawa vape. Jadi, lebih baik hindari membawanya jika tidak perlu.
7. Jangan mengangkat atau menggeser barang dengan kaki
Bagi orang Thailand, kaki dianggap bagian tubuh paling rendah secara simbolis. Menunjukkan telapak kaki ke orang lain, mengangkat kaki ke kursi, atau menggeser barang dengan kaki dianggap tidak sopan. Jadi, kalau kamu duduk, pastikan kaki tetap di lantai dan tidak diarahkan ke orang lain atau benda suci, ya!
Itu dia beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat liburan ke Thailand. Meski terdengar sepele, aturan-aturan ini menunjukkan betapa pentingnya rasa hormat dalam budaya Thailand.

















