Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Chery Siapkan Baterai Solid-State 400 Wh/kg, Bakap Diproduksi 2027?

3 min read
Chery Siapkan Baterai Solid-State 400 Wh/kg, Bakap Diproduksi 2027?
Chery Fulwin X3L (chery.cn)
  • Chery menargetkan jalur percontohan baterai solid-state Rhinoceros S beroperasi pada 2027, dengan kepadatan energi 400 Wh/kg dan rentang operasi minus 40 hingga 100 derajat Celsius.
  • Fasilitas percontohan 0,5 GWh untuk sel solid-state 60 Ah telah dibangun pada Februari 2026, tetapi detail pengujian keselamatan dan kesiapan produksi massal belum diungkapkan.
  • Portofolio Rhinoceros juga mencakup baterai cair berpengisian puncak 12C, baterai natrium-ion hingga 15.000 siklus, serta sistem SOFC amonia untuk pembangkit listrik stasioner.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Chery kembali menunjukkan ambisinya dalam mengembangkan teknologi baterai kendaraan listrik. Dalam Chery Global Innovation Conference 2026 pada 20 Oktober, pabrikan asal China ini memaparkan perkembangan portofolio Rhinoceros Battery, mulai dari baterai cair dengan kemampuan pengisian daya cepat hingga baterai solid-state berkerapatan energi tinggi.

Salah satu rencana pentingnya adalah pengoperasian jalur percontohan produksi baterai solid-state Rhinoceros S pada 2027. Teknologi ini diklaim memiliki kepadatan energi 400 Wh/kg. Meski demikian, pengoperasian fasilitas percontohan tidak otomatis berarti baterai tersebut langsung tersedia untuk mobil produksi massal.

  1. 1. Baterai solid-state 400 Wh/kg masih dikembangkan

    Ilustrasi pabrik mobil. (unsplash.com/carlos aranda)
    Ilustrasi pabrik mobil. (unsplash.com/carlos aranda)

    Dikutip dari CarNewsChina.com, Chery menargetkan jalur percontohan baterai solid-state Rhinoceros S mulai beroperasi pada 2027. Perusahaan sebelumnya telah menyelesaikan pembangunan fasilitas percontohan berkapasitas 0,5 GWh untuk sel solid-state kelas 60 Ah pada Februari 2026. Namun, Chery belum menjelaskan apakah fasilitas yang akan beroperasi pada 2027 merupakan fasilitas tersebut atau instalasi berbeda.

    Chery mencantumkan kepadatan energi Rhinoceros S sebesar 400 Wh/kg, dengan rentang suhu pengoperasian minus 40 hingga 100 derajat Celsius. Perusahaan juga melaporkan pengujian internal menggunakan ruang termal bersuhu 200 derajat Celsius. Sayangnya, durasi pengujian, tingkat pengisian baterai, dan konfigurasi sampel belum diungkapkan sehingga hasil tersebut belum bisa dibandingkan secara langsung dengan pengujian keselamatan standar.

  2. 2. Tantangan teknologi dan target jarak tempuh 1.500 km

    Ilustrasi pabrik mobil (freepik.com/usertrmk)
    Ilustrasi pabrik mobil (freepik.com/usertrmk)

    Selain mengembangkan kepadatan energi, Chery menyoroti sejumlah tantangan teknis, termasuk menjaga kontak antara material elektroda dan elektrolit padat, integrasi baterai ke dalam paket kendaraan, serta sistem manajemen baterai khusus. Kontak antarmaterial yang stabil menjadi faktor penting agar baterai solid-state dapat bekerja konsisten selama proses pengisian dan pengosongan berulang.

    Chery juga mengungkapkan target jangka panjang baterai solid-state untuk kendaraan dengan jarak tempuh hingga 1.500 km. Angka tersebut masih berupa sasaran pengembangan, bukan jarak tempuh mobil produksi yang telah dikonfirmasi. Chery bukan satu-satunya perusahaan China yang membidik teknologi ini. CATL dan BYD juga menargetkan produksi solid-state skala kecil pada 2027, meskipun tahap pengembangan masing-masing perusahaan berbeda.

  3. 3. Baterai cair 12C dan teknologi penyimpanan energi

    Sasis Chery Tiggo 8 CSH (chery.co.id)
    Sasis Chery Tiggo 8 CSH (chery.co.id)

    Portofolio Rhinoceros tidak hanya mencakup baterai solid-state, tetapi juga baterai elektrolit cair dan baterai natrium-ion untuk penyimpanan energi. Chery mengklaim baterai cairnya mampu mencapai tingkat pengisian puncak 12C, dengan rata-rata berkelanjutan di atas 8C. Spesifikasi ini berlaku untuk baterai cair, bukan Rhinoceros S. Secara sederhana, angka C menunjukkan tingkat pengisian relatif terhadap kapasitas baterai, bukan jaminan waktu pengisian nyata.

    Untuk penyimpanan energi komersial, industri, dan rumah tangga, baterai natrium-ion Chery diklaim memiliki umur hingga 15.000 siklus. Perusahaan juga memperkenalkan sistem sel bahan bakar oksida padat (SOFC) berbahan bakar amonia untuk pembangkit listrik stasioner. Sistem ini diklaim memiliki efisiensi listrik 60 persen dan efisiensi gabungan listrik serta panas hingga 90 persen. Namun, penerapan teknologi tersebut tetap bergantung pada ketersediaan bahan bakar, biaya operasional, dan evaluasi emisi sepanjang siklus hidupnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More