Mobil listrik sedang di charge (pexels.com/Kindel media)
Kebiasaan menjaga baterai tidak berhenti pada angka persentase. Temperatur juga berpengaruh terhadap kondisi baterai. Sistem mobil biasanya memiliki pengaturan untuk mengelola suhu baterai, tetapi penggunaan dalam kondisi sangat panas atau ketika baterai berada pada temperatur tinggi tetap perlu diperhatikan.
Jika mobil akan digunakan untuk perjalanan jauh, mengisi hingga 100 persen dapat dilakukan sesuai rekomendasi pabrikan. Sebaliknya, jika mobil hanya digunakan untuk aktivitas harian, tidak selalu ada kebutuhan untuk mengejar kapasitas penuh. Setelah mencapai batas pengisian yang ditentukan, hindari membiarkan mobil terlalu lama dalam kondisi penuh tanpa alasan yang diperlukan.
Jadi, anggapan bahwa sering mengisi sampai 100 persen pasti membuat baterai mobil listrik cepat rusak terlalu sederhana. Pengaruhnya bergantung pada jenis baterai, sistem pengelolaan baterai, temperatur, pola pengisian, dan rekomendasi pabrikan. Yang paling penting adalah mengikuti panduan kendaraan dan menggunakan batas pengisian yang sesuai dengan kebutuhan.