ilustrasi mengisi baterai mobil listrik (unsplash.com/Priscilla Du Preez 🇨🇦)
Asuransi mobil listrik punya beberapa jenis yang berbeda. Tentunya, tiap jenis memiliki ketentuan dan coverage yang berbeda. Berikut pembahasan terkait dua jenis asuransi mobil listrik.
Jenis asuransi ini mencakup semua masalah atau kerusakan, entah itu bodi penyok, baterai rusak, hingga kecelakaan. Tak hanya itu, bahkan asuransi ini juga menangani kasus mobil hilang karena pencurian, lho. Karena itu, asuransi all risk dianggap sebagai yang paling lengkap.
Asuransi TLO hanya melayani kerusakan total mobil di atas 75 persen. Selain itu, asuransi TLO juga bisa diklaim jika mobil hilang karena dicuri. Jadi, kerusakan atau masalah ringan seperti penyok atau baterai rusak tak bisa diklaim dengan asuransi ini. Namun, biayanya cenderung lebih rendah dari all risk.
Selain dua itu, ada juga jenis asuransi yang mencakup bagian lebih kecil dari mobil listrik. Beberapa di antaranya adalah asuransi baterai, pencurian baterai dan suku cadang, perlindungan charging station pribadi, perlindungan tanggung jawab pihak ketiga (Third-Party Liability), dan perlindungan kendaraan pengganti selama perbaikan.