Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mengapa Motor Matik Keyless Lebih Rawan Tekor Akinya

Mengapa Motor Matik Keyless Lebih Rawan Tekor Akinya
ilustrasi remote motor (wahanahonda.com)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Sistem keyless tetap menyedot daya aki saat mesin mati karena modul penerima sinyal siaga 24 jam mendeteksi remote.
  • Fitur keamanan seperti alarm, answer back system, dan sensor getar membutuhkan listrik cadangan, sehingga arus parasit mempercepat penurunan kapasitas aki.
  • Motor matik keyless umumnya tanpa kick starter; saat tegangan aki turun, mesin tidak bisa dinyalakan karena sepenuhnya mengandalkan dinamo starter dan aki.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kehadiran fitur keyless atau sistem kunci tanpa anak kunci menawarkan kemudahan dan keamanan ekstra bagi para pemilik motor matik. Fitur modern ini membuat proses menyalakan mesin menjadi lebih praktis tanpa perlu repot memutar anak kunci secara konvensional.

Namun, di balik segala keunggulannya, motor matik bertransmisi otomatis yang menggunakan sistem keyless memiliki satu kelemahan yang cukup menonjol. Aki pada kendaraan jenis ini cenderung lebih cepat mengalami pengosongan daya atau tekor dibandingkan motor biasa.

1. Konsumsi arus listrik yang terus berjalan tanpa henti

ilustrasi aki motor (vecteezy.com/kasarp Techawongtham)
ilustrasi aki motor (vecteezy.com/kasarp Techawongtham)

Sistem keyless membutuhkan pasokan daya listrik yang stabil dari aki secara terus-menerus meskipun mesin motor dalam kondisi mati. Komponen smart control unit atau modul penerima sinyal akan tetap siaga selama dua puluh empat jam untuk mendeteksi keberadaan remote.

Kondisi siaga yang berlangsung secara tiada henti ini secara perlahan akan menyedot muatan energi di dalam baterai. Jika sepeda motor jarang digunakan untuk perjalanan jauh, proses pengisian ulang daya dari sistem pengisian tidak akan berjalan maksimal.

2. Beban kelistrikan fitur keamanan tambahan yang aktif

ilustrasi aki motor (freepik.com/senivpetro)
ilustrasi aki motor (freepik.com/senivpetro)

Selain modul utama penerima sinyal, sistem keyless umumnya terhubung langsung dengan fitur keamanan aktif seperti alarm anti Maling dan answer back system. Seluruh modul elektronik tersebut membutuhkan pasokan daya listrik cadangan dari aki agar dapat berfungsi dengan baik.

Sensor getar yang terus bekerja memantau potensi ancaman keamanan juga berkontribusi dalam menyedot daya baterai secara konsisten. Akibatnya, arus listrik parasit akan terus mengalir keluar dan mempercepat penurunan kapasitas simpan energi pada aki kendaraan.

3. Ketiadaan tuas kick starter untuk kondisi darurat

ilustrasi aki motor bermasalah (pexels.com/Pragyan Bezbaruah)
ilustrasi aki motor bermasalah (pexels.com/Pragyan Bezbaruah)

Sebagian besar sepeda motor matik modern berteknologi keyless kini tidak lagi dilengkapi dengan tuas penylah atau kick starter. Ketiadaan komponen manual ini memaksa seluruh proses penyalaan mesin sepenuhnya bergantung pada dinamo starter dan pasokan listrik aki.

Ketika tegangan aki mulai menurun hingga berada di bawah batas minimal, mesin motor sama sekali tidak akan bisa dihidupkan. Hal ini membuat pemilik kendaraan harus ekstra waspada dan rajin memantau kondisi kesehatan aki agar tidak terdampar di jalan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More