Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Kesalahan Menggunakan Cruise Control Saat Mengendarai Mobil

4 Kesalahan Menggunakan Cruise Control Saat Mengendarai Mobil
ilustrasi mobil saat hujan (pexels.com/Erik Mclean)
Intinya Sih
  • Cruise control membantu menjaga kecepatan konstan dan membuat perjalanan jauh lebih nyaman, tapi penggunaannya harus disesuaikan dengan kondisi jalan.
  • Mengaktifkan cruise control di jalan ramai atau licin bisa berisiko karena pengemudi kehilangan kendali dan sulit menyesuaikan diri dengan situasi lalu lintas.
  • Pengemudi tetap wajib waspada serta mengatur kecepatan awal secara tepat agar fitur ini aman digunakan tanpa mengganggu arus kendaraan lain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Cruise control merupakan fitur canggih pada mobil modern yang telah dirancang untuk memberikan kenyamanan ekstra pada saat berkendara, terutama ketika harus menempuh perjalanan jauh di jalan tol. Dengan fitur tersebut, maka pengemudi bisa menjaga kecepatan konstan tanpa harus terus-menerus menekan pedal gas, sehingga nantinya berkendara akan terasa lebih ringan dan hemat energi.

Penggunaan cruise control tidak boleh dilakukan sembarangan, sebab bisa menimbulkan risiko apabila dipakai pada kondisi yang kurang tepat. Berikut ini merupakan beberapa kesalahan ketika menggunakan cruise control pada mobil modern yang harus dihindari.

1. Mengaktifkan cruise control di jalan ramai

ilustrasi kemacetan (unsplash.com/J Torres)
ilustrasi kemacetan (unsplash.com/J Torres)

Salah satu kesalahan yang kerap terjadi adalah mengaktifkan cruise control ketika kondisi jalan sedang padat atau ramai. Pada situasi ini, kecepatan konstan justru bisa berbahaya karena jarak dengan kendaraan lain sulit sekali diprediksi dan bisa memicu tabrakan.

Cruise control sebaiknya hanya digunakan di jalan tol atau jalur yang relatif lenggang dengan lalu lintas stabil. Jika dipaksakan berjalan di kondisi jalanan yang ramai, maka pengemudi akan kehilangan fleksibilitas untuk beradaptasi dengan pergerakan kendaraan di sekitar.

2. Menggunakan cruise control di jalan licin atau basah

ilustrasi mobil saat hujan
ilustrasi mengendarai mobil saat hujan (pexels.com/Matheus Bertelli)

Kesalahan berikutnya adalah mengandalkan cruise control pada saat jalanan dalam kondisi licin, seperti ketika hujan deras atau ada genangan air. Pada kondisi ini, ban lebih mudah kehilangan traksi, sehingga penggunaan kecepatan konstan hanya akan meningkatkan risiko tergelincir.

Pengemudi sebaiknya memang bisa tetap mengontrol pedal gas secara manual agar dapat menyesuaikan respons kendaraan dengan kondisi jalanan. Dengan begitu, maka peluang terjadinya aquaplanning atau slip dapat diminimalisir.

3. Tidak menjaga kewaspadaan saat cruise control aktif

ilustrasi mengendarai mobil (pexels.com/Sindre Fs)
ilustrasi mengendarai mobil (pexels.com/Sindre Fs)

Banyak pengemudi merasa terlalu nyaman setelah mengaktifkan cruise control, sehingga kewaspadaan pun secara otomatis menurun. Mereka cenderung lengah, bahkan ada yang tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di depan secara detail, sehingga ini bisa menimbulkan bahaya.

Meski cruise control bisa membantu, namun pengemudi tetap saja harus memegang kendali penuh dan siap melakukan intervensi kapan pun. Hilangnya fokus bisa berakibat fatal, terutama apabila ada kendaraan lain yang tiba-tiba berhenti atau berpindah jalur.

4. Salah mengatur kecepatan awal

ilustrasi mobil (pexels.com/Garvin St. Villier)
ilustrasi mobil (pexels.com/Garvin St. Villier)

Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah mengatur kecepatan awal cruise control terlalu tinggi atau terlalu rendah. Jika terlalu tinggi, maka risiko tabrakan akan semakin meningkat karena mobil tidak bisa segera beradaptasi dengan kondisi jalanan yang ada.

Sebaliknya, jika terlalu rendah, maka pengemudi akan menghambat arus lalu lintas dan membuat kendaraan lain pun sulit dalam mendahului. Oleh sebab itu, penting untuk selalu menyesuaikan kecepatan cruise control dengan batas kecepatan jalan, serta arus kendaraan yang ada di sekitarnya.

Cruise control mamang bisa memberikan kenyamanan tambahan dalam berkendara, namun penggunaannya tetap harus bijak dan sesuai dengan situasi. Dengan memahami beberapa cara menggunakan cruise control dengan benar, maka pengalaman berkendara pun akan lebih nyaman aman dan efisien. Ingatlah bahwa teknologi hanyalah alat bantu dan kendali pun tetap ada di tangan pengemudi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More