Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Raih Kesepakatan Besar, CATL Pasok Baterai Natrium-Ion ke Pasar Eropa
Ilustrasi CATL. (catl.com)
  • CATL dan Alfen menandatangani nota kesepahaman untuk menghadirkan sistem penyimpanan energi natrium-ion berkapasitas lima gigawatt-jam di Eropa, dengan target operasional pada tahun 2027.
  • Teknologi Tener Sodium dari CATL menawarkan efisiensi tinggi, siklus hidup hingga 15.000 kali, serta kemampuan bertahan di suhu ekstrem minus 20 derajat celsius dengan konsumsi daya rendah.
  • Sistem natrium-ion ini dilengkapi fitur keselamatan canggih yang menekan risiko kebakaran dan produksi gas, memberikan jaminan keamanan tinggi bagi konsumen energi di kawasan Eropa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ada dua perusahaan besar, satu dari China namanya CATL dan satu dari Eropa namanya Alfen. Mereka mau kerja bareng bikin baterai baru pakai natrium-ion, bukan litium lagi. Baterainya bisa dipakai lama banget dan kuat walau dingin sekali. Proyeknya akan jalan tahun 2027 supaya listrik di Eropa jadi lebih bagus dan aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Raksasa teknologi baterai asal china, catl, baru saja mengumumkan langkah strategis bersama penyedia solusi energi asal eropa, alfen. Kedua perusahaan telah resmi menandatangani nota kesepahaman untuk menerapkan sistem penyimpanan energi berbasis natrium-ion dengan kapasitas total mencapai lima gigawatt-jam di seluruh kawasan eropa.

Berdasarkan laporan yang dilansir dari laman carnewschina.com, proyek ambisius ini dijadwalkan akan mulai beroperasi pada tahun 2027 mendatang. Kerja sama baru ini menjadi penanda penting bagi perluasan komersialisasi teknologi baterai natrium-ion yang dirancang untuk memperkuat jaringan listrik di benua eropa.

1. Diversifikasi material demi efisiensi biaya penyimpanan energi

Ilustrasi CATL. (catl.com)

Kemitraan antara kedua perusahaan ini sebenarnya sudah terjalin sejak tahun 2023, namun awalnya hanya berfokus pada pasokan baterai lithium-ion konvensional. Melalui integrasi teknologi natrium-ion dalam proyek terbaru ini, pihak alfen berupaya keras untuk melakukan diversifikasi portofolio material baterai mereka demi mengoptimalkan struktur biaya jangka panjang.

Langkah diversifikasi ini dinilai sangat krusial bagi industri energi eropa saat ini untuk meningkatkan ketahanan terhadap fluktuasi harga litium dunia yang tidak menentu. CEO Alfen, Michael Colijn, menyatakan, “Natrium-ion adalah langkah berikutnya dalam cara kita memikirkan penyimpanan energi – lebih terdiversifikasi, tangguh, dan dibangun untuk ke mana arah pasar melangkah.”

2. Keunggulan spesifikasi teknis sistem tener sodium dari CATL

Ilustrasi CATL. (catl.com)

Sistem penyimpanan energi yang akan dipasok dalam kerja sama ini adalah produk unggulan terbaru dari catl yang bernama tener sodium. Sistem mutakhir ini dirancang khusus untuk memenuhi tuntutan industri akan stabilitas tinggi serta efisiensi biaya jangka panjang. Produk ini memiliki daya tahan luar biasa dengan siklus hidup hingga 15.000 kali, yang mampu memberikan masa pakai operasional antara 25 hingga 30 tahun.

Selain tahan lama, sistem ini juga menawarkan tingkat efisiensi yang jauh lebih tinggi melalui sistem konversi daya khusus yang mampu menstabilkan output tegangan. Tingkat konsumsi mandiri sistem ini berhasil ditekan hingga angka satu persen, yang berarti hanya setengah dari rata-rata standar industri saat ini. Ditambah lagi, keunggulan adaptasi lingkungan membuat baterai ini mampu mempertahankan kapasitas di atas 92 persen meski berada di suhu ekstrem minus 20 derajat celsius.

3. Jaminan keamanan operasional tingkat tinggi bagi konsumen Eropa

Ilustrasi CATL. (catl.com)

Aspek keselamatan menjadi fokus utama berikutnya dalam pengembangan teknologi natrium-ion oleh pihak pabrikan. Sistem ini dilengkapi dengan desain keselamatan intrinsik yang mampu mengurangi gaya ekspansi sel sebesar 40 persen serta menurunkan produksi gas hingga 35 persen. Suhu permukaan saat terjadi kondisi darurat termal juga jauh lebih tinggi dibandingkan dengan baterai lithium-ion tradisional, sehingga risiko kebakaran dapat ditekan secara maksimal.

Potensi besar dari keunggulan fitur keselamatan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang unik bagi pemenuhan kebutuhan energi bersih di kawasan tersebut. Tan Libin, Co-President Penjualan dan Pemasaran CATL, menambahkan, “Dengan kinerja keselamatan mereka yang unggul dan keunggulan keberlanjutan siklus hidup, baterai natrium-ion akan memberikan nilai unik bagi pelanggan eropa dan mendukung transisi kawasan tersebut menuju masa depan energi yang lebih bersih dan tangguh.”

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article