Ban mobil gak selalu mengalami keausan secara merata antara bagian depan dan belakang. Dalam kondisi tertentu, ban belakang justru dapat lebih cepat aus meskipun banyak orang mengira ban depan pasti menerima beban kerja paling berat. Perbedaan tersebut bisa muncul akibat distribusi beban, karakter penggerak kendaraan, hingga kebiasaan berkendara sehari-hari.
Kondisi ban yang cepat aus sebaiknya gak dianggap sekadar persoalan tampilan atau kenyamanan berkendara. Permukaan ban yang menipis dapat mengurangi kemampuan mencengkeram aspal, terutama saat melewati jalan basah atau melakukan pengereman mendadak. Supaya lebih paham dan gak salah melakukan perawatan, yuk kenali lima faktor yang dapat membuat ban belakang lebih cepat aus.
