Ilustrasi wantia naik mobil (freepik.com/freepik)
Ucapan ini bisa menjadi sumber kepanikan karena pengemudi mungkin tidak menyadari adanya benturan. Begitu mendengarnya, perhatian pengemudi dapat langsung tertuju pada suara atau bagian mobil yang kemungkinan mengalami kerusakan. Dalam kondisi tertentu, perhatian yang teralihkan justru berisiko ketika mobil masih bergerak.
Karena itu, penumpang sebaiknya memastikan terlebih dahulu apa yang dirasakan atau dilihat sebelum menyampaikannya. Jika memang terdengar benturan, cukup beri tahu pengemudi dengan tenang dan sarankan untuk memeriksa kendaraan ketika sudah berhenti di tempat yang aman. Komunikasi seperti ini membuat pengemudi tetap fokus sekaligus membantu memastikan kondisi mobil.
Pada akhirnya, penumpang punya peran penting dalam menjaga suasana tetap tenang selama perjalanan. Kalimat yang disampaikan secara mendadak memang bisa memicu kepanikan, tetapi informasi yang jelas dan tenang justru dapat membantu pengemudi mengambil keputusan dengan lebih aman.