CATL Siapkan Jaringan Servis Baterai EV di 100 Kota

- CATL menargetkan jaringan layanan perbaikan baterai “Ning Service” di 100 kota dunia hingga akhir 2026, dengan pusat otomatis berbasis robot dan pengerjaan kasus tertentu maksimal 72 jam.
- Teknologi cell-to-pack repair memungkinkan penggantian sel baterai bermasalah tanpa mengganti seluruh paket, dengan target biaya perbaikan turun dari sekitar 100.000 yuan menjadi 10.000 yuan.
- Jaringan Ning Service mencakup 1.376 pusat waralaba di 84 negara; CATL juga menghadirkan truk listrik untuk diagnosis dan perbaikan ringan hingga 90 persen kasus.
CATL berencana memperluas layanan perbaikan baterai kendaraan listrik melalui jaringan “Ning Service” ke 100 kota di seluruh dunia hingga akhir 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan purnajual sekaligus membuat perbaikan baterai lebih cepat dan terjangkau.
Menurut laporan CarNewsChina.com, pusat servis tersebut akan dioperasikan langsung oleh CATL dan memanfaatkan teknologi otomatisasi serta robot untuk melakukan diagnosis maupun perbaikan. CATL menargetkan waktu pengerjaan perbaikan maksimal 72 jam untuk kasus tertentu.
1. Perbaikan baterai tak lagi harus ganti satu paket

Ilustrasi CATL. (catl.com) Masalah baterai menjadi salah satu kekhawatiran pemilik kendaraan listrik. Kerusakan akibat benturan, kebocoran, atau gangguan pada komponen tertentu terkadang berujung pada penggantian satu paket baterai. Kondisi ini tentu dapat membuat biaya perbaikan menjadi sangat mahal.
CATL mencoba mengubah pola tersebut melalui konsep cell-to-pack repair. Teknologi ini memungkinkan teknisi mengganti sel baterai yang mengalami masalah tanpa harus mengganti seluruh paket. CATL bahkan sebelumnya menargetkan penurunan biaya perbaikan dari sekitar 100.000 yuan menjadi 10.000 yuan.
Layanan “Ning Service” sendiri didirikan pada akhir 2024. Setahun kemudian, CATL membuka pusat servis langsung pertamanya di Shanghai. Pada 2025, pusat pengalaman layanan juga hadir di Bangkok, Thailand, dan Riyadh, Arab Saudi.
2. Jaringan servis terus diperluas secara global

Ilustrasi CATL. (catl.com) Dalam acara “Ning Day 2026” di Haikou, China, CATL mengungkapkan bahwa delapan pusat “Ning Service” yang dikelola langsung sudah beroperasi di China. Selain itu, dua pusat internasional telah beroperasi di Norwegia dan Istanbul.
Secara keseluruhan, jaringan “Ning Service” kini mencakup 1.376 pusat servis waralaba di 84 negara. CATL juga menargetkan perluasan layanan langsung ke 100 kota dunia pada paruh kedua 2026. Jaringan tersebut diharapkan mampu memberikan akses perbaikan yang lebih mudah bagi pemilik kendaraan listrik.
CATL mengklaim pusat servis terbarunya dapat menangani sekitar 76,8 persen model kendaraan energi baru yang dijual di China. Angka tersebut meningkat dibandingkan cakupan sebelumnya yang berada di kisaran 47 persen. Menurut CATL, layanan ini juga terbuka untuk kendaraan energi baru yang menggunakan baterai dari berbagai produsen.
3. Ada truk servis keliling untuk perbaikan ringan

Ilustrasi CATL. (catl.com) Selain pusat servis, CATL memperkenalkan truk perbaikan bergerak yang menggunakan tenaga listrik. Kendaraan tersebut diklaim memiliki jarak tempuh hingga 800 kilometer dan dapat melakukan 30 jenis diagnosis serta 50 jenis perbaikan.
Menurut laporan CarNewsChina.com, truk tersebut dirancang untuk menangani hingga 90 persen kasus yang tidak membutuhkan perbaikan mendalam. Waktu pengerjaan untuk kategori tertentu bahkan diklaim dapat dipangkas dari 72 jam menjadi 48 jam.
Perbaikan yang dapat dilakukan kemungkinan mencakup penggantian konektor, pemeriksaan sistem manajemen baterai atau BMS, perlindungan terhadap air, serta perbaikan isolasi kelistrikan. Sementara pekerjaan lebih kompleks seperti penggantian sel, pembongkaran tingkat sel, atau rekondisi paket baterai tetap membutuhkan fasilitas khusus. Bagi industri kendaraan listrik, perkembangan ini penting karena layanan perbaikan yang semakin matang dapat mengurangi kekhawatiran konsumen mengenai umur baterai, degradasi, dan mahalnya biaya perawatan.
















