Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Benarkah Sering Ngebut Bikin Performa Baterai Mobil Listrik Cepat Drop?
Xiaomi SU7 Ultra (mi.com)
  • Akselerasi mendadak dan kecepatan tinggi menarik arus besar, menaikkan suhu baterai lithium-ion, serta mempercepat degradasi kimia yang mengurangi kapasitas penyimpanan energi.
  • Sistem manajemen baterai mobil listrik mengatur arus dan suhu untuk mencegah overheat, tetapi beban ekstrem berulang tetap dapat memperpendek usia pakai baterai dan menyedot daya pendinginan.
  • Pengemudi disarankan berakselerasi bertahap, memanfaatkan pengereman regeneratif, dan menjaga kecepatan stabil agar suhu baterai terkontrol, konsumsi energi lebih efisien, serta jarak tempuh terjaga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kalau mobil listrik sering ngebut, baterainya bisa cepat lelah. Saat gas diinjak dalam-dalam, baterai mengirim banyak listrik dan jadi panas. Mobil punya alat pintar untuk menjaga baterai, tapi alat itu tetap bekerja keras. Sekarang, pengemudi disarankan jalan lebih halus supaya baterai awet dan hemat listrik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Popularitas mobil listrik yang terus meningkat di Indonesia membawa berbagai pertanyaan teknis dari para penggunanya. Salah satu kekhawatiran yang paling sering muncul adalah anggapan bahwa gaya mengemudi yang sering menekan pedal gas secara mendalam dapat merusak kesehatan baterai.

Gaya berkendara yang agresif dan sering memacu kendaraan pada kecepatan tinggi memang memberikan sensasi performa yang instan. Namun kebiasaan mengebut secara terus-menerus ternyata memiliki dampak langsung terhadap ketahanan komponen baterai traksi dalam jangka panjang.

1. Pengaruh lonjakan arus dan suhu tinggi pada sel baterai

ilustrasi mobil listrik (pexels.com/Hyundai Motor Group)

Akselerasi secara mendadak membutuhkan pasokan arus listrik dalam jumlah yang sangat besar dari baterai ke motor penggerak. Penarikan arus listrik berkadar tinggi ini memicu reaksi kimia berlebih yang secara otomatis meningkatkan suhu di dalam komponen baterai.

Suhu panas yang berlebihan merupakan musuh utama bagi usia pakai baterai lithium-ion pada kendaraan listrik. Paparan suhu tinggi secara terus-menerus akan mempercepat proses degradasi kimiawi sehingga kapasitas penyimpanan energi baterai berkurang lebih cepat dari estimasi normal.

2. Bekerjanya sistem manajemen baterai dalam menjaga komponen

Ilustrasi Mobil Listrik (https://pixabay.com/id/illustrations/kecerdasan-buatan-keganjilan-7768524/)

Mobil listrik modern sebenarnya telah dilengkapi dengan sistem manajemen baterai atau battery management system yang sangat canggih. Sistem pintar ini bertugas mengontrol aliran arus listrik serta membatasi kenaikan suhu agar tetap berada pada batas aman operasional.

Meskipun sistem keselamatan tersebut dapat mencegah kerusakan total akibat overheat, pembebanan kerja ekstrem secara terus-menerus tetap memperpendek umur pakai baterai. Sistem manajemen baterai akan bekerja lebih keras untuk melakukan pendinginan yang pada akhirnya juga menyedot daya energi kendaraan.

3. Kebiasaan berkendara yang mendukung efisiensi dan keawetan

ilustrasi setir mobil yang bergetar (pexels.com/Peter Fazekas)

Pengemudi disarankan untuk menerapkan gaya berkendara yang lebih halus guna menjaga kondisi baterai tetap optimal dalam jangka panjang. Akselerasi secara bertahap serta pemanfaatan fitur pengereman regeneratif dapat membantu menjaga stabilitas suhu serta efisiensi penggunaan daya listrik.

Menjaga kelajuan kendaraan tetap stabil di jalan raya tidak hanya menghemat konsumsi energi bulanan, tetapi juga memperpanjang jarak tempuh harian. Langkah sederhana ini menjadi cara paling efektif untuk menjaga investasi kendaraan listrik agar tetap memiliki performa terbaik hingga bertahun-tahun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article