Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Risiko Mobil Menerobos Lubang Jalan dan Polisi Tidur

4 Risiko Mobil Menerobos Lubang Jalan dan Polisi Tidur
ilustrasi mobil (pexels.com/Alexandra Bakhareva)
  • Benturan keras saat menerobos lubang atau polisi tidur mempercepat keausan suspensi, membuat mobil limbung, tidak stabil saat menikung, dan mengurangi kontrol pengemudi.
  • Ban dapat benjol, sobek, atau pecah akibat beban berlebih dari tepi lubang, sekaligus kehilangan daya cengkeram dan menambah biaya penggantian.
  • Hantaman berisiko memicu kecelakaan serta merusak knalpot, gardan, dan karter oli; kebocoran oli dapat berujung pada kerusakan mesin parah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menerobos lubang jalan dan polisi tidur sering dianggap hal sepele oleh banyak pengemudi. Padahal, kebiasaan tersebut dapat menimbulkan risiko besar pada kendaraan. Dampak yang muncul tidak hanya terasa saat itu, tetapi juga merusak komponen mobil dalam jangka panjang.

Benturan keras akibat melintasi lubang dan polisi tidur dengan kecepatan tinggi membebani suspensi serta kaki-kaki mobil kamu. Oleh karena itu, sebaiknya kamu mengurangi kecepatan dan melintasinya secara perlahan untuk menjaga kondisi mobil tetap prima. Berikut risiko dari mobil yang nekat menerobos lubang jalan dan polisi tidur.

  1. 1. Suspensi rusak

    ilustrasi mobil
    ilustrasi mobil (pexels.com/Jon Gol)

    Suspensi menjadi salah satu komponen mobil yang paling mudah mengalami kerusakan karena kebiasaan ini. Saat mobil menghantam lubang atau polisi tidur dengan kecepatan tinggi, seluruh beban benturan langsung diterima oleh sistem suspensi. Hal tersebut mempercepat keausan pada shock absorber, per, dan bushing.

    Kerusakan pada suspensi akan langsung terasa pada kenyamanan berkendara kamu sehari-hari. Mobil akan terasa limbung, tidak stabil saat menikung, dan menimbulkan bunyi tidak wajar. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat membahayakan keselamatan kamu karena mengurangi kontrol terhadap kendaraan.

  2. 2. Ban cepat aus

    ilustrasi ban mobil
    ilustrasi ban mobil (pexels.com/Vitali Adutskevich)

    Melintasi lubang jalan dengan kecepatan tinggi dapat mempercepat kerusakan pada ban mobil. Tekanan dan benturan keras dari tepi lubang membuat dinding ban menerima beban berlebih. Kondisi tersebut meningkatkan risiko benjol, sobek, bahkan pecah ban secara tiba-tiba.

    Selain membahayakan keselamatan, kerusakan ban juga menimbulkan biaya tambahan yang tidak perlu bagi kamu. Ban yang sudah melemah akibat hantaman keras akan kehilangan daya cengkeram terhadap permukaan jalan. Untuk mencegah hal itu, sebaiknya kamu mengurangi kecepatan sebelum melewati lubang agar ban tetap awet dan aman.

  3. 3. Risiko kecelakaan

    ilustrasi kendaraan
    ilustrasi kendaraan (unsplash.com/Markus Winkler)

    Kebiasaan melaju dengan kecepatan tinggi saat melewati polisi tidur atau lubang jalan dapat meningkatkan potensi kecelakaan. Benturan mendadak membuat kamu kehilangan kendali atas kemudi, terutama jika kondisi jalan licin atau basah. Guncangan keras juga dapat mengganggu konsentrasi dan respons kamu saat berkendara.

    Selain risiko hilang kendali, komponen mobil yang rusak akibat hantaman bisa gagal berfungsi secara tiba-tiba. Ban pecah atau suspensi jebol di tengah jalan jelas membahayakan kamu dan pengendara lain. Oleh karena itu, selalu kurangi kecepatan saat menemui polisi tidur atau lubang untuk menjaga keselamatan bersama.

  4. 4. Bagian bawah mobil rusak

    ilustrasi mobil
    ilustrasi mobil (unsplash.com/Silver Ringvee)

    Saat mobil menghantam polisi tidur atau lubang dengan keras, bagian bawah mobil berisiko mengalami kerusakan. Komponen seperti knalpot, gardan, dan karter oli posisinya rendah sehingga mudah terbentur permukaan jalan. Benturan tersebut dapat menyebabkan komponen penyok, retak, atau bahkan bocor.

    Kerusakan pada bagian bawah mobil tentu merugikan kamu dari segi biaya dan keselamatan. Karter oli yang bocor akan membuat oli mesin habis dan memicu kerusakan mesin yang parah. Karena itu, pastikan kamu melintas secara perlahan agar komponen di kolong mobil tetap aman dan terhindar dari perbaikan mahal.

    Melintasi lubang dan polisi tidur dengan cepat dapat merusak suspensi, ban, serta komponen bawah mobil. Kebiasaan ini membahayakan keselamatan dan menimbulkan biaya perbaikan yang besar. Jadi, sebaiknya kamu selalu mengurangi kecepatan saat melewatinya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian

Related Articles

See More