Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Awas! Sensor Mobil Bisa Error karena Terganggu Abu Vulkanik

Awas! Sensor Mobil Bisa Error karena Terganggu Abu Vulkanik
sensor parkir Daihatsu Sigra (dok. Daihatsu)
  • Abu vulkanik dapat menempel pada sensor eksterior mobil dan mengganggu fitur elektronik yang membantu parkir, manuver, serta keselamatan.
  • Sensor parkir, kamera, dan sistem bantuan pengemudi bisa memberi peringatan keliru, gagal mendeteksi objek, atau menghasilkan gambar buram saat tertutup abu.
  • Bersihkan sensor dan kamera dengan aman tanpa menggosok kering; jika gangguan berlanjut, periksakan ke bengkel dan jangan sepenuhnya mengandalkan sensor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Abu vulkanik tidak hanya membuat bodi mobil terlihat kotor. Partikel halus yang terbawa angin juga dapat menempel pada berbagai komponen di bagian luar kendaraan, termasuk sensor yang mendukung sejumlah fitur elektronik.

Mobil modern semakin banyak menggunakan sensor untuk membantu pengemudi saat parkir, bermanuver, hingga menjaga keselamatan. Ketika permukaannya tertutup abu, kemampuan sensor membaca kondisi di sekitar kendaraan dapat terganggu.

  1. 1. Sensor parkir bisa sulit membaca objek

    ilustrasi sensor parkir (dok. Wuling)
    ilustrasi sensor parkir (dok. Wuling)

    Sensor parkir yang berada di bumper bekerja dengan mendeteksi keberadaan objek di sekitar kendaraan. Ketika area sensor tertutup debu vulkanik, permukaannya dapat menjadi kotor sehingga kemampuan sistem dalam membaca kondisi sekitar berpotensi terganggu.

    Gangguan tersebut dapat ditandai dengan munculnya peringatan yang tidak biasa atau sensor berbunyi meskipun tidak terdapat objek di dekat bumper. Pada kondisi tertentu, sistem juga bisa gagal memberikan peringatan ketika kendaraan mendekati benda. Karena itu, area sensor perlu dijaga tetap bersih setelah mobil terpapar abu.

  2. 2. Kamera dan sensor keselamatan ikut terdampak

    ilustrasi kamera mobil
    ilustrasi kamera mobil (pexels.com/Luke Miller)

    Selain sensor parkir, mobil modern juga dapat memiliki kamera dan sensor yang digunakan untuk berbagai fitur bantuan pengemudi. Kamera pada bagian depan atau belakang, misalnya, membutuhkan permukaan lensa yang bersih agar gambar yang ditangkap tetap jelas.

    Lapisan abu vulkanik dapat membuat gambar kamera menjadi buram dan mengurangi kemampuan sistem dalam mengenali objek. Fitur seperti kamera belakang, sistem pemantauan sekitar kendaraan, atau sejumlah fitur bantuan pengemudi dapat memberikan kinerja yang kurang optimal jika sensor dan kamera tertutup kotoran.

  3. 3. Bersihkan sensor tanpa menggores permukaan

    Ilustrasi menyemprot sabun cuci mobil dengan tepat
    Ilustrasi menyemprot sabun cuci mobil dengan tepat (pexels.com/Torque Detail)

    Setelah kendaraan melewati wilayah yang dipenuhi abu vulkanik, bagian sensor dan kamera sebaiknya diperiksa. Jangan langsung menggosok permukaan yang dipenuhi debu dalam kondisi kering karena partikel vulkanik dapat bersifat abrasif dan berpotensi menimbulkan goresan pada permukaan tertentu.

    Bilas atau bersihkan kotoran dengan metode yang aman sesuai petunjuk kendaraan. Periksa juga apakah masih terdapat abu di sekitar bumper, kaca, spion, dan area kamera. Jika setelah dibersihkan muncul peringatan sistem atau fitur bantuan pengemudi tetap tidak berfungsi normal, pemeriksaan di bengkel dapat dilakukan. Jangan mengandalkan sensor sepenuhnya ketika kondisinya belum dipastikan kembali normal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More