Saat berada dalam kecepatan tinggi, motor sering tidak stabil sehingga pengereman sulit dilakukan. Jika salah melakukan pengereman, kamu bisa tergelincir dan akhirnya jatuh dari motor.
Dilansir laman resmi Suzuki, Johanes Lucky selaku Chief Instructor Safety Riding menjelaskan bahwa teknik pengereman darurat motor dilakukan dengan perpaduan menekan rem depan dan belakang. Pertama, kamu harus memastikan ban dalam kondisi lurus dan tidak sedang berbelok. Kemudian, tutup gas dengan cepat agar motor mulai berhenti secara perlahan. Setelah gas ditutup segera tarik rem depan hingga penuh.
Dalam waktu sepersekian detik, segera tekan rem belakang hingga motor berhenti. Jika menggunakan motor bebek, kamu juga bisa menurunkan gigi rendah sebelum menekan rem. Setelah itu, tarik tuas kopling (jika pakai motor kopling).
Agar pengereman makin optimal, jari tangan harus berada di tuas rem setiap waktu. Sebab, keterlembatan menekan rem belakang sebentar saja bisa membuat ban depan tergenlincir, motor ngesot, dan akhirnya kamu akan jatuh. Kecepatan dan respon yang baik juga sangat penting ketika melakukan pengereman darurat.