ilustrasi refund (unsplash.com/Atlantic Money)
Reschedule bisa dipilih jika kamu masih ingin melanjutkan perjalanan, tetapi membutuhkan jadwal baru setelah kondisi kembali memungkinkan. Refund lebih masuk akal jika perjalanan sudah tidak bisa dilanjutkan atau kamu tidak ingin mengambil risiko menunggu kepastian jadwal berikutnya. Sementara itu, re-route dapat menjadi pilihan jika tujuan masih bisa dicapai melalui bandara atau penerbangan lain yang disediakan maskapai.
Kalau kamu sudah berada di bandara ketika bencana mengganggu penerbangan, segera datangi konter maskapai dan tanyakan tiga hal, yaitu apakah penerbangan dibatalkan, kapan penerbangan pengganti tersedia, dan apakah perubahan tersebut dikenakan biaya.
Jangan buru-buru membeli tiket baru sebelum memastikan status tiket lama karena kamu mungkin masih mendapatkan penerbangan pengganti atau pilihan lain dari maskapai. Setelah mengajukan perubahan, simpan nomor pengajuan dan bukti komunikasi sampai ada kepastian mengenai perjalanan berikutnya atau pengembalian dana.
Jika mendapat beberapa pilihan tanggal baru, jangan hanya memilih penerbangan yang paling cepat. Periksa juga apakah bandara keberangkatan dan tujuan sudah kembali beroperasi serta apakah masih ada pemberitahuan resmi terkait bencana di wilayah tersebut. Dalam kondisi seperti ini, jadwal yang sedikit lebih jauh bisa menjadi pilihan lebih aman daripada harus kembali mengubah tiket karena gangguan yang sama.