Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Berkendara untuk Ibu yang Baru Mulai Nyetir
Naik mobil bareng teman (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Rasa takut saat pertama kali belajar mengemudi adalah hal yang sangat wajar dialami oleh seorang ibu. Kamu tidak perlu merasa bersalah atau khawatir berlebihan karena emosi tersebut. Kondisi ini muncul sebagai bentuk kehati-hatian alami terhadap lingkungan jalan yang baru.

Menerima perasaan tersebut merupakan langkah awal agar kamu dapat mengemudi dengan lebih tenang. Kamu bisa mengatasinya dengan berlatih secara bertahap dan didampingi oleh orang yang berpengalaman. Agar bisa lebih percaya diri, berikut pedoman berkendara bagi ibu yang baru belajar menyetir.

1. Atur posisi dengan tepat

ilustrasi mengemudi (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Atur posisi duduk di dalam mobil agar terasa aman dan nyaman. Kamu perlu memastikan jarak ke pedal, setir, dan visibilitas ke depan sudah sesuai. Kenyamanan saat duduk akan sangat memengaruhi kendali kamu selama mengemudi.

Hal ini penting untuk diperhatikan sebelum memulai perjalanan. Sebab, kamu akan menghabiskan waktu cukup lama di kursi pengemudi tersebut. Dengan posisi duduk yang tepat, kamu dapat berkonsentrasi penuh dan mengurangi risiko kelelahan.

2. Mengemudi dengan kecepatan wajar

ilustrasi naik mobil bersama teman (pexels.com/Gustavo Fring)

Bagi ibu yang baru mulai mengemudi, menjaga kecepatan kendaraan menjadi hal yang sangat penting. Kamu disarankan untuk tidak melaju terlalu cepat agar tetap dapat mengendalikan mobil dengan baik. Kecepatan yang stabil akan membantu kamu lebih fokus terhadap kondisi jalan.

Sebaiknya kamu berkendara dengan kecepatan rendah terlebih dahulu. Cara ini memudahkan kamu dalam mengenali respons mobil dan menguasai teknik dasar mengemudi. Dengan begitu, kamu akan merasa lebih tenang dan aman saat berada di jalan raya.

3. Pilih jalan yang tepat

ilustrasi menyetir mobil (pexels.com/Burst)

Memilih rute yang tidak terlalu ramai kendaraan merupakan langkah yang baik bagi pemula. Kamu akan merasa lebih tenang karena memiliki ruang lebih besar untuk berlatih. Kondisi jalan yang sepi juga mengurangi tekanan saat harus mengambil keputusan cepat.

Apabila kamu belum siap untuk berkendara dengan kecepatan tinggi, carilah jalur yang memang diperuntukkan untuk kecepatan rendah. Jalan seperti itu memungkinkan kamu beradaptasi dengan pengendalian mobil secara bertahap. Dengan begitu, kamu dapat membangun kepercayaan diri sebelum mencoba rute yang lebih padat.

4. Gunakan car seat jika membawa anak

Ilustrasi ibu dan anak naik mobil (freepik.com/ASphotofamily)

Banyak ibu memutuskan untuk belajar mengemudi karena ingin mengantar anak secara mandiri. Keinginan tersebut muncul dari kebutuhan untuk memastikan anak dapat bepergian dengan aman dan nyaman. Mengemudi sendiri juga memberi fleksibilitas waktu tanpa harus bergantung pada orang lain.

Jika kamu harus bepergian bersama anak, perhatikan perlengkapan keselamatannya terlebih dahulu. Untuk anak yang masih balita, penggunaan car seat wajib dipasang dengan benar di kursi belakang. Dengan begitu, kamu bisa fokus mengemudi sambil tetap menjaga keamanan anak selama perjalanan.

5. Patuhi peraturan lalu lintas

ilustrasi mengemudi (pexels.com/Gustavo Fring)

Berkendara secara tertib merupakan kewajiban bagi setiap pengemudi. Kamu harus selalu menaati rambu dan peraturan lalu lintas yang berlaku di jalan. Jangan pernah mencoba melanggarnya karena hal itu dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Hal ini menjadi semakin penting ketika kamu melintas di jalan besar yang ramai kendaraan. Kepadatan lalu lintas menuntut kewaspadaan dan kedisiplinan yang lebih tinggi. Dengan mematuhi aturan, kamu akan menciptakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman untuk semua pengguna jalan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article