Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

CATL Kuasai Separuh Pasar Baterai Kendaraan Listrik China

CATL Kuasai Separuh Pasar Baterai Kendaraan Listrik China
Ilustrasi CATL. (catl.com)
Intinya Sih
  • CATL mencatat rekor pangsa pasar 50,1% di kuartal pertama 2026, menegaskan dominasinya di industri baterai kendaraan listrik China meski subsidi pemerintah mulai berkurang.
  • Perusahaan menguasai 81,6% segmen baterai NMC dan memperkuat posisi di LFP dengan pangsa 41%, sementara BYD mengalami penurunan signifikan dalam dua segmen tersebut.
  • Standar kepadatan energi baterai meningkat hingga di atas 160 Wh/kg, dan kompetisi berikutnya diprediksi beralih ke teknologi natrium-ion serta solid-state dengan regulasi baru pada Juli 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Industri kendaraan listrik dunia kembali dikejutkan oleh pencapaian luar biasa raksasa teknologi asal China, CATL. Untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir, pangsa pasar domestik perusahaan ini berhasil menembus angka psikologis 50,1 persen pada kuartal pertama tahun 2026.

Keberhasilan ini mengukuhkan posisi mereka sebagai pemimpin mutlak yang sulit tergoyahkan, terutama di tengah persaingan ketat dengan rival abadi seperti BYD. Data terbaru menunjukkan bahwa strategi diversifikasi teknologi baterai menjadi kunci utama di balik lonjakan performa manufaktur yang sangat signifikan di awal tahun ini.

1. Rekor baru dan pergeseran pangsa pasar domestik

Ilustrasi CATL. (catl.com)
Ilustrasi CATL. (catl.com)

Berdasarkan laporan dari carnewschina.com, Sekretaris Jenderal China Passenger Car Association (CPCA), Cui Dongshu, mengungkapkan data estimasi yang menunjukkan dominasi CATL yang kian meluas. Total volume manufaktur baterai kendaraan listrik di China mencapai 310 GWh pada dua bulan pertama tahun 2026, mencatatkan kenaikan sebesar 22 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Meskipun terjadi penurunan permintaan jangka pendek akibat penghapusan subsidi pemerintah secara bertahap, CATL justru berhasil memperlebar jarak dengan kompetitornya. "Pangsa manufaktur baterai CATL naik menjadi 50,1% pada Q1 2026," ujar Cui Dongshu dalam laporannya. Ini adalah momen bersejarah bagi produsen baterai terbesar di dunia tersebut karena berhasil menyentuh angka di atas 50 persen di pasar domestik yang sangat kompetitif.

2. Dominasi segmen nmc dan ekspansi teknologi lfp

Ilustrasi CATL. (catl.com)
Ilustrasi CATL. (catl.com)

Strategi CATL terlihat sangat jelas pada pembagian segmen teknologi baterai. Perusahaan ini memegang kendali penuh pada segmen baterai ternary NMC (Nikel Mangan Kobalt) dengan pangsa pasar mencapai 81,6 persen. Hal ini terjadi seiring dengan keputusan BYD yang melakukan transisi skala penuh ke teknologi baterai Lithium Iron Phosphate (LFP), meninggalkan celah besar di segmen NMC yang langsung dimanfaatkan oleh CATL.

Tidak hanya berjaya di segmen premium, CATL juga menunjukkan taringnya di segmen LFP. Pangsa pasar mereka di sektor ini mencapai 41 persen pada kuartal pertama 2026, yang merupakan angka tertinggi dalam empat tahun terakhir. Sementara itu, BYD harus puas berada di posisi kedua dengan total pangsa pasar 17,5 persen, hasil terendah mereka dalam lima tahun terakhir, meskipun masih memegang 22,6 persen di segmen khusus LFP.

3. Standar kepadatan energi dan kompetisi masa depan

Ilustrasi CATL. (catl.com)
Ilustrasi CATL. (catl.com)

Tren teknologi baterai tahun 2026 menunjukkan peningkatan standar kualitas yang drastis. Berdasarkan data CPCA, sekitar 15 persen baterai yang dipasang pada kendaraan memiliki kepadatan energi di atas 160 Wh/kg. Sebaliknya, penggunaan baterai dengan kepadatan energi di bawah 125 Wh/kg telah lenyap sama sekali dari pasar. Mayoritas kendaraan listrik saat ini beroperasi pada rentang kepadatan energi antara 125 hingga 160 Wh/kg.

Ke depan, peta persaingan diprediksi akan bergeser ke segmen baterai natrium-ion (sodium-ion) dan baterai padat (solid-state). Pemerintah China sendiri berencana merilis standar resmi untuk baterai solid-state pada Juli 2026. Di sisi lain, BYD dikabarkan tengah bersiap memulai produksi massal baterai natrium-ion pada tahun 2027 sebagai upaya untuk merebut kembali takhta yang saat ini digenggam erat oleh CATL.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More