Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dongfeng Incar Debut Baterai CATL, Isi Penuh Mobil Cuma 6 Menit

3 min read
Dongfeng Incar Debut Baterai CATL, Isi Penuh Mobil Cuma 6 Menit
Ilustrasi CATL. (catl.com)
  • Dongfeng bernegosiasi dengan CATL untuk menjadi peluncur pertama baterai Shenxing generasi ketiga, yang diklaim mengisi daya 10-100 persen sekitar enam menit.
  • CATL mengklaim Shenxing generasi ketiga mengisi 10-80 persen dalam 3 menit 44 detik pada suhu normal, di tengah persaingan teknologi dengan BYD.
  • Dongfeng dan CATL membangun ekosistem pengisian supercepat serta penukaran baterai; CATL menargetkan lebih dari 3.000 stasiun terintegrasi pada akhir 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Persaingan teknologi pengisian daya mobil listrik di China semakin menarik. Setelah BYD memperkenalkan teknologi pengisian supercepat, CATL kini bersiap membawa baterai generasi ketiga Shenxing ke tahap produksi massal. Teknologi tersebut diklaim mampu mengisi baterai dari kondisi 10 persen hingga penuh hanya dalam waktu sekitar enam menit.

Dongfeng Motor dikabarkan tengah bernegosiasi dengan CATL untuk menjadi produsen mobil pertama yang menggunakan baterai tersebut. Langkah ini bukan sekadar mengejar teknologi baru, tetapi juga berpotensi memperkuat posisi Dongfeng dalam persaingan kendaraan listrik.

  1. 1. Baterai Shenxing diklaim terisi penuh dalam enam menit

    Ilustrasi CATL. (catl.com)
    Ilustrasi CATL. (catl.com)

    Menurut laporan CarNewsChina yang mengutip media 21CBH, Dongfeng telah aktif bernegosiasi dengan CATL sejak kuartal kedua 2026. Tujuannya adalah memperoleh hak peluncuran pertama untuk baterai Shenxing generasi ketiga. CATL sendiri memperkenalkan teknologi tersebut pada 21 April 2026 dan mengklaim kemampuan pengisian yang sangat cepat.

    Dalam kondisi suhu normal, baterai ini diklaim dapat mengisi daya dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam 3 menit 44 detik. Sementara itu, pengisian dari 10 persen hingga 100 persen diklaim membutuhkan sekitar enam menit. Kemampuan tersebut menjadi salah satu keunggulan yang ingin ditawarkan CATL di tengah persaingan dengan BYD. Produsen baterai itu juga menghadapi tekanan untuk membuktikan keunggulan teknologinya setelah BYD mulai menerapkan Blade Battery generasi kedua pada berbagai model kendaraan.

  2. 2. Dongfeng dan CATL memperkuat kerja sama strategis

    Ilustrasi CATL. (catl.com)
    Ilustrasi CATL. (catl.com)

    Negosiasi mengenai baterai Shenxing bukan satu-satunya bentuk kerja sama kedua perusahaan. Pada 29 Oktober 2026, Dongfeng dan CATL menandatangani kesepakatan kerja sama strategis tingkat grup. Fokusnya adalah membangun ekosistem energi yang menggabungkan pengisian supercepat dan penukaran baterai.

    Sejumlah merek di bawah naungan Dongfeng, termasuk Voyah, M-Hero, dan Epicland, disebut akan menjadi yang pertama menggunakan produk pengisian supercepat hasil pengembangan bersama. Teknologi tersebut memiliki tingkat pengisian 10C atau lebih tinggi. Dalam sistem pengisian baterai, angka C menunjukkan tingkat pengisian relatif terhadap kapasitas baterai. Semakin tinggi angkanya, semakin besar potensi daya pengisian yang dapat diterima dalam waktu singkat, selama baterai dan infrastruktur mendukungnya.

  3. 3. CATL membangun jaringan pengisian dan penukaran baterai

    Ilustrasi CATL. (catl.com)
    Ilustrasi CATL. (catl.com)

    CATL kini tidak hanya ingin dikenal sebagai produsen baterai, tetapi juga penyedia solusi energi kendaraan listrik. Perusahaan menggabungkan teknologi penukaran baterai Chocolate dengan stasiun pengisian supercepat Shenxing. Melalui pendekatan ini, pengguna bisa memilih mengisi daya atau mengganti baterai sesuai kebutuhan.

    Jaringan tersebut juga dikembangkan bersama sejumlah produsen otomotif, seperti Dongfeng, Chery, BAIC, Changan, GAC, dan Seres. CATL menargetkan pembangunan lebih dari 3.000 stasiun terintegrasi pengisian dan penukaran baterai hingga akhir 2026. Menariknya, baterai yang tersimpan di stasiun penukaran juga dapat dimanfaatkan sebagai penyimpanan energi untuk mendukung pengisian supercepat. CATL bahkan mengusulkan konsep penukaran baterai dua arah, yakni pengguna dapat menukar baterai penuh sekaligus memperoleh imbalan dengan membantu mengisi kembali pasokan energi stasiun. Konsep ini menyerupai penerapan fisik teknologi vehicle-to-grid (V2G).

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More