Perawatan Mobil BBG Ternyata Tak Serumit yang Dibayangkan

- Konversi mobil bensin ke BBG memerlukan pemahaman perawatan khusus agar sistem gas tetap aman dan optimal digunakan.
- Pemeriksaan kebocoran atau leak test menjadi langkah utama yang wajib dilakukan secara rutin oleh pengguna mobil BBG.
- Pemilik kendaraan disarankan melakukan servis di bengkel tersertifikasi dengan mekanik berstandar Kementerian Perhubungan untuk menjaga keamanan sistem BBG.
Jakarta, IDN Times - Konversi mobil bensin ke bahan bakar gas (BBG) bukan hanya soal mengganti sistem bahan bakar. Pengguna juga perlu memahami pola perawatan kendaraan agar sistem BBG tetap aman dan bekerja optimal.
Ketua Umum Komunitas Mobil Gas (Komogas), Andy Lala, mengatakan perawatan mobil BBG pada dasarnya tidak jauh berbeda dibanding mobil biasa. Namun ada beberapa pengecekan tambahan yang wajib dilakukan pengguna.
1. Leak test jadi pemeriksaan utama

Salah satu perawatan penting pada mobil BBG adalah pemeriksaan kebocoran atau leak test. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kebocoran pada sistem saluran gas.
“Kalau harian itu sebenarnya leaking test. Jadi waktu pagi-pagi nyalain mobil, dicek ada kebocoran atau enggak,” ujar Andy, Selasa (5/5/2026).
Menurut dia, pengecekan bisa dilakukan sederhana menggunakan air sabun yang disemprotkan ke area sambungan sistem gas.
2. Sistem BBG tetap perlu perawatan berkala

Selain pemeriksaan harian, mobil BBG juga tetap membutuhkan servis berkala seperti kendaraan konvensional pada umumnya.
“Maintenance itu sama kayak mobil biasa. Ada maintenance harian, mingguan, sampai bulanan,” katanya.
Ia menambahkan, komponen seperti injector, wiring, dan tabung tetap perlu dipantau kondisinya secara rutin agar performa kendaraan tetap stabil.
3. Pengguna diminta pilih bengkel tersertifikasi

Andy mengingatkan pemilik kendaraan agar melakukan pemasangan dan perawatan di bengkel tersertifikasi. Hal itu penting untuk memastikan standar keamanan sistem BBG tetap terjaga.
“Untuk punya bengkel BBG itu harus sertifikasi dari Kementerian Perhubungan,” jelas dia.
Menurut dia, bengkel resmi BBG juga wajib memiliki mekanik tersertifikasi dan peralatan yang sesuai standar pemerintah.

















