Kapan Waktu Terbaik Mendaki Carstensz Pyramid di Papua?

Carstensz Pyramid atau Puncak Jaya merupakan satu dari tiga puncak utama Pegunungan Jayawijaya, Papua. Memiliki ketinggian 4.884 mdpl, Carstensz Pyramid dikenal sebagai puncak tertinggi di Indonesia yang memiliki salju abadi. Puncak ini menjadi bagian dari Seven Summits di dunia.
Menaklukkan Carstensz Pyramid merupakan mimpi banyak pendaki. Dikarenakan medan pendakian yang cukup sulit dan ekstrim, dibutuhkan persiapan khusus sebelum memulai perjalanan. Selain itu, para pendaki juga harus tahu kapan waktu terbaik untuk melakukan pendakian.
Berikut informasi waktu terbaik dan waktu yang harus dihindari untuk mendaki Carstensz Pyramid di Papua.
1. Juni-September merupakan waktu terbaik

Bulan Juni-September merupakan puncak musim kemarau di Indonesia. Pada bulan-bulan ini, cuaca di Puncak Carstensz cenderung lebih stabil. Waktu terbaik untuk melakukan pendakian.
Saat musim kemarau, curah hujan juga cenderung lebih rendah. So, jalur pendakian menjadi lebih kering dan tidak licin sehingga memudahkan kamu untuk sampai ke puncak. Meski demikian, tetap waspada terhadap hujan harian.
2. Desember-Februari adalah waktu yang dihindari

Meski tidak tertulis dalam aturan pendakian, bulan Desember-Februari menjadi waktu yang baiknya dihindari untuk melakukan kegiatan pendakian di Carstensz. Diketahui Desember-Februari merupakan puncak musim hujan.
Pada bulan-bulan ini intensitas curah hujan lebih tinggi, badai salju juga sering terjadi. Jalur pendakian menjadi sangat licin dan tidak aman untuk dilalui. Sebagian besar porter juga sedang libur Nataru dan tidak melayani kegiatan pendakian.
3. Waktu summit Puncak Carstensz

Perjalanan dari basecamp Danau-danau menuju Puncak Carstensz membutuhkan waktu sekitar 6-12 jam. Disarankan untuk memulai pendakian dini hari (sekitar pukul 01.00-03.00 WIT) dan turun kembali pukul 14.00 WIT. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kabut tebal dan badai salju yang biasa datang tiba-tiba saat siang hingga sore hari.
Sekarang sudah tahu waktu terbaik untuk melakukan pendakian, bukan? Mengingat mendannya cukup sulit dan ekstrem, jangan lupa persiapkan fisik, mental, dan peralatan lengkap matang-matang, ya!


















