Varian GLS
PKB: Rp3.480.000
Opsen pajak: Rp2.296.800
SWDKLLJ: Rp143.000
Pajak Mitsubishi Destinator Berdasarkan Seri dan Tahunnya

Pajak Mitsubishi Destinator sangat bergantung pada tipe dan tahun rilisnya, dengan besaran pajak yang berbeda untuk tiap model.
Mitsubishi Destinator dan mobil lain wajib membayar pajak lima tahunan, dengan biaya tambahan seperti administrasi STNK, TNKB, dan BPKB.
Besaran pajak dipengaruhi oleh nilai jual kendaraan (NJKB), koefisien kendaraan, tarif pajak daerah, tahun produksi, jenis kendaraan, dan status kepemilikan kendaraan.
Mitsubishi Destinator merupakan salah satu SUV 7 seater yang cukup populer di Tanah Air. Punya desain modern, suspensi halus, mesin turbo, kapasitas besar, dan sistem keamanan canggih, menjadikan mobil tersebut jadi primadona.
Terlepas dari itu, pemilik mobil ini tetap diwajibkan untuk membayarkan pajak tahunan dan 5 tahun sebagai bukti sah kendaraan. Namun, perlu dipahami bahwa pajak Mitsubishi Destinator berbeda, tergantung beberapa faktor. Berikut pembahasan selengkapnya.
Table of Content
1. Pajak tahunan Mitsubishi Destinator
Pajak Mitsubishi Destinator sangat bergantung pada tipe dan tahun rilisnya. Jadi, jangan heran jika tiap model memiliki besaran pajak yang berbeda. Biasanya model dengan umur yang lebih lama memiliki besaran pajak yang kecil. Sebaliknya model keluaran terbaru punya pajak yang cukup besar. Berikut rinciannya.
Estimasi total pajak: Rp5.919.800
Varian Exceed
PKB: Rp3.660.000
Opsen pajak: Rp2.415.600
WDKLLJ: Rp143.000
Estimasi Total Pajak: Rp6.218.600
Varian Ultimate
PKB: Rp4.200.000
Opsen pajak: Rp2.772.000
SWDKLLJ: Rp143.000
Estimasi Total Pajak: Rp7.115.000
Varian Ultimate Premium
PKB: Rp4.500.000
Opsen pajak: Rp2.970.000
SWDKLLJ: Rp143.000
Estimasi Total Pajak: Rp7.613.000
2. Pajak 5 tahunan Mitsubishi Destinator

Tak hanya pajak tahunan, Mitsubishi Destinator dan mobil lain juga dikenai biaya pajak 5 tahunan. Namun, rinciannya sedikit berbeda dengan pajak 1 tahunan. Berikut uraiannya.
Biaya tambahan pajak 5 tahunan:
Administrasi STNK: Rp200.000
Penerbitan TNKB: Rp100.000
Administrasi BPKB: Rp375.000 (dibayarkan untuk penerbitan awal atau jika ada pergantian pemilik)
Rumus penghitungan pajaknya sendiri adalah PKB + SWDKLLJ + STNK + TNKB. Setelah semuanya dijumlahkan, maka akan terlihat berapa pajak lima tahunan yang harus dibayarkan.
3. Aspek lain yang berpengaruh terhadap besaran pajak
Besaran pajak tak hanya dipengaruhi oleh berbagai biaya yang sudah ditentukan atau tambahan adminitrasi. Terdapat juga aspek lain yang turut menentukan besaran pajak. Ulasan selengkapnya di bawah ini, ya.
Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB)
NJKB atau nilai jual kendaraan sangat berpengaruh terhadap besaran pajak yang dikenakan. Singkatnya, jika NJKB besar, biaya pajak juga meningkat. Menariknya, NJKB tiap kendaraan akan berubah tiap tahunnya karena inflasi dan tren pembelian kendaraan.
Koefisien kendaraan
Koefisien kendaraan adalah angka pengali yang digunakan untuk menghitung dasar pengenaan pajak. Angka ini bisa bervariasi tergantung dari jenis kendaraan, kapasitas mesin, dan berat. Semakin besar koefisien, maka makin tinggi pajaknya.
Tarif pajak daerah
Tiap daerah memiliki peraturan dan tarif pajak yang berbeda. Bisa saja daerah A memiliki besaran pajak yang lebih rendah dari B. Untuk itu, perhatikan di mana kamu membayar pajak agar tahu estimasi besarannya.
Tahun produksi
Mobil tahun lama umumnya memiliki besaran pajak yang kecil. Sementara itu, mobil tahun muda atau keluaran terbaru memiliki besaran pajak yang besar. Jadi, untuk melakukan estimasi pajak kamu harus tahu soal kapan mobil diproduksi.
Jenis kendaraan
Tergantung jenis dan fungsinya, tiap kendaraan memiliki besaran pajak yang berbeda. Untuk kendaraan pribadi besaran pajaknya tergolong ringan. Sangat berbeda, kendaraan komersil atau umum biasanya akan dikenakan pajak yang lebih besar.
Status kendaraan
Status kepemilikan kendaraan juga berpengaruh pada besaran pajak yang dibayarkan. Dalam hal ini, kendaraan pribadi akan memiliki besaran pajak yang berbeda dengan unit milik perusahaan. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan oleh pelaku usaha.
Membayar pajak kendaraan merupakan kewajiban tiap warga negara. Untuk itu, setelah mengetahui pajak Mitsubishi Destinator kamu harus rajin membayarnya tiap tahun, ya.
FAQ seputar pajak Mitsubishi Destinator
| Apa yang terjadi jika telat atau tidak membayar pajak? | Jika telat atau tidak membayar pajak, kamu bisa dikenakan denda, nomor registrasi kendaraan dihapus, bahkan bisa dibui. |
| Apakah membayar pajak penting? | Tentu, membayar pajak sangat penting karena menjamin legalitas kendaraan dan memungkinkan kamu untuk membawa mobil kemanapun tanpa takut terkena tilang. |
| Di mana membayar pajak Mitsubishi Destinator? | Kamu bisa membayar pajak Mitsubishi Distinator di banyak tempat, seperti Samsat atau melakukan pembayaran secara online. |

















