Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Merawat Tangki Bensin Mobil agar Tidak Cepat Rusak
ilustrasi mobil isi bensin (pexels.com/Engin Akyurt)
  • Tangki bensin berperan menyimpan dan menyalurkan bahan bakar, tetapi endapan kotoran yang dibiarkan dapat memicu korosi, kebocoran, dan gangguan aliran ke mesin.
  • Perawatan mencakup pembersihan tangki rutin dengan cairan khusus, penggunaan BBM sesuai spesifikasi, serta pengisian maksimal sekitar 90% agar tersedia ruang saat bahan bakar memuai.
  • Pemilik mobil perlu memastikan tutup tangki dan karet seal tetap rapat, serta membersihkan filter bensin setiap 1–2 bulan untuk menjaga aliran dan kualitas bahan bakar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Salah satu komponen penting pada kendaraan yang sering luput dari perhatian adalah tangki bensin. Padahal, bagian ini memiliki peran besar dalam menyimpan dan menyalurkan bahan bakar. Sayangnya, kebersihan tangki jarang diperhatikan oleh pemilik kendaraan.

Akibat kurangnya perawatan, banyak tangki yang mengalami kebocoran. Kerusakan ini membuat penyaluran bahan bakar ke mesin menjadi tidak lancar. Berikut cara merawat tangki bensin mobil agar tidak cepat rusak.

1. Rajin membersihkan bagian tangki

ilustrasi mobil isi bensin (pexels.com/Julia Avamotive)

Langkah awal yang dapat kamu lakukan untuk merawat tangki bahan bakar adalah dengan membersihkannya secara rutin. Banyak pemilik kendaraan menganggap tangki adalah bagian tertutup sehingga tidak akan terkena kotoran. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Kotoran dan sisa endapan bahan bakar yang dibiarkan terlalu lama dapat mengendap di dasar tangki. Penumpukan tersebut berpotensi menyebabkan korosi dan membuat tangki lebih cepat rusak. Agar aman, kamu bisa menggunakan cairan pembersih khusus tangki agar lapisan bagian dalamnya tidak ikut tergerus.

2. Jangan isi bensin hingga penuh

ilustrasi mobil isi bensin (pexels.com/Engin Akyurt)

Mengisi tangki bensin sampai benar-benar penuh ternyata dapat menimbulkan tekanan berlebih pada tangki. Tekanan tersebut membuat komponen tangki bekerja lebih berat dari seharusnya. Jika kamu ingin tangki bahan bakar tetap awet dan tidak cepat rusak, sebaiknya hindari pengisian hingga luber.

Sebaiknya pengisian bahan bakar hanya dilakukan sampai sekitar 90% dari kapasitas tangki. Cara ini bertujuan untuk memberi ruang bagi bensin ketika memuai akibat suhu panas. Dengan begitu, risiko kebocoran dan kerusakan pada tangki dapat diminimalkan.

3. Pakai bahan bakar berkualitas

ilustrasi mobil isi bensin (pexels.com/Fahad Puthawala)

Salah satu cara menjaga ketahanan tangki bensin adalah dengan menggunakan bahan bakar yang sesuai spesifikasi kendaraan. BBM berkualitas tidak hanya membuat mesin bekerja lebih optimal. Bahan bakar yang baik juga dapat meminimalkan terbentuknya endapan dan kerak di dalam tangki.

Kamu sebaiknya menghindari penggunaan BBM yang mengandung banyak kotoran atau zat aditif yang berisiko. Meskipun harganya lebih murah, bahan bakar tersebut justru berpotensi merusak lapisan tangki. Dengan memilih BBM yang tepat, kamu bisa memperpanjang usia pakai tangki sekaligus menjaga performa kendaraan.

4. Cek kondisi tutup tangki

ilustrasi isi bensin (pexels.com/Gustavo Fring)

Setelah mengisi bahan bakar, pastikan kamu selalu mengecek kondisi tutup tangki. Penutup yang tidak tertutup rapat dapat memicu terjadinya kebocoran pada tangki. Selain itu, periksa juga bagian karet seal untuk memastikan kondisinya masih baik dan tidak getas.

Sebaiknya kamu mengganti karet seal tutup tangki secara berkala sebagai langkah pencegahan. Komponen kecil ini memiliki peran penting dalam menjaga kerapatan tangki. Jangan mengabaikannya, karena kondisi tutup tangki sama berpengaruhnya dengan kondisi tangki bahan bakar itu sendiri.

5. Periksa dan ganti filter bensin

ilustrasi mobil (unsplash.com/Sinitta Leunen)

Perawatan tangki bensin juga dapat dilakukan dengan mengganti filter bensin secara rutin. Komponen ini bertugas menyaring kotoran dan kotoran halus yang terbawa bersama bahan bakar. Jika filter terus digunakan tanpa perawatan, endapan kotoran di dalamnya akan semakin menumpuk.

Oleh karena itu, sebaiknya kamu membersihkan filter bensin setiap 1 sampai 2 bulan sekali. Jangan menunggu hingga kotorannya terlalu banyak agar aliran bahan bakar tetap lancar. Dengan begitu, kualitas BBM yang masuk ke mesin kendaraanmu juga akan tetap terjaga.

Merawat tangki bensin secara rutin dapat mencegah kebocoran dan kerusakan. Kamu bisa melakukannya dengan membersihkan tangki, memakai BBM berkualitas, mengecek tutup dan seal, serta mengganti filter. Dengan perawatan yang tepat, tangki lebih awet dan performa kendaraan tetap terjaga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article