ilustrasi mobil suv (pexels.com/Hyundai Motor Group)
Mobil yang jarang digunakan dapat membuat beberapa komponen karet pada suspensi kehilangan kelenturannya untuk sementara. Saat kendaraan mulai bergerak, bushing atau komponen lain akan kembali bekerja sehingga dapat menimbulkan bunyi sesaat. Suara ini biasanya hilang setelah seluruh komponen kembali bergerak secara normal.
Namun, jika bushing sudah retak atau aus karena usia, bunyi dapat terus muncul meski mobil sudah digunakan cukup lama. Pemeriksaan pada sistem suspensi perlu dilakukan untuk memastikan kondisinya masih baik. Penggantian komponen yang aus akan membantu mengembalikan kenyamanan berkendara.
Bunyi dari area ban setelah mobil diparkir lama umumnya tidak selalu menandakan adanya kerusakan serius. Penyebabnya bisa berasal dari flat spot sementara, tekanan angin yang berkurang, permukaan ban yang mengeras, karat tipis pada piringan rem, atau komponen suspensi yang mulai mengeras. Memahami penyebabnya dapat membantu pemilik kendaraan menentukan apakah kondisi tersebut masih normal atau perlu diperiksa lebih lanjut.
Apabila bunyi tidak hilang setelah mobil digunakan beberapa kilometer atau justru semakin keras, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di bengkel terpercaya. Penanganan sejak dini dapat mencegah kerusakan berkembang ke komponen lain yang lebih mahal. Dengan perawatan yang rutin, ban dan sistem kaki-kaki akan tetap bekerja optimal serta memberikan kenyamanan selama berkendara.